• Home
  • Peristiwa
  • Ini Penjelasan Dandim Aceh Barat soal Jembatan Gantung Memprihatinkan

Ini Penjelasan Dandim Aceh Barat soal Jembatan Gantung Memprihatinkan

Oleh: Redaksi
Jumat, 08/02/2019 16:05 WIB
Dibaca: 556 kali
Foto: sindonews.com

ACEH BARAT - Warga Desa Sikundo dan Desa Jambak Kecamatan Pantai Ceremen, Aceh Barat, tak lama lagi akan memiliki jembatan gantung yang layak sebagai penghubung desa mereka. Jembatan tali satu yang masih digunakan warga Kecamatan Pante Ceurmin akan ditinggalkan oleh warga.

“Pada tanggal 8 Februari 2019 telah dilaksanakan pengecekan kondisi pembangunan jembatan gantung penghubung Gampong Seukundo dengan Gampong Jambak Kecamatan Pante Ceurmin. Masyarakat saat ini menggunakan jembatan tali satu sebelum jembatan gantung selesai dikerjakan,” kata Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Kav Nurul Diyanto, Jumat (8/2/2019).

Letkol Kav Nurul Diyanto menjelaskan, pembangunan jembatan gantung menggunakan dana APBA Otsus Provinsi tahun 2018 sebesar Rp1.940.000.000. Saat ini masyarakat masih menggunakan Jembatan kawat tali satu dalam aktivitas sehari-hari dikarenakan jembatan gantung baru selesai 80%.

“Jembatan yang sudah ada lantai kl 25 meter dan yang belum dikerjakan kl 10 Meter,” jelasnya.

Sebelumnya ramai diberitakan warga di kedua desa Kecamatan Pantai Ceremen, Aceh Barat, bertaruh nyawa melintasi sungai berarus deras melalui jembatan gantung bertali satu.

Seperti dalam tayangan iNews TV, jembatan itu hanya memiliki satu tali untuk pijakan dan satu tali untuk pegangan tangan. Jika warga yang melintas tidak ekstra hati-hati maka akan terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai yang dalamnya mencapai 3 meter.

Sumber: sindonews.com

Tag:Aceh Baratjembatan daruratjembatan tali
Berita Terkait
  • Kamis, 28/03/2019 22:29 WIB

    Kelulusan SNMPTN Siswa SMAN 1 Meulaboh Meningkat 50 Persen

    ACEH BARAT - Lulusan siswa SMAN 1 Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri nasional (SNMPTN) pada tahun 2019 ini mengalami peningkatan mencapai 50

  • Selasa, 26/03/2019 15:05 WIB

    Mahasiswa STAIN Meulaboh Keluarkan Dosen dari Kampus

    ACEH BARAT - Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat, mengeluarkan para dosen dan pegawai di penguruan tinggi tersebut pada Selasa. (26/3/201

  • Jumat, 22/03/2019 17:28 WIB

    PLN Meulaboh Beri Diskon 50 Persen Pelanggan Tambah Daya

    ACEH BARAT - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Meulaboh, Aceh Barat, memberi diskon 50 persen biaya penambahan daya pelanggan untuk menyukseskan program "tambah daya menembus batas" yang dilaksa

  • Kamis, 14/03/2019 12:38 WIB

    Mendulang Emas Menjadi Sumber Ekonomi Warga Sikundo, Aceh Barat

    ACEH BARAT - Kegiatan mendulang emas di aliran sungai menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat pedalaman yang tinggal di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. "Set

  • Senin, 11/03/2019 18:43 WIB

    Akan Berubah Jadi IAIN, STAIN Meulaboh Harus Miliki Ciri Khas

    ACEH BARAT - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dituntut untuk memiliki ciri khas saat bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAI

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir