• Home
  • Peristiwa
  • Ini Hasil Rapat Forkopimda Aceh Terkait Virus Corona

Ini Hasil Rapat Forkopimda Aceh Terkait Virus Corona

Oleh: Satria
Rabu, 18/03/2020 19:53 WIB
Foto: Humas Aceh

BANDA ACEH - Langkah Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengganti metode belajar tatap muka dengan belajar di rumah kepada para siswa, merupakan sebuah upaya untuk menekan Corona Virus Diseas atau Covid-19 yang saat ini mewabah. Upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan fungsi kontrol orangtua di rumah masing-masing.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Plt Gubernur, saat memimpin rapat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh terkait penanganan covid-19 atau biasa di singkat covid-19, di Ruang Tengah Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (17/3/2020) sore.

“SE 440/4989 tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan orangtua dan masyarakat. Kita dan banyak kalangan merasa prihatin karena perubahan metode belajar ini dianggap sebagai libur panjang, dan anak-anak bebas bepergian ke tempat umum. Banyak orangtua yang masih belum paham. Oleh karena itu, saya instruksikan agar seluruh SKPA mensosialisasikan upaya ini secara masif agar para orangtua memahami tujuan diterbitkannya SE ini,” ujar Nova.

Sebagaimana diketahui, Plt Gubernur telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 440/4989, yang salah satu poinnya adalah perubahan metode belajar tatap muka di sekolah dengan metode belajar di rumah. Namun, SE yang diterbitkan pada 15 Maret 2020 lalu, diartikan sebagai libur panjang. Pusat-pusat keramaian, cafe, warkop justru semakin disesaki pengunjung.

“Badan kesehatan dunia WHO menyatakan, bahwa masa inkubasi covid-19 berkisar antara 2-14 hari setelah seseorang terpapar. Masa inkubasi adalah waktu antara terjadinya infeksi dan timbulnya gejala. 14 hari merupakan standar internasional. SE ini diterbitkan sebagai bentuk upaya menekan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Tanpa dukungan orangtua, masyarakat luas dan semua pihak, maka upaya ini yidak akan berjalan maksimal,” sambung Nova.

Untuk itu, Nova mengimbau agar masyarakat lebih peka terhadap isu covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia. Orangtua diimbau untuk benar-benar memahami dan memberikan pemahaman kepada anggota keluarga tentang pentingnya membatasi aktivitas fisik di pusat keramaian.

Plt Gubernur mengajak masyarakat untuk menjadikan kisah sukses pemulangan warga Indonesia di Wuhan yang di observasi sehat di Pulau Natuna, sebagai sebuah pembelajaran, bahwa hanya dengan kesadaran bersama dan penanganan serius, covid-19 berhasil ditekan.

“Observasi sehat di Natuna adalah pembelajaran paling terkini dan paling baik. Bahwa hanya dengan kesadaran dan keseriusan bersama, covid-19 berhasil kita kalahkan. Pasca observasi sehat, Alhamdulillah tidak ada seorang pun warga Indonesia yang tertular Covid-19, padahal sebelumnya, mereka berasal dari daerah awal merebaknya covid-19,” sambung Nova.

“Butuh komitmen dan kesadaran untuk disiplin dalam menerapkan langkah-langkah penanganan covid-19. Semampunya kita berusaha mencegah, karena penyesalan di kemudian hari tidak akan berguna. Tidak akan ada yang dapat kita lakukan untuk mengembalikan nyawa seseorang. Untuk itu, masyarakat hendaknya tidak mengabaikan berbagai uapaya pencegahan yang saat ini terus disosialisasikan oleh pemerintah,” imbau Nova.

Rekomendasi Rapat Forkopimda 

Setelah mendengarkan saran dan masukan dari seluruh unsur Forkopimda dan SKPA yang hadir, Rapat tersebut menghasilkan 17 poin yang akan segera ditindaklanjuti, yaitu Membuat seruan bersama yang ditandatangani oleh Forkopimda, Memperkuat Tim Gugus Tugas dengan membentuk tim pelaksana, Meredefenisi “Hari libur/belajar di rumah’ pada lembaga pendidikan, Menyiapkan skema sosialisasi dengan melibatkan TP PKK Aceh hingga ke gampong. 

Melakukan pembatasan aktifitas di luar (antara lain warung kopi, pasar, taman dan tempat wisata) rumah secara tegas dengan tetap memperhatikan aspek HAM dan ketentuan hukum, Memantau keberadaan orang asing yang menetap di Aceh dan melarang masuknya orang asing dari luar negeri ke daerah Aceh, Menginventarisir dan mengupayaan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam rangka penanganan covid-19.

Selanjutnya, setiap rumah sakit membatasi jumlah pengunjung dan waktu bezuk pasien, Mencegah karyawan Kapal Pesiar dan kru pesawatnya yang transit di Bandara SIM agar tidak turun dari pesawat, Meningkatkan sosialisasi, pengawasan dan penertiban terhadap pengunjung di warung kopi/kafe, taman-taman, tempat wisata, pasar dan tempat keramaian lainnya.

Mengkaji pengaturan dan penerapan kebijakan social distance di lembaga pemerintahan, swasta dan institusi lainya serta tidak menerbitkan izin keramaian, Mencegah penyebaran berita hoax melalui patroli cyber, dan penerapan sanksi kepada penyebar berita tersebut, Pemerintah Aceh melakukan kerjasama dengan Unsyiah, dalam rangka penggunaan PCR Fakultas Kedokteran Hewan untuk pemeriksaan pasien suspect covid-19.

Pemerintah Aceh melakukan kerjasama dengan Telkomsel dalam rangka pengiriman SMS Blast sosialisasi penanganan covid-19, Pemerintah Aceh memberi himbauan kepada bupati/wali kota untuk mengikuti keputusan rapat Forkopimda Aceh dan kebijakan Pemerintah Aceh tentang penangnan covid-19.

Tag:cegah coronaforkopimda acehgubernur acehPemerintah Acehvirus corona
Berita Terkait
  • Kamis, 02/07/2020 18:03 WIB

    Pemerintah Aceh akan Fasilitasi Keluarga Cekgu Zaki Ziarah ke Papua

    LHOKSEUMAWE - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyampaikan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya almarhum Muhammad Zaki atau yang akrab disapa Cekgu Zaki, di N

  • Rabu, 01/07/2020 18:41 WIB

    Pemerintah Aceh Pulangkan Jenazah Pemuda Asal Bireuen yang Meninggal di Banten

    BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Badan Perhubungan Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan jenazah Adnan Iskandar (22) tahun yang meninggal dunia akibat terseret ombak di laut Anyer, Bante

  • Rabu, 01/07/2020 18:20 WIB

    ASN Pemerintah Aceh Jalani Rapid Test

    BANDA ACEH - Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh sebanyak 1.669 orang menjalani rapid test dan donor darah mulai tanggal 1- 3 Juli 2020. Kegiatan itu dilaksanakan

  • Selasa, 30/06/2020 22:15 WIB

    Jubir Pemerintah Aceh Ajak SKPA Kuasai Komunikasi Publik

    BANDA ACEH - Juru Bicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata mengajak Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk menguasai kemampuan komunikasi publik guna menunjang kinerja pemerintahan di tengah serbuan in

  • Selasa, 30/06/2020 15:07 WIB

    Disaksikan Jusuf Kalla, Plt Gubernur Aceh Luncurkan Gerakan Donor Darah ASN

    BANDA ACEH - Sukses dengan Gerakan donor darah yang diinisiasi pada tanggal 27 Mei lalu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah, kembali meluncurkan Gerakan Donor Darah Aparatur Sipil Nega

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir