IMM Abdya Kecam Aksi Penembakan di Aceh

Oleh: Redaksi
Rabu, 08/03/2017 15:19 WIB
Dibaca: 126 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

ACEH BARAT DAYA - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengecam keras aksi penembakan warga sipil yang terjadi di provinsi Aceh dan meminta aparat keamanan untuk mengusut tuntas pelakunya.

"Kami atas nama Pimpinan Cabang IMM Abdya, mengecam tindakan keji yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertangung jawab yang menyebabkan dua warga Aceh menjadi korban," kata Ketua IMM Abdya, Masrian Mizani di Blangpidie, Rabu (8/3/2017).

Masrian mengatakan, tindakan keji tersebut tidak hanya merusak tatanan demokrasi, akan tetapi juga terusiknya perdamaian yang selama bertahun-tahun telah terjaga dengan baik.

"Sebagai daerah yang menerapkan Syariat Islam. Seharusnya Serambi Mekkah ini menjadi contoh untuk daerah lain dalam menjaga dan menjalankan sistem demokrasi tanpa saling sikat-sikut dengan cara menghabiskan nyawa saudaranya sendiri," tuturnya.

Menurut dia, hampir setiap pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada), aksi kekerasan dengan cara melakukan penembakan seakan-akan tidak pernah alpa di wilayah paling barat Indonesia itu.

"Saya heran sekali, karena hampir setiap pilkada ataupun pemilu legislatif selalu saja terjadi aksi pertumpahan darah. Seakan-akan pesta demokrasi belum lengkap jika masyarakat belum trauma dengan lentusan senjata," katanya.

Padahal, lanjut dia lagi, para calon-calon yang bertarung dalam pesta tersebut sebelumnya telah berikrar ataupun bersumpah di hadapan masyarakat untuk melaksanakan pilkada yang aman tanpa adanya kekerasan, ternyata hanya basa-basi belaka.

"Memang tidak semua daerah. Tapi hampir setiap memasuki tahun politik, aksi kekerasan kerap terjadi di Aceh ini. Artinya, semboyan pilkada damai itu masih sebatas basa-basi. Dan harus kita akui bahwa kita belum siap untuk berdemokrasi seutuhnya," tuturnya.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas aksi-aksi penembakan yang terjadi di Aceh, supaya kehidupan masyarakat benar-benar aman dari aksi premanisme brutal seperti yang terjadi di Kabupaten Aceh Timur baru-baru ini.

"Kami mahasiswa berharap TNI-Polri dapat menangkap pelaku penembakan Aceh Timur dan menghukum dengan seberat-beratnya. Supaya, pilkada ke depan bisa berjalan aman tanpa adanya tumpah darah dan tanpa adanya lagi suara letupan senjata," harapnya.

Sebelumnya, dua warga Dusun Simpang Tiga, Gampong Penarun Baru, Kecamatan Penarun, Kabupaten Aceh Timur, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit setelah kritis ditembak sekelompok orang tidak dikenal (OTK).

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan,korban luka tembak tersebut bernama Juman (51), pedagang sawit, dan Misno bin Imankarta.

"Penembakan kedua korban yang bertetangga itu terjadi Minggu (5/3/2017) sekira pukul 02.30 WIB," kata Goenawan mengutip laporan Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto.

Berdasarkan informasi, kata Kombes Pol Goenawan, penembakan berawal ketika istri korban bernama Yatimen (45), melibat ada benda terbakar di teras depan rumahnya.

Lalu, ia memberitahukan kepada Juman. Korban membuka pintu rumahnya hendak melihat apa yang terbakar. Ketika membuka pintu, sekelompok OTK tersebut memberondong korban dengan tembakan dan mengenai leher korban Juman.

Selanjutnya, sekelompok orang tidak dikenal tersebut melarikan diri ke arah perkebunan sawit sambil menembak ke arah rumah Misno, tetangga korban Juman. Misno yang saat itu sedang mengintip situasi, terkena peluru di bagian perut.

Sumber: Antara

T#g:IMM AbdyaPenembakan
Berita Terkait
  • Senin, 20/03/2017 18:40 WIB

    Densus 88 Buru Otak Penembakan Timses Cabup Aceh Timur

    JAKARTA - Detasemen Khusus 88 Antiteror dan Polda Aceh tengah memburu otak penembakan terhadap timses Cabup Aceh Timur Ridwan Abubakar. Otak penembakan tersebut adalah seorang pria berinisial A

  • Jumat, 17/03/2017 21:56 WIB

    Keluar dari Rumah Sakit, Korban Penembakan di Aceh Timur Tetap Dikawal Polisi

    BANDA ACEH - Dua korban penembakan di Aceh Timur beberapa waktu lalu akhirnya dipulangkan ke kampung halaman di Gampong Peunarun Baru, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur. Meski begitu, korban masih ter

  • Jumat, 10/03/2017 09:44 WIB

    Korban Penembakan di Peunaron Sudah Bisa Bicara

    BANDA ACEH - Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan menjenguk korban penembakan di Aceh Timur beberapa waktu lalu. Kondisi kedua korban penembakan itu sudah berangsur membaik dan saat ini suda

  • Senin, 06/03/2017 18:00 WIB

    Habis Pilkada, Tiga Kasus Penembakan Terjadi di Aceh

    BANDA ACEH - Pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Aceh telah usai. Namun pasca pencoblosan dan rekapitulasi, sejumlah aksi penembakan mulai terjadi. Polisi tidak bisa memastikan sejumlah kas

  • Minggu, 05/03/2017 21:12 WIB

    Begini Kronologis Penembakan 2 Warga di Peunaron

    ACEH TIMUR - Dua warga Dusun Simpang Tiga, Desa Peunaron Baru, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK), Minggu (5/3/2017), dini hari seki

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir