Hayeu, Mahasiswa Unsyiah Buat Becak Listrik

Oleh: Redaksi
Kamis, 31/05/2018 23:29 WIB
Foto: kumparan.com

BANDA ACEH - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) meluncurkan inovasi dengan menciptakan becak listrik Type BC-L01. Pembuatan becak itu merupakan atas hasil kerja sama dengan pihak PLN wilayah Aceh.

Wakil Dekan I Fakultas Teknik Unsyiah, Iskandar, mengatakan becak listrik itu dibuat Tim Malem Diwa Unsyiah yang terdiri dari mahasiswa, laboran serta para dosen.

Becak listrik tersebut mampu berjalan dengan kecepatan maksimum 40 km/jam, dan menempuh jarak sejauh 35 – 40 km dengan beban. Untuk daya listrik yang digunakan pada becak menggunakan baterai 12 Volt sebanyak 5 unit.

“Keunggulan dari becak listrik hasil karya mahasiswa ini ialah green energy, ergonomics design dan innovative design," sebut Iskandar saat peluncuran Becak Listrik di depan Kantor Pusat Administrasi (KPA) Unsyiah, Kamis (31/5/2018).

Selanjutnya, becak listrik tersebut akan diserahkan kepada persatuan becak mesin yang ada di Banda Aceh untuk disosialisasikan. Sebelumnya Tim Malem Diwa Unsyiah telah menciptakan beberapa produk inovasi baik mobil listrik Malem Diwa 0.1, maupun mobil tenaga surya.

“Semua inovasi itu juga telah berhasil meraih prestasi dari berbagai kompetisi baik dalam mapun luar negeri,” imbuhnya.

Sementara itu, Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal menyampaikan, inovasi becak listrik tersebut merupakan hasil kerja sama antara Unsyiah dengan PLN Wilayah Aceh. Pihak PLN memberikan dukungan dana sementara proses pembuatan becak listriknya dilaksanakan oleh Tim Malem Diwa Unsyiah.

“Unsyiah berterima kasih atas kepercayaan PLN terkait kerja sama ini. Karena bagaimana pun juga trust inilah yang paling bernilai,” ujar Samsul saat memberikan sambutan. 

Menurut Samsul, inovasi becak listrik ini merupakan bagian dari pengabdian Unsyiah kepada masyarakat. Karena itu, ia berharap becak listrik tersebut bisa menjadi model transportasi yang ramah lingkungan khususnya untuk masyarakat di kota Banda Aceh. 

“Unsyiah sangat mendukung inovasi seperti becak listrik ini, karena yang paling penting kita bisa menghasilkan sesuatu bermanfaat untuk masyarakat,” tuturnya.

Di sisi lain, Samsul juga menilai mobil listrik ini juga sangat mendukung dunia periwisata di Aceh. Menurutnya para turis sangat tertarik pada produk-produk yang original dari suatu daerah.

Sementara itu, General Manager PLN Wilayah Aceh, Jefri Rosiadi, menceritakan bahwa rencana menciptakan becak mesin telah dilaksanakan oleh PLN dan Unsyiah selama tiga bulan, mulai dari desain hingga pembuatannya. Becak listrik type BC-L01 ini adalah tahap awal.

“Ini merupakan launching type pertama, nanti akan ada type kedua. Yang saat itu akan lebih kita sempurnakan lagi,” ujarnya.

Jefri menilai, becak listrik yang diciptakan oleh Tim Malem Diwa Unsyiah ini sangat potensial untuk dipasarkan. Alasannya, selain ramah lingkungan, becak listrik ini juga sangat efisien.

“Kalau dihitung-hitung nge-charge hanya lima jam, dan hanya membutuhkan Rp 6 ribu – 10 ribu kalau dibandingkan dengan bensin atau Pertamax. Jadi memang sangat efisien,” ujar Jefri.  

Sumber: kumparan.com

Tag:Becak ListrikMahasiswa UnsyiahUniversitas Syiah KualaUnsyiah
Berita Terkait
  • Rabu, 08/07/2020 17:45 WIB

    PLN Aceh Bantu Pengembangan Mobil Listrik dan Bank Sampah Unsyiah

    BANDA ACEH - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Aceh melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penelitian dan Pengembangan dengan Universitas Syiah Kuala yang dilakukan oleh General Manager

  • Rabu, 06/05/2020 20:39 WIB

    Unsyiah Ambil Sumpah 23 Dokter Gigi Secara Daring

    BANDA ACEH - Sebanyak 23 Dokter Gigi baru dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala dilantik dan diambil sumpahnya secara daring. Pelantikan tersebut dipimpin langsung Dekan FKG Unsyia

  • Sabtu, 25/04/2020 08:33 WIB

    Ini Keren, 5 Program Studi di FT Unsyiah Raih Akreditasi Internasional

    BANDA ACEH - Sebanyak lima program studi di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala berhasil meraih akreditasi internasional, yang dikeluarkan oleh Indonesian Accreditation Board For Engineering Educa

  • Selasa, 21/04/2020 19:39 WIB

    Cegah Virus Corona, FKG Unsyiah Salurkan Donasi Alat Pelindung Diri

    BANDA ACEH - Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala membuka donasi untuk membantu tenaga kesehatan melengkapi alat pelindung diri (APD) saat menghadapi Covid-19. Donasi ter

  • Selasa, 21/04/2020 15:09 WIB

    Dosen Unsyiah Divonis 3 Bulan Penjara karena Pencemaran Nama Baik

    BANDA ACEH - Dosen Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh Saiful Mahdi divonis tiga bulan penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik di media sosial. Vonis

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir