• Home
  • Peristiwa
  • Gara-gara Corona, Rusunawa Lhokseumawe Akan Dijadikan Tempat Karantina TKI

Gara-gara Corona, Rusunawa Lhokseumawe Akan Dijadikan Tempat Karantina TKI

Oleh: Redaksi
Rabu, 01/04/2020 19:46 WIB
Foto: Antara

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe akan menjadikan gedung Rusunawa di Desa Ulee Jalan Kecamatan Banda Sakti sebagai tempat karantina sementara bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari luar negeri.

"Kita sudah menetapkan atau menunjuk gedung Rusunawa sebagai tempat karantina sementara bagi TKI yang berdomisili di Kota Lhokseumawe, jika TKI tersebut tidak ingin karantina mandiri di rumah masing-masing," kata Ketua Gugus Penanggulangan COVID-19 Kota Lhokseumawe T Adnan SE, Rabu (1/4/2020).

Dikatakannya, para TKI yang membandel nantinya akan dikarantina selama 14 hari di gedung Rusunawa dengan kapasitas 42 plat kamar, dimana setiap plat memiliki dua kamar.

"Rusunawa ini khusus sebagai tempat karantina sementara TKI yang tidak mau karantina mandiri di rumah masing-masing alias bandel dan setiap kamar akan menampung satu orang," katanya.

Kemudian kata Adnan, meski dikhususkan untuk para TKI dari luar negeri, namun jika ada perantau yang kembali ke Kota Lhokseumawe dan tidak mau dikarantina di rumah masing-masing ataupun ditolak oleh warga setempat, pihaknya juga akan mengkarantina di gedung tersebut.

"Tidak mesti untuk TKI, warga perantau di luar daerah juga akan dikarantina di gedung Rusunawa ini," katanya.

Dikatakannya lagi, saat ini sudah ada laporan sebanyak delapan TKI asal Malaysia yang sudah kembali ke Kota Lhokseumawe dan sudah dikarantina di rumah masing-masing dalam status orang dalam pemantauan (ODP).

"Ada delapan TKI baru datang dan dalam status ODP," kata Adnan.

Adnan juga mengimbau kepada TKI dari luar negeri dan juga perantau dari luar daerah agar segera melapor ke pihak-pihak terkait jika sudah kembali ke Kota Lhokseumawe dengan tujuan agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Mari kita bekerjasama dalam memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut. Dengan melapor ke petugas berarti sudah membantu dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Masyarakat juga harus cerdas dalam artian memahami perkembangan COVID-19 ini," kata Adnan.

Sumber: Antara

Tag:cegah coronadampak coronarusunawa lhokseumawevirus corona
Berita Terkait
  • Kamis, 23/07/2020 17:50 WIB

    Ekonomi Menurun, Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Konsep New Normal

    BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT meminta sektor pariwisata di Aceh untuk menyiapkan diri dengan konsep normal baru dalam upaya meningkatkan kembali pertumbuahan ekon

  • Senin, 20/07/2020 22:16 WIB

    6 Daerah di Aceh Nihil Kasus Covid-19

    BANDA ACEH - Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Aceh menyatakan enam kabupaten/kota di provinsi setempat masih nihil kasus warga yang terpapar virus corona, namun tetap diminta untuk waspada d

  • Minggu, 19/07/2020 14:40 WIB

    Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Aceh Besar Akan Swab Massal

    ACEH BESAR - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan bekerja sama dengan Laboratorium Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh untuk melaksanakan swab massal di daerah setempat. “

  • Selasa, 14/07/2020 20:36 WIB

    BRI Salurkan CSR, Plt Gubernur Aceh Beri Apresiasi

    BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengapresiasi Bank Rakyat Indonesia (BRI) wilayah Aceh dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada mas

  • Selasa, 07/07/2020 21:02 WIB

    Kasus Positif Covid-19 Muncul di Bireuen

    BANDA ACEH - Pandemi penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang disebabkan virus corona belum berakhir, untuk itu masyarakat diminta tetap menjalankan protokol kesehatan. Kasus terbaru Covid-19

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir