• Home
  • Peristiwa
  • Diduga Mesum, Kepala Bappeda Langsa Dimandikan Air Comberan oleh Warga

Diduga Mesum, Kepala Bappeda Langsa Dimandikan Air Comberan oleh Warga

Oleh: Redaksi
Senin, 30/07/2018 15:04 WIB
Dibaca: 716 kali
Foto: ilustrasi/google.com

LANGSA - Kepala Bappeda Kota Langsa TSF dimandikan air comberan oleh warga karena diduga mesum dengan pegawainya sendiri yang berinisial DK (30) di rumah kos di desa Paya Bujoek Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Kepala Dinas Syariat Islam kota Langsa, Ibrahim Latif, saat dikonfirmasi, Senin (30/7/2018) membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (28/7/2018) lalu sekitar pukul 14.00 hingga berakhir pda 16.30 WIB sore.

Dijelaskan Ibrahim, warga telah keseringan melihat TSF singgah ke rumah kos keluarga DK. Lantaran tidak sanggup membendung emosi kemudian warga menarik keluar dan memandikan keduanya dengan air comberan.

“Jadi yang bersangkutan sudah sering ke rumah si perempuan menurut warga. Mungkin sudah lama diintip warga marah dan dinilai telah melakukan perbuatan mesum. Warga sudah emosi karena yang saat diinterogasi mereka sudah macam-macam ngomongnya. Ditarik ke luar lalu dimandikan. Itu udah kebiasaan di kampung-kampung seperti itu.” ujar Ibrahim, saat dihubungi Senin (30/7).

Ibrahim menyebutkan, saat digrebek warga, keduanya mengaku telah menikah siri dengan memperlihat surat nikah pada warga. Mereka mengaku telah menikah di Sumatera Utara. Namun saat ditunjukkan surat tersebut warga melihat kecurigaan terhadap keabsahan dari surat nikah tersebut.  

“Kepala Bappeda mengaku bahwa mereka telah menikah secara sirih dengan pasangannya tersebut yang juga pegawainya sendiri,” tuturnya.

Kendati demikian, setelah dimandikan air comberan selanjutnya mereka dilepaskan kembali. Petugas syariat Islam datang ke sana usai kejadian. “Kalau seandainya cepat datang mungkin bisa kita bendung dan amankan sehingga tidak dimandikan warga,” imbuhnya.

Saat ini, Dinas Syariat Islam kota Langsa sedang memproses dan memeriksa keabsahan dari surat nikah siri tersebut. Jika memang benar maka pihaknya akan memediasi untuk damai dengan warga. Begitu juga sebaliknya, jika ditemukan salah maka keduanya akan dikenakan qanun jinayah.

“Namanya surat nikah siri secara negara itu tetap tidak sah. Namun jika dilihat secara agama, maka harus ditinjau kembali apakah syarat rukun nikahnya sah atau tidak. Itu yang sedang kita pelajari karena nikahnya di Sumatera Utara. Kalau memang nikahnya benar secara hukum agama sah berarti persoalannya akan kita damaikan,” ujarnya.

Disamping itu, terkait TSF seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan telah menikah dua kali secara hukum kepegawaian maka telah melanggar hukum.

“Soal dia selaku ASN menikah dua kali itu melanggar hukum kepegawaian dan itu urusan wali kota bukan urusan kita. Begitu juga apabila surat nikahnya tidak sah maka akan dikenakan qanun jinayah dan kita serahkan ke penyidik untuk diproses sesuai hukum. Itu yang sedang kita pelajari.”

Sumber: kumparan.com

Tag:kepala bapedda langsaLangsamesum
Berita Terkait
  • Sabtu, 29/06/2019 21:28 WIB

    Seorang Mahasiswi di Langsa Terkangkap Basah dengan Pasangnnya

    LANGSA - Diduga berbuat mesum di rumah kos, Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, seorang mahasiswi dan pasangannya digerebek petugas Wilayatul Hibah (WH) bersama masyarakat setempat, Sabtu (29//20

  • Selasa, 25/06/2019 18:59 WIB

    Warga Grebek Salon di Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE - Anak bawah umur diduga kerab menjadi korban jual-beli oleh mucikari yang ngepos di salah satu salon di Pasar Buah Kota Lhokseumawe. Hal ini terungkap setelah warga Pusong melakukan pengg

  • Kamis, 04/04/2019 20:07 WIB

    Buat Laporan Palsu, Pasutri di Langsa Ditangkap Polisi

    LANGSA - Pasangan suami-istri (pasutri) di Langsa, ditangkap setelah membuat laporan palsu kehilangan sepeda motor. Kedua pelaku, AZ (39) dan istrinya NA (30), diciduk setelah polisi melakukan penyeli

  • Jumat, 29/03/2019 14:04 WIB

    Lempar Bayinya ke Bak Mandi, Ibu di Langsa Terancam Hukuman Mati

    LANGSA - SY (22) ibu yang tega melempar bayinya berusia setahun ke bak mandi terancam hukuman mati. Dia dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan penganiayaan anak. "Tersangka terancam pidana mat

  • Senin, 25/02/2019 12:23 WIB

    Sepasang Remaja Terciduk Mesum di Mesjid Jamik Saree

    ACEH BESAR - Sepasang remaja kepergok warga saat tengah asyik mesum di atas lantai dua Masjid Jamik, Saree, Aceh Besar. Video keduanya berhubungan badan viral di media sosial. "Keduanya masih di bawa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir