• Home
  • PERISTIWA
  • Dampak Banjir, Pedagang Lhoksukon Terpaksa Jualan di Median jalan

Dampak Banjir, Pedagang Lhoksukon Terpaksa Jualan di Median jalan

Oleh: Redaksi
Rabu, 06/12/2017 09:57 WIB
Dibaca: 35 kali
Foto: Antara

ACEH UTARA - Puluhan pedagang ibu kota Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon, terpaksa berjualan di median badan jalan dan trotoar kawasan itu sejak kemarin. Lapak dagangan mereka di pasar terpadu telah terendam banjir.

Seorang pedagang sayur-mayur, Sabni yang ditemui di lokasi mengatakan, pihaknya memilih jualan di median jalan dan trotoar karena jalan menuju ke pasar terpadu tergenang banjir.

''Di pasar airnya memang tergenang, tetapi tidak parah. Tetapi, jalan melintas ke sana ketinggian air mencapai satu meter, sehingga warga tidak mungkin mengarungi banjir untuk membeli,'' tutur Sabni, Selasa (5/12/2017).

Dikatakan dia, di pasar terpadu memang masih ada juga pedagang yang berjualan, tetapi tidak banyak. Karena sebagian warga arah utara atau dari jalan lintas Kecamatan Lapang-Lhoksukon masih bisa dilintasi, sehingga ada warga yang mau datang ke pasar.

Sabni mengaku, omzetnya menurun sejak jualan di median jalan itu. Kemarin, dia hanya laku di bawah Rp 700 ribu. Sementara pada hari biasa, Sabni mengaku laku hingga Rp 1, 5 juta.

Seorang pedagang buah, Syamsuddin juga menyebutkan hal serupa. Dijelaskan, bahwa pihaknya harus berjualan di median jalan karena tidak ada lapak lain yang strategis untuk saat ini, karena terendam banjir.

''Untuk sementara ya di sini, karena lapak kami sudah tergenang banjir. Kami sudah berjualan sejak kemarin di sini,'' jelasnya.

Camat Lhoksukon, Saifuddin mengatakan, berdasarkan data yang diterima pihaknya hingga siang tadi, jumlah pengungsi di Kecamatan Lhoksukon saja saat ini sudah mencapai sekitar 14 ribu jiwa, yang tersebar di sejumlah titik.

“Kondisi air sebagian bertambah, sebagian lagi sudah mulai berkurang tetapi para pengungsi belum bisa kembali ke rumah mereka. Ada 43 desa yang tergenang banjir,” katanya.

Sementara dapur umum untuk para pengungsi khusus untuk Kecamatan Lhoksukon saat ini ada sekitar 35 titik.

Banjir Aceh Utara kali ini telah berdampak terhadap 23 kecamatan dari 27 kecamatan yang ada di kabupaten tersebut. Ribuan rumah terendam sejak beberapa hari lalu, termasuk sekolah. Belasan ribu jiwa warga di sana mengungsi ke tempat lebih aman.

Sumber: antaranews.com

T#g:Aceh UtaraBanjirLhoksukon
Berita Terkait
  • Jumat, 08/12/2017 14:16 WIB

    KPA Pase salurkan sembako untuk korban banjir

    ACEH UTARA - Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah III Teungku Chiek di Paya Bakong, Wilayah Pasee, Kabupaten Aceh Utara, menyerahkan bantuan sembako kepada para korban banjir di 11 desa dalam Kecamat

  • Senin, 04/12/2017 20:20 WIB

    2.600 Jiwa Terdampak Banjir Aceh Tenggara

    ACEH TENGGARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara memperkirakan sebanyak 2.600 orang penduduk pada empat desa terdampak banjir di wilayah ini. "Korban jiwa memang ti

  • Senin, 04/12/2017 19:39 WIB

    Banjir Bandang Landa 6 Desa di Tamiang

    ACEH TAMIANG - Enam desa di Kecmatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, mengalami banjir bandang, akibat curah hujan melampaui ambang batas normal di wilayah tersebut. Ketua Search and Recue

  • Senin, 04/12/2017 10:52 WIB

    Ibukota Aceh Utara Diterjang Banjir

    ACEH UTARA - Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib menyatakan telah menetapkan daerahnya sebagai darurat bencana banjir. Hal itu seiring semakin meluasnya banjir merendam 19 kecamatan dari 27 kecamatan

  • Minggu, 03/12/2017 10:21 WIB

    Kapolres Aceh Utara Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir

    ACEH UTARA - Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji bersama ibu Ketua Cabang Bhayangkari dan rombongan, Sabtu (2/12/2017) meninjau langsung ke sejumlah Desa yang dilanda banjir di Kecamatan Matang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir