• Home
  • PERISTIWA
  • DPRA: Pungli di Perbatasan Aceh-Sumut Harus Segera Dihentikan

DPRA: Pungli di Perbatasan Aceh-Sumut Harus Segera Dihentikan

Oleh: Redaksi
Senin, 14/11/2016 18:11 WIB
Dibaca: 127 kali
Foto: ilustrasi

BANDA ACEH - Pemerintah saat ini terus memerangi berbagai praktek pungli terutama di sektor pelayanan publik. Tak terkecuali di Provinsi Aceh, fenomena praktek pungli juga masih sering terjadi khususnya di wilayah perbatasan antara Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara.

Praktek pungli yang di duga dilakukan oleh oknum aparat di wilayah perbatasan Aceh ini kerap dialami oleh masyarakat Aceh khsususnya yang membawa kendaraan dengan plat nomor dari Aceh (BL).

Masalah praktek pungli ini menjadi sorotan oleh DPR- Aceh. Wakil Ketua DPR Aceh Teuku Irwan Djohan menyesalkan, praktek pungli yang kerap dialami masyarakat Aceh saat menuju ke Medan Sumatera Utara ini seharusnya tidak terjadi.

Menurut Irwan Djohan praktek pungli di wilayah perbatasan Aceh ini merupakan bentuk penzaliman dan rasa ketidakadilan terhadap masyarakat Aceh. Dia menyebut jika persoalan ini tidak ditangani secara serius maka akan berdampak luas terhadap hubungan antara kedua provinsi ini.

“masalah pungli di Perbatasan Aceh-Sumut ini harus segera diperhatikan, karena kita ingin menciptakan Aceh yang damai, jangan Aceh dianaktirikan, jangan dizalimi. Kalau dengan saudara sendiri di Sumut diperlakukan demikian tentu lama kelamaan banyak rakyat Aceh yang beranganggapan apakah Aceh ini tidak dianggap bagian dari RI, jadi ini luas dampaknya. Ini juga berpengaruh terhadap rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI,” kata Irwan Djohan, Senin (14/11/2016). 

Wakil ketua DPR Aceh Teuku Irwan Djohan juga mengapresiasi langkah Kapolri, Tito Karnavian yang serius memberantas praktek pungli terutama di tubuh kepolisian, namun demikian dia meminta agar Kapolri juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan praktek pungli yang sering terjadi di perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara.

Sejauh ini, DPR Aceh melalui Komisi I terus melakukan koordinasi baik itu dengan pemerintah Sumatera Utara maupun dengan Polda Sumatera Utara, sehingga diharapkan pungli tidak lagi terjadi di wilayah perbatasan Aceh-Sumut. 

Sumber: rri.co.id

T#g:Perbatasan Aceh-SumutPerbatasan Aceh SumutPungli
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Rabu, 01/03/2017 09:15 WIB

    Pegawai Dinkes Aceh Tenggara Ditangkap karena Pungli

    BANDA ACEH - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Tenggara berinisial AL dibekuk polisi karena melakukan pungutan liar (Pungli). Bersamanya, polisi menyita bara

  • Kamis, 29/12/2016 23:19 WIB

    PNS Provinsi Aceh Terkena OTT Saat Lakukan Pungli ke Kontraktor

    BANDA ACEH - Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Polda Aceh melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Provinsi Aceh bernama Opin. Opin ditangkap saat menerima uang pungl

  • Kamis, 01/12/2016 18:03 WIB

    Ombudsman Aceh: Stop Pungli di Sekolah

    BANDA ACEH - Kepala Ombudsman RI Aceh, Dr Taqwaddin merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2012 menegaskan bahwa tidak boleh ada pungutan apapun di s

  • Kamis, 24/11/2016 21:31 WIB

    Hampir Sebulan Dibentuk, Satgas Saber Pungli Terima 10.520 Aduan

    JAKARTA - Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) telah dibentuk oleh Presiden Joko Widodo melalui Perpres Nomor 87 tahun 2016 pada 28 Oktober 2016. Sampai dengan 22 November 2

  • Minggu, 23/10/2016 16:00 WIB

    Ombudsman: Pungli di Sektor Pendidikan Kedua Tertinggi

    JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mencatat dugaan maladministrasi dengan pemberian imbalan atau indikasi pungutan liar (pungli) di sektor pendidikan tertinggi kedua setelah sektor penega

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir