DPO Kasus Pembunuhan Polisi Ditembak di Peureulak

Oleh: Redaksi
Minggu, 17/02/2019 19:54 WIB
Dibaca: 249 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH TIMUR - Seorang terduga anggota kriminal bersenjata api di Aceh tewas dalam perjalanan ke rumah sakit setelah ditembak ketika tim gabungan Polda Aceh hendak menangkapnya.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono, Ahad (17/2/2019), mengatakan anggota kriminal bersenjata api tersebut berinisial ML alias AR, warga Peureulak Timur, Aceh Timur.

"ML alias AR merupakan DPO polisi dalam kasus pembunuhan anggota Polres Aceh Utara Bripka (Anumerta) Faisal pada Agustus 2018," kata Kombes Pol Ery Apriyono.

Tersangka ML alias AR ditembak saat ditangkap di rumahnya pada Ahad (17/2/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat hendak ditangkap, ML berusaha melarikan diri dengan cara melompat melalui jendela kamarnya.

"Tersangka ML tidak mengindahkan peringatan petugas. Malah, tersangka mengarahkan senjata api kepada petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," sebut Kepala Bidang Humas Polda Aceh.

Setelah melumpuhkan tersangka, petugas membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud, Idi Rayeuk, Aceh Timur, untuk tindakan media lebih lanjut.

Namun, karena peralatan rumah sakit tersebut kurang memadai, tersangka ML dirujuk ke rumah sakit di Langsa. Tersangka ML meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit di Langsa.

Kombes Pol Ery Apriyono menyebutkan, dalam operasi penangkapan tersangka ML, tim gabungan Polda Aceh mengamankan barang bukti berupa sepucuk senjata api laras pendek jenis FN beserta sebuah magasin, dan empat amunisi 9 mm.

Petugas juga mengamankan sebuah parang, empat sebu atau penutup wajah, sebuah martil, permen, rokok, kertas pembalut ganja, telepon genggam, korek api, dan pipet.

"Selain itu, juga diamankan pisau, dua kotak peluru senapan angin, sebuah tas kecil pinggang, plastik berisi ganja, uang Rp1.450.000, kartu ATM beberapa bank, serta surat kendaraan bermotor dam surat izin mengemudi," kata Kombes Pol Ery Apriyono.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Timurdpopeureulak
Berita Terkait
  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • Selasa, 09/04/2019 21:15 WIB

    Alhamdulillah, Nelayan Aceh Timur Dilepas Otoritas Thailand

    JAKARTA - Konsulat Indonesia di Songkhla dilaporkan telah membebaskan 11 warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh Timur yang ditahan Aparat Keamanan Thailand karena melakukan pelanggaran batas wilayah.

  • Sabtu, 06/04/2019 16:04 WIB

    Lagi, Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Thailand

    ACEH TIMUR - Sedikitnya 15 nelayan asal Kuala Idi, Aceh Timur, dilaporkan ditangkap di perairan Thailand. Mereka diduga melewati batas perairan Indonesia saat melaut menggunakan Kapal KM Haraoan Baroe

  • Senin, 25/02/2019 15:35 WIB

    Orangutan Mengamuk di Serbajadi, Gigit Mulut Petani

    ACEH TIMUR - Petani Jasmani (23) digigit orangutan hingga mulut dan hidungnya luka. Orangutan menyerang Jasmani setelah dilempari batu saat ketahuan makan durian milik warga Aceh itu. "Itu kan posisi

  • Sabtu, 23/02/2019 21:42 WIB

    Medco Malaka Bedah Rumah Warga Aceh Timur

    ACEH TIMUR - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) akan melaksanakan program bedah rumah tidak layak huni untuk keluarga kurang mampu di Kabupaten Aceh Timur yang masuk dalam wilayah kerja perusahaa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir