Catat, Rekrutmen PPPK Dilakukan Dalam Tiga Tahap

Oleh: Redaksi
Rabu, 23/01/2019 12:30 WIB
Dibaca: 110 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin punya alasan kuat sampai memutuskan mengangkat honorer K2 (kategori dua) menjadi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) secara bertahap.

Pemerintah menyiapkan formasi 150 ribu orang yang dibagi dalam dua tahap, sebelum pilpres (Februari) diangkat 75 ribu. Sisanya direkrut pascapilpres.

Alasan pertama Menteri Syafruddin adalah kemampuan anggaran. Tidak semua daerah mampu secara fiskal membiayai gaji PPPK. Jadi, perlu dilakukan bertahap, prioritas bagi pemda yang sudah siap.

Sebagian besar daerah mayoritas (lebih 60 persen) APBD-nyaa dipakai untuk belanja pegawai. Jika ditambahkan dengan PPPKotomatis dana untuk aparatur membengkak sehingga makin kecil melakukan pembangunan infrastruktur.

Kedua, pemda akan mengalami kesulitan saat melakukan sinkronisasi data honorer K2. Dalam SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak), kepala daerah harus mempertanggungjawabkan data honorer K2 yang diangkat PPPK. Dilakukan bertahap sekaligus untuk memberi waktu bagi pemda untuk melakukan verifikasi.

"Rentang waktunya terlalu pendek bagi kepada daerah bila harus mengecek seluruh data honorer K2 di wilayahnya. Karena ada sanksi yang harus diterima kepala daerah bila merekomendasikan honorer K2 bodong," ujar Menteri Syafruddin dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Selasa (22/1/2019).

Dia mencontohkan saat rekrutmen CPNS 2018 untuk formasi khusus honorer K2. Dari 13.800 honorer K2 yang diberikan kesempatan ikut tes, hanya 8 ribuan yang mendaftar.

Sisanya tidak mendaftar karena berbagai alasan. Salah satunya, waswas bila datanya tidak sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku.

"Bisa jadi dalam rekrutmen PPPK, formasinya juga tidak akan terisi semua karena harus ada jaminan dari kepala daerah. Baik dari sisi anggaran maupun valid tidaknya data honorer K2," terangnya.

Ketiga, pengangkatan honorer K2 ini adalah dalam rangka memenuhi janji. Bahwa pemerintah akan mengangkat honorer K2 di atas 35 tahun lewat jalur PPPK setelah rekrutmen CPNS 2018 selesai.

"Ini janji pemerintah yang kini mau kami tepati. Janji ini akan terealisasi atau tidak tergantung daerah juga sebagai pengguna jasa honorer K2," tandasnya.

Sumber: jpnn.com

Tag:CPNSHonorerPNSrekrutmen pppk
Berita Terkait
  • Selasa, 02/04/2019 13:55 WIB

    Pegawai Kemenkum Aceh Tipu Dokter Puluhan Juta

    BANDA ACEH - Seorang PNS Kanwil Kemenkum HAM Aceh dilaporkan ke polisi karena diduga menjadi calo CPNS. Pelaku berinisial EY (40) diduga menipu seorang dokter dan mengaku dapat meluluskan keponakan

  • Senin, 18/02/2019 20:31 WIB

    Honorer K2 yang Belum Daftar PPPK Bisa Ikut Tahap Dua

    JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin menyatakan, pendaftaran PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahap satu sudah ditutup. Namun

  • Selasa, 12/02/2019 16:23 WIB

    Belum Dipecat, PNS Koruptor di Aceh Besar Kembalikan Seragam Dinas

    ACEH BESAR - Seorang PNS di Aceh Besar, Tarmizi mengembalikan baju dinas harian (PDH) di tengah upacara bendera. Bekas napi koruptor ini mempertanyakan statusnya yang belum dipecat dari PNS tapi dia s

  • Senin, 11/02/2019 10:35 WIB

    Pemerintah Undur Pendaftaran PPPK

    JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunda waktu pendaftaran pegawai setara PNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Seharusnya, pendaftaran dibuka pada tanggal 10 Februari ke

  • Kamis, 07/02/2019 22:46 WIB

    Pembukaan Lowongan Pegawai Setara PNS di Daerah Tergantung APBD

    JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan mengumumkan pembukaan untuk pegawai setara PNS. Namun ingat, tak semua daerah membuka lowongan tersebut. Menurut Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan, s

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir