Bidan PTT Usia Lebih 35 Tahun Tolak jadi PPPK

Oleh: Redaksi
Jumat, 17/03/2017 13:51 WIB
Dibaca: 74 kali
Foto: jpnn.com

JAKARTA - Forum Bidan PTT Indonesia mengadukan nasibnya ke Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI). Delegasi yang dipimpin Bidan Zubaedah‎ ini membawa serta pengurus Forum Bidan PTT dari berbagai provinsi.

Antara lain Yani Rustiani (Jabar), Dewi Anggriani (Bengkulu), A Diana Ayu Mattotorang (Gowa Sulsel), Tri Resmiyati (DIY), Dwining rosowati (Jatim), Aliyah (Banten), Astaria dan Yeni Mardianti (Aceh), Sulistiawati (Jateng), Sri musrifainah (Bangkalan Madura).

Mereka menilai, pemerintah bertindak diskriminatif dalam melakukan pengangkatan CPNS dari tenaga kesehatan Kemenkes.

"Kami minta presiden memenuhi janji politiknya. Bidan desa yang berjuang tidak hanya di bawah 35 tahun. Kami yang berusia di atas 35 tahun justru sudah mengabdi lebih lama, di mana penghargaan pemerintah kepada kami," kata Zubaedah saat audiensi dengan Ketua Umum IBI Dr Emi Nurjasmin M.Kes, Jumat (17/3/2017).

‎Dia menambahkan, kebijakan pemerintah yang menurut mereka sangat diskriminatif tersebut‎ menimbulkan keresahan.

Berdasarkan hasil pengumuman bidan PTT pusat menjadi CPNS pada 21 Februari 2017, ternyata penerimaan tetap mengacu pada mereka yang berusia di bawah 35 tahun.

Sejumlah 4.226 bidan PTT, dokter umum dan Drg pusat yang berusia 35 tahun ke atas direncanakan dijadikan aparatur sipil negara pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (ASN PPPK).

"Atas kebijakan ini, kami Bidan PTT Pusat usia 35 tahun ke atas melalui Pengurus Pusat IBI menolak dijadikan PPPK," tegas Zubaedah.

‎Alasan penolakan terhadap PPPK, imbuhnya, karena bidan PTT
usia di atas 35 tahun memiliki pengalaman masa tugas minimal enam sampai 22 tahun, dengan mayoritas pertama bertugas usia kurang dari 35 Tahun.

Selain itu, pada pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya melahirkan yang dibutuhkan adalah skil trampil dan pengalaman.

"Melihat dari pada hasil ujian CAT tidak ada perbedaan ilmu pengetahuan umum baik usia di bawah 35 tahun atau pun 35 tahun ke atas, jadi tidak ada alasan bila kami tidak diangkat," tegas Zubaedah

Sumber: jpnn.com

T#g:Bidan PTTCPNSIBI
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Rabu, 08/02/2017 09:21 WIB

    Data Honorer Sudah Diserahkan ke Kemenpan-RB

    JAKARTA - Pengamat pendidikan yang juga Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta, Musni Umar mengaku prihatin dengan nasib ribuan guru honorer di Jakarta. Menurutnya di tengah biaya hidup yang

  • Selasa, 07/02/2017 16:30 WIB

    Pemkab Aceh Barat Bagikan 500 Ribu Bibit Ikan

    ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, berencana membagikan 500 ribu bibit ikan kepada masyarakat untuk peningkatan produksi perikanan selama 2017. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ac

  • Jumat, 02/12/2016 16:44 WIB

    Panja Revisi UU ASN Setuju K2 Diangkat Menjadi CPNS

    JAKARTA - Masa penantian panjang honorer kategori dua (K2) untuk bisa diangkat menjadi CPNS, tinggal beberapa langkah lagi berhasil. Menyusul dengan kesepakatan‎ 10 Fraksi di Panja Revisi U

  • Rabu, 09/11/2016 16:03 WIB

    Pemerintah Tunda Penerimaan CPNS di 32 Lembaga Negara

    JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menunda pelaksanaan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di 32 kementerian/lembaga (K/L) pusat hing

  • Senin, 24/10/2016 16:40 WIB

    Wapres Sebut Jumlah PNS Akan Dikurangi 1 Juta Orang

    JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah akan mengurangi jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jumlah PNS yang awalnya 4,5 juta orang akan dikurangi jadi 3,5 juta. Namun, lanjutn

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir