• Home
  • PERISTIWA
  • Bea Cukai dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu Lewat Perairan Aceh

Bea Cukai dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu Lewat Perairan Aceh

Oleh: Redaksi
Selasa, 17/10/2017 16:57 WIB
Dibaca: 63 kali
Foto: Humas Bea Cukai

JAKARTA - Wilayah Aceh merupakan salah satu daerah rawan yang kerap digunakan para oknum untuk menyelundupkan barang-barang larangan dan pembatasan ke wilayah Indonesia, salah satunya narkotika. Tingkat kerawanan yang cukup tinggi, mengingat lokasinya yang berada di salah Selat Malaka yang merupakan salah satu jalur perdagangan paling strategis, membuat pengawasan para penegak hukum di wilayah tersebut terus dilakukan.

Seiring dengan peningkatan pengawasan yang terus dilakukan, sinergi antar penegak hukum juga terus dikedepankan untuk menciptakan pengawasan yang efektif di wilayah Aceh. Kali ini Bea Cukai dan Direktorat IV Bareskrim Polri berhasil melakukan penindakan terhadap Kapal Motor Dua Saudara yang membawa narkotika jenis methamphetamine sejumlah 30 paket dengan berat 30 kilogram yang disembunyikan dalam 2 buah tas dan 1 bungkus plastik di wilayah Perairan Aceh.

Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai, Nugroho Wahyu Widodo mengungkapkan, bahwa penindakan diawali saat Subdirektorat Narkotika Bea Cukai mendapatkan informasi dari Direktorat IV Bareskrim Polri terkait adanya penyelundupan narkotika di wilayah Aceh.

“Bareskrim Polri menginformasikan bahwa akan ada pengiriman narkotika dengan menggunakan kapal nelayan tujuan Idirayeuk, Aceh. Berdasarkan informasi tersebut, Subdirektorat Narkotika berkoordinasi dengan Direktorat IV Bareskrim Polri, Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau dan Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Tanjung Balai Karimun untuk melakukan operasi bersama di Perairan Aceh,” ujar Nugroho lewat rilis yang diterima SINDOnews, Senin 16/10/2017).

Pada hari Kamis 12 Oktober 2017 sekitar pukul 00.22 WIB, petugas menemukan sebuah kapal kayu yang disinyalir merupakan target operasi berdasarkan informasi awal. Petugas kemudian berupaya untuk menghentikan kapal tersebut di sekitar perairan Peureulak, Aceh.

“Kapal BC 30001 berhasil melakukan pengejaran terhadap kapal KM Dua Saudara. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan mendalam terhadap seluruh bagian kapal. Hasilnya ditemukan dua buah tas dan satu bungkus plastik di bagian palka kapal yang berisi kristal putih. Petugas kemudian melakukan tes dengan alat identifikasi narkotika, dan hasilnya menunjukkan bahwa kristal putih tersebut merupakan sabu seberat kurang lebih 30 kilogram,” ujar Nugroho.

Selanjutnya barang bukti dan keempat tersangka yang merupakan awak kapal berinisial B, S, E, dan MS telah diserahterimakan kepada Direktorat IV Bareskrim Polri untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Penggagalan penyelundupan ini menambah daftar panjang penindakan narkotika, khususnya oleh Bea Cukai.

Sepanjang tahun 2016, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 288 kasus dengan total berat barang bukti mencapai 2,49 Ton. Sementara hingga 16 Oktober 2017, Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 207 kasus dengan total berat barang bukti mencapai 1,71 ton. Dari 207 kasus yang berhasil diungkap, 80 di antaranya berasal dari Malaysia dan sabu masih mendominasi jenis narkotika yang kerap diselundupkan ke wilayah Indonesia.

Nugroho menambahkan, bahwa penindakan ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memerangi peredaran narkotika di Indonesia. Dirinya juga berharap dari penindakan yang dilakukan ini dapat menjadi motor penggerak kewaspadaan semua pihak dapat membendung peredaran narkoba.

Sumber: sindonews.com

T#g:Bea CukaiNarkobaPenyeludupanSelat Malaka
Berita Terkait
  • Rabu, 18/10/2017 20:00 WIB

    5 Kg Ganja Asal Aceh Gagal Diseludupkan ke Lombok

    DENPASAR - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali mengagalkan upaya peredaran 5 kilogram ganja asal Aceh yang dikirim dari Sumatera Utara ke Denpasar, pada Senin 16 Oktober 2017 di Jalan Pura

  • Senin, 14/08/2017 20:37 WIB

    Polisi Buru Jaringan Pengedar Sabu 10 Kg di Aceh

    BANDA ACEH - Polisi menangkap pengedar sabu 10 kg di Aceh dengan menyamar sebagai pembeli. Kini polisi mengejar jaringan lain dari pengedar sabu tersebut. "Polisi pertama mendapat informas

  • Selasa, 08/08/2017 19:13 WIB

    Kapal Penyelundup 25 Ton Bawang Kandas di Perairan Aceh Utara

    LHOKSEUMAWE - Kapal KM Bahtera 99 ditemukan kandas di perairan Kuala Jambo Aye, Kecamatan Seunodon, Aceh Utara, Aceh. Saat digeledah petugas, kapal berukuran 30 GT itu bermuatan 25 ton bawang ilega

  • Kamis, 03/08/2017 19:01 WIB

    Bea Cukai Aceh Hibahkan 12 Ton Bawang untuk Masyarakat Langsa

    LANGSA - Bea Cukai Aceh kembali menghibahkan 20 ton bawang ilegal sitaan hasil penindakan pelanggaran kepabeanan kepada masyarakat, pada Rabu 2 Agustus 2017. Sebelumnya pada Juni lalu Bea Cukai Ace

  • Rabu, 02/08/2017 14:54 WIB

    Bea Cukai Aceh Koordinasikan Sterilisasi Pelabuhan dengan Instansi Terkait

    LHOKSEUMAWE - Untuk meningkatkan kelancaran arus barang di pelabuhan, khususnya Pelabuhan Krueng Geukeuh, Lhokseumawe, Bea Cukai Aceh berinisiatif menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) deng

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir