• Home
  • PERISTIWA
  • Bea Cukai Amankan Ribuan Pohon Kurma Selundupan di Perairan Aceh Tamiang

Bea Cukai Amankan Ribuan Pohon Kurma Selundupan di Perairan Aceh Tamiang

Oleh: Redaksi
Jumat, 19/05/2017 17:56 WIB
Dibaca: 252 kali
Sebanyak 1.311 batang pohon kurma diamankan Tim Patroli Laut Jaring Sriwijaya 2017 Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh di wilayah Perairan Aceh Tamiang. (Foto: sindonews.com)

ACEH TAMIANG - Sebanyak 1.311 batang pohon kurma diamankan Tim Patroli Laut Jaring Sriwijaya 2017 Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh di wilayah Perairan Aceh Tamiang. Kedua kapal, ABK dan semua muatannya kini diamankan di Dermaga Kanwil Bea Cukai Sumut, Jumat (19/5/2017).

Kedua kapal tersebut diamankan Patroli Laut Bea Cukai BC 30002, yakni, KM Sahabat Jaya I, dengan muatan 1.231 batang bibit pohon kurma, dan KM Harapan Tujuh, yang berupaya selundupkan 80 Batang pohon kurma, 5.35 ton beras dan 61 kotak makanan kucing.

Semua barang diselundupkan yang dibawa dari pelabuhan Satun, Thailand. Kedelapan ABK kedua kapal pun turut diamankan, untuk proses hukum selanjutnya.

Komandan Patroli Satuan Tugas BC 30002, Maringan Simanihuruk, mengatakan, penangkapan kedua kapal tersebut adalah Operasi Jaringan Sriwijaya 2017 yang digelar seluruh Bea Cukai se-Indonesia.

"Kedua kapal ini hasil operasi Jaring Sriwijaya 2017 di Perairan Timur Pulau Sumatera. Keduanya kami tangkap di Perairan Aceh Timur dalam waktu dua pekan," ungkapnya.

Didampingi Wakil Komandan Kapal, Luthfi, nahkoda kapal, Kapten Sapto, Maringan, menjelaskan, keduanya diamankan karena tidak adanya dokumen kepabeanan atas muatan yang dibawa yang ditujukan dan masuk dalam wilayah kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kuala Langsa. Diakuinya, sempat terjadi kejar-kejaran pihaknya dengan kedua kapal.

Peringatan yang diberikan tak diindahkan nakhoda kapal, dan memilih kabur. Tak ayal, pengejaran pun dilakukan petugas, hingga berhasil dijegat dan langsung diamankan petugas.

"Iya, saat akan diamankan, motif kedua kapal sama-sama tidak mau berhenti dan menjauh dari petugas. Pengejaran kita lakukan dan berhasil amankan kapal," jelasnya.

Dari kedua kapal, selain semua muatan yang diamankan, nakhoda dan ABK kapal pun turut diboyong petugas.

Dari ke-8 orang tersebut, tiga orang dari KM Sahabat Jaya I, dengan nahkoda D dan dua orang ABK, Sam dan Ra. Sedangkan tiga orang lainnya, dari KM Harapan Tujuh, yakni, nakhoda M dan ABK, yaitu Z, Rs, Sy dan Sn.

"Kedua nahkoda dari dua kapal, dijadikan tersangka karena diduga telah melakukan tindak pidana penyelundupan impor, melanggar Pasal 102 huruf a Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan," pungkasnya. 

T#g:Aceh Tamiang
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Senin, 10/07/2017 13:36 WIB

    TNI AL Sita 20 Ton Bawang dan Pohon Bonsai Selundupan Asal Thailand

    ACEH TAMIANG - TNI AL mengamankan 20 ton bawang merah dan pohon bonsai di perairan Sungai Air Asin, Desa Air Masin, Kabupaten Aceh Tamiang. Barang selundupan ini berasal dari Thailand. Kepala D

  • Senin, 20/03/2017 15:21 WIB

    Berkeliaran saat Jam Kerja, 9 PNS Aceh Tamiang Dijaring Satpol PP

    ACEH TAMIANG - Ada Sembilan pegawai negeri sipil (PNS) dari berbagai instansi di Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang dijaring petugas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) karena berkeliaran di luar

  • Selasa, 28/02/2017 11:30 WIB

    Aparat Polres Aceh Tamiang Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Asal Malaysia

    ACEH TAMIANG - Aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tamiang menggagalkan peredaran 18 kg sabu yang diduga berasal dari Malaysia dan dibawa melalui jalur laut. Sabu tersebut dibungkus dalam kem

  • Selasa, 27/12/2016 21:40 WIB

    Datangi Kantor Bupati, Ribuan Warga Aceh Tamiang Tuntut Pembangunan Jalan

    ACEH TAMIANG - Sedikitnya 2.000 warga Kecamatan Tamiang Hulu dan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/12/2016) siang berunjuk rasa ke Kantor Bupati dan Gedung DPRK Aceh Tamiang. Aksi warga

  • Kamis, 17/11/2016 04:11 WIB

    Di Kuala Simpang Harga Cabai Merah Capai Rp 100 Ribu per Kg

    ACEH TAMIANG - Kenaikan harga cabai merah tidak hanya terjadi di Pulau Jawa, juga hampir sebagian besar wilayah Indonesia. Seperti di Aceh Tamiang, harga cabai merah tembus hingga Rp100.000 per kil

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir