Banda Aceh Bertekad Jadi Kota Tangguh Bencana

Oleh: Redaksi
Sabtu, 26/05/2018 23:50 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Banda Aceh Fadhil SSos (bertopi) saat menerima plakat pada kegiatan pemetaan dan pengumpulan data mitigasi bencana di Banda Aceh pada Sabtu 26 Mei 2018.(Foto: Antara)

BANDA ACEH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh menyatakan pihaknya bertekad menjadikan ibu kota Provinsi Aceh itu sebagai kota tangguh bencana.

"Kami bertekad menjadikan Banda Aceh sebagai kota tangguh bencana, sehingga masyarakat di ibu kota Provinsi Aceh ini siap menghadapi setiap bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banda Fadhil SSos di Banda Aceh, Sabtu (26/5/2018). 

Pernyataan tersebut dikemukakan Fadhil di sela-sela kegiatan pemetaan dan pengumpulan data mitigasi bencana yang diikuti puluhan pengemudi Grab, transportasi berbasis daring atau online. 

Fadhil menyebutkan, Banda Aceh merupakan wilayah rawan bencana. Sebuah bencana tidak bisa diprediksi kapan terjadinya. Dan tentunya, sebuah bencana diharapkan tidak akan terjadi. 

"Kendati bencana tersebut tidak tahu kapan terjadi, namun masyarakat harus selalu siaga dan siap menghadapi dan mampu mengurangi dampak sebuah bencana," kata dia. 

Oleh karena itu, sebut Fadhil, pihaknya terus membangun kapasitas mitigasi bencana setiap individu masyarakat, sehingga masyarakat mampu mengurangi dampak ketika terjadi suatu bencana. 

"Di sini pentingnya partisipasi semua elemen masyarakat terlibat aktif dalam mitigasi bencana, sehingga masyarakat Banda Aceh menjadi tangguh terhadap bencana," kata Fadhil. 

Terkait pemetaan dan pengumpulan data mitigasi bencana yang bermitra dengan Grab, Fadhil menyambut baik dan mengapresiasi operator transportasi daring tersebut karena ikut berpartisipasi. 

"Data titik evakuasi bencana yang dipetakan ini nantinya menjadi informasi penting bagi masyarakat. Masyarakat akan tahu ke mana mereka bergerak saat terjadi bencana," pungkas Fadhil SSos. 

Sementara itu, Manajer Regional Grab Guruh Ismaela mengatakan, pemetaan dan pengumpulan data mitigasi bencana merupakan bentuk partisipasi pengemudi Grab kepada masyarakat. 

"Kami mengajak mitra pengemudi membantu memetakan data mitigasi bencana melalui aplikasi berbasis Android. Data ini akan menjadi informasi bagi masyarakat saat evakuasi bencana," kata Guruh Ismaela. 

Banda Aceh, kata dia, menjadi kota ketika pendataan dan pengumpulan data mitigasi bencana. Sebelumnya, pengumpulan data dilakukan di Bali dan Yogyakarta. 

"Selain mendata, mitra pengemudi Grab ini juga dilatih membantu proses evakuasi dan ikut terlibat menyalurkan bantuan ketika bencana terjadi," kata Guruh Ismaela.

Sumber: Antara

Tag:Banda AcehKota Tangguh Bencana
Berita Terkait
  • Senin, 29/06/2020 16:50 WIB

    RSU Zainoel Abidin Tambah 24 Ruang Isolasi Pasien Covid-19

    BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh dr Taqwallah MKes meresmikan pengoperasian 24 ruang isolasi tambahan untuk penanganan pasien Covid-19 di Rum

  • Kamis, 28/05/2020 10:33 WIB

    Berani Aniaya Polantas Banda Aceh, Pemotor Ini Kena Batunya

    BANDA ACEH - Dua pengendara sepeda motor, seorang di antaranya positif mengonsumsi narkoba, diduga menganiaya seorang polisi yang bertugas di Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh. Kapolresta Band

  • Sabtu, 23/05/2020 13:40 WIB

    Polisi dan TNI Amankan Malam Takbiran di Banda Aceh

    BANDA ACEH - Polresta Banda Aceh mengerahkan 300 personel untuk mengamankan malam lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah atau 2020 Masehi di ibu kota provinsi Aceh tersebut.Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T

  • Selasa, 12/05/2020 21:56 WIB

    Pelayanan Air Bersih di Banda Aceh Disoroti Ombudsman

    BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh menyoroti pelayanan air bersih di Kota Banda Aceh yang dikelola PDAM Tirta Daroy menyusul banyak keluhan masyarakat. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Ta

  • Senin, 11/05/2020 20:14 WIB

    Gegara Banjir Banda Aceh, Pemberlakuan Perwal Wajib Masker Diundur

    BANDA ACEH - Pemberlakuan Peraturan Wali Kota (Perwal) Banda Aceh tentang wajib menggunakan masker untuk mencegah Corona diundur. Hal ini dilakukan karena Banda Aceh dilanda banjir. "Awalnya, Perwal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir