Banda Aceh Bertekad Jadi Kota Tangguh Bencana

Oleh: Redaksi
Sabtu, 26/05/2018 23:50 WIB
Dibaca: 313 kali
Kepala Pelaksana BPBD Banda Aceh Fadhil SSos (bertopi) saat menerima plakat pada kegiatan pemetaan dan pengumpulan data mitigasi bencana di Banda Aceh pada Sabtu 26 Mei 2018.(Foto: Antara)

BANDA ACEH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh menyatakan pihaknya bertekad menjadikan ibu kota Provinsi Aceh itu sebagai kota tangguh bencana.

"Kami bertekad menjadikan Banda Aceh sebagai kota tangguh bencana, sehingga masyarakat di ibu kota Provinsi Aceh ini siap menghadapi setiap bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banda Fadhil SSos di Banda Aceh, Sabtu (26/5/2018). 

Pernyataan tersebut dikemukakan Fadhil di sela-sela kegiatan pemetaan dan pengumpulan data mitigasi bencana yang diikuti puluhan pengemudi Grab, transportasi berbasis daring atau online. 

Fadhil menyebutkan, Banda Aceh merupakan wilayah rawan bencana. Sebuah bencana tidak bisa diprediksi kapan terjadinya. Dan tentunya, sebuah bencana diharapkan tidak akan terjadi. 

"Kendati bencana tersebut tidak tahu kapan terjadi, namun masyarakat harus selalu siaga dan siap menghadapi dan mampu mengurangi dampak sebuah bencana," kata dia. 

Oleh karena itu, sebut Fadhil, pihaknya terus membangun kapasitas mitigasi bencana setiap individu masyarakat, sehingga masyarakat mampu mengurangi dampak ketika terjadi suatu bencana. 

"Di sini pentingnya partisipasi semua elemen masyarakat terlibat aktif dalam mitigasi bencana, sehingga masyarakat Banda Aceh menjadi tangguh terhadap bencana," kata Fadhil. 

Terkait pemetaan dan pengumpulan data mitigasi bencana yang bermitra dengan Grab, Fadhil menyambut baik dan mengapresiasi operator transportasi daring tersebut karena ikut berpartisipasi. 

"Data titik evakuasi bencana yang dipetakan ini nantinya menjadi informasi penting bagi masyarakat. Masyarakat akan tahu ke mana mereka bergerak saat terjadi bencana," pungkas Fadhil SSos. 

Sementara itu, Manajer Regional Grab Guruh Ismaela mengatakan, pemetaan dan pengumpulan data mitigasi bencana merupakan bentuk partisipasi pengemudi Grab kepada masyarakat. 

"Kami mengajak mitra pengemudi membantu memetakan data mitigasi bencana melalui aplikasi berbasis Android. Data ini akan menjadi informasi bagi masyarakat saat evakuasi bencana," kata Guruh Ismaela. 

Banda Aceh, kata dia, menjadi kota ketika pendataan dan pengumpulan data mitigasi bencana. Sebelumnya, pengumpulan data dilakukan di Bali dan Yogyakarta. 

"Selain mendata, mitra pengemudi Grab ini juga dilatih membantu proses evakuasi dan ikut terlibat menyalurkan bantuan ketika bencana terjadi," kata Guruh Ismaela.

Sumber: Antara

Tag:Banda AcehKota Tangguh Bencana
Berita Terkait
  • Kamis, 12/09/2019 20:36 WIB

    Ini Himbauan Kapolresta Banda Aceh Untuk Mahasiswa Papua

    BANDA ACEH - Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto mengajak mahasiswa Papua yang kuliah di ibu kota Provisi Aceh tersebut berbaur dengan masyarakat setempat. "Kami minta jangan sendiri-send

  • Minggu, 08/09/2019 20:43 WIB

    CIMB Niaga Syariah Banda Aceh Gelar Tour de Bank untuk Pelajar

    BANDA ACEH - Ratusan siswa-siswi dari beberapa sekolah dasar dan sederajat di Banda Aceh mengikuti kegiatan literasi keuangan dan edukasi lingkungan, Sabtu (7/9/2019) yang berlangsung meriah dan seru

  • Kamis, 05/09/2019 18:44 WIB

    Pasien Rehab Narkoba Ditemukan Tewas Gantung Diri di Banda Aceh

    BANDA ACEH - Seorang pasien rehab narkoba di Banda Aceh berinisial SB (45) asal Nagan Raya, Aceh ditemukan gantung diri di rumah rehab. Polisi masih menyelidiki penyebab SB bunuh diri. SB ditemukan t

  • Jumat, 09/08/2019 08:07 WIB

    Sekelompok Terduga Aliran Sesat Ditangkap di Banda Aceh

    BANDA ACEH - Personel Polsek Syiah Kuala, mengamankan sekelompok orang yang diduga ajaran sesat di Kompleks Makam Syiah Kuala, Gampong Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Kapolsek Syiah K

  • Rabu, 07/08/2019 22:43 WIB

    Bea Cukai Banda Aceh Musnahkan Rokok Ilegal

    BANDA ACEH - Selama kurun waktu Januari sampai Juli tahun 2019, Bea Cukai Banda Aceh telah melakukan penindakan sebanyak 64 atas pelanggaran ketentuan kepabeanan dan cukai. Atas barang bukti hasil pen

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir