BNN Ubah Ladang Ganja Jadi Lahan Produktif

Oleh: Redaksi
Minggu, 21/04/2019 15:32 WIB
Dibaca: 63 kali
Foto: ilustrasi/google.com

JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung langkah strategis Badan Narkotika Nasional (BNN) di bawah kepemimpinan Komjen Heru Winarko menjalankan program Grand Design Alternative Development (GDAD).

Bamsoet mengatakan, dengan program ini maka BNN tidak hanya sekadar memberangus keberadaan lahan ganja semata, namun mengalihfungsikannya menjadi agrowisata, pertanian produktif, maupun lainnya yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dia menegaskan bahwa program ini telah sukses dijalankan di Desa Meunasah Bungo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Berkat kerja sama BNN dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar, lahan ganja seluas 25 hektar berhasil diubah menjadi lahan pertanian produktif seperti jagung.

"Langkah taktis BNN ini tak hanya memberantas peredaran ganja, melainkan juga mencegah dengan konsep pemberdayaan masyarakat,” ujar Bamsoet menanggapi berbagai proyek keberhasilan GDAD yang dijalankan BNN di Aceh, Ahad (21/4/2019).

Bamsoet memahami, tidak mudah bagi BNN mengubah perilaku masyarakat yang sebelumnya telah bergantung kepada lahan gaja sebagai sumber pendapatan perekonomian.

Di sisi lain, pemberangusan lahan ganja juga tidak membuat efek jera, lantaran ditutup satu tumbuh lagi yang baru. Begitu juga dari segi penindakan hukum yang tidak menghasilkan banyak perubahan.

"Ini menunjukan konsep pemberdayaan untuk pencegahan ternyata lebih jitu dilakukan ketimbang segi penindakan secara hukum,” kata politikus Partai Golkar, itu.

Dia mencatat, program GDAD telah dijalankan di tiga kabupaten di Provinsi Aceh sebagai proyek percontohan, yakni di Aceh Besar, Gayo Lues dan Bireuen.

DPR melihat GDAD sebagai langkah positif. Pihaknya akan mengordinasikan agar berbagai kementerian dan lembaga bisa mendukung.

"Misalnya Kementerian Pertanian dengan menyiapkan bibit dan pupuk, Kementerian PUPR dengan menyiapkan infrastruktur jalan dan irigasi, serta kementerian dan lembaga lainnya,” pungkas Bamsoet.

Sumber: jpnn.com

Tag:BNNGanja Aceh
Berita Terkait
  • Sabtu, 25/05/2019 23:05 WIB

    Oknum TNI Asal Aceh Tertangkap Bawa Ganja di Jambi

    JAMBI - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menggagalkan penyelundupan ganja seberat 74 kilogram dari Aceh. Salah satu tersangka yang ditangkap merupakan oknum anggota TNI berinisial FX.

  • Jumat, 24/05/2019 14:33 WIB

    BNNK Pidie Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Antar Kabupaten

    PIDIE - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pidie menangkap seorang kurir narkoba jaringan antarkabupaten berikut mengamankan barang bukti berupa100 gram sabu-sabu. Kepala BNNK Pidie AKBP Wer

  • Kamis, 23/05/2019 16:19 WIB

    Polresta Banda Aceh Gagalkan Pengiriman 1 Ton Ganja ke Jakarta

    BANDA ACEH - Polresta Banda Aceh menggagalkan pengiriman ganja sebanyak satu ton ke Jakarta. Tiga orang ditangkap, sedangkan dua orang lainnya masih diburu. "Ganja hendak dibawa menggunakan truk ol

  • Kamis, 02/05/2019 23:40 WIB

    BNNP Aceh Fokus Alihkan Tanaman Ganja ke Tanaman Produktif

    BANDA ACEH - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memfokuskan program pengalihan tanaman narkotika atau program alternatif development, sehingga tidak ada lagi masyarakat menanam tanaman terl

  • Sabtu, 06/04/2019 22:07 WIB

    Polres Rohil Riau Amankan Ganja 40 Kg dari Aceh

    PEKANBARU - Pihak Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau menggagalkan upaya penyelundupan puluhan paket ganja kering seberat 40 Kg. Barang terlarang itu dibawa dari Provinsi Aceh. "Kita menyita sebanyak 40

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir