• Home
  • PERISTIWA
  • Anggota DPR Soal FPI Mau Jadi Relawan: PBB Saja Tak Dapat Akses Masuk Myanmar

Anggota DPR Soal FPI Mau Jadi Relawan: PBB Saja Tak Dapat Akses Masuk Myanmar

Oleh: Redaksi
Rabu, 06/09/2017 23:03 WIB
Dibaca: 135 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengaku tidak setuju dengan rencana ormas FPI yang ingin berangkat ke Myanmar dan menjadi relawan untuk membantu etnis Rohingya. Menurutnya, tak sembarang orang bisa mendapat akses masuk ke lokasi yang menjadi permukiman etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Dia mencontohkan, staf PBB saja sulit untuk bisa masuk ke daerah Rakhine. "Setahu saya bahkan internasional stafnya dari UN atau dari PBB saja tidak diberikan akses masuk ya. Ke sana itu sulit sekali, bantuan kemanusiaan kemarin yang dikumpulkam dari berbagai lembaga kemanusiaan di Indonesia juga enggak masuk karena itu lah dititipkan ke Kemenlu," kata Meutya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Meutya khawatir jika ormas FPI memaksakan diri menjadi relawan justru akan membahayakan diri mereka. Apalagi, mereka belum diketahui pasti kondisi keamanan di daerah Rakhine.

"Saya khawatir kalau ke sana nanti akan justru membahayakan yang berangkat. Yang berangkat ini kan warga kita, kita berikan peringatan supaya keamananannya di sana kita belum tahu seperti apa," tegasnya.

Selain berbahaya bagi anggota ormas, dia khawatir kehadiran relawan justru membuat keadaan kian panas dan membahayakan warga Rohingya.

"Khawatir membuat suasana di sana semakin memanas, kalau memanas kita khawatir warga Rohingya yang justru kita ingin selamatkan dan minta perlindungan kepada pemerintah malah jadi sebaliknya," imbuhnya.

Untuk itu, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Luar Negeri mengingatkan aksi solidaritas bisa dilakukan dengan berbagai cara, tanpa harus dengan berangkat Myanmar.

"Tentu solidaritas tidak boleh membahayakan diri kita dan warga Rohingya nya. Jangan sampai ketika datang justru malah membuat langkah yang kurang cermat dan membuat kesulitannya semakin bertambah," tutupnya.

Sumber: merdeka.com

T#g: MyanmarRohingya
Berita Terkait
  • Sabtu, 09/09/2017 11:40 WIB

    Soal Rohingya, Masyarakat Diimbau tak Mudah Terprovokasi

    JAKARTA - Masyarakat diminta untuk waspada akan politisasi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikal terhadap krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya yang terjadi di Rakhine State, Myanm

  • Sabtu, 09/09/2017 11:02 WIB

    Bantu Rohingya, Wali Kota Banda Aceh Keluarkan Sedaran Untuk PNS

    BANDA ACEH - Konflik yang terjadi di Rakhine State yang mengakibatkan etnis Rohingya dibantai oleh Junta Militer Myanmar telah banyak jatuh korban. Berdasarkan itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah

  • Minggu, 27/11/2016 19:01 WIB

    Pengungsi Rohingya di Aceh Sudah pindah ke Medan

    JAKARTA - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa mengatakan keberadaan pengungsi Rohingya dari Myanmar saat ini sudah pindah ke Medan, Sumatera Utara. Mereka sebelumnya ditampung di Aceh. &qu

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir