50 hektare lahan gunung di Aceh terbakar

Oleh: Redaksi
Minggu, 22/07/2018 21:51 WIB
Dibaca: 294 kali
Foto: tempo.co

BANDA ACEH - Sekitar 50 hektare hutan dan lahan berada di daerah dataran tinggi yang merupakan penghasil kopi kualitas ekspor di kawasan pengunungan Kabupaten Aceh Tengah, terbakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Ahad (22/7/2018), mengatakan, lahan yang terbakar ini tepat di bagian Selatan Danau Laut Tawar di Takengon. 

"Kobaran api telah berhasil dipadamkan kemarin (Sabtu, 21/7/2018) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ini, seluruh personEl damkar (pemadam kebakaran) sudah kembali ke posko," terang Teuku Ahmad  Dadek . 

Ia menyebut, puluhan hektare di wilayah pengunungan yang terbakar di Aceh Tengah ini terjadi di dua desa, yakni Jongok Meluem dan Mendale yang keduanya di Kecamatan Kebayakan. 

Tim dari intansi terkait termasuk petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, langsung mengerahka satu unit damkar untuk melakukan pemadaman titik api di lokasi kejadian. 

"Mudahnya akses menuju lokasi, sehingga tim kita bisa memadamkan titik api. Walau tidak ada korban jiwa, tapi penyebab kebakaran sudah ditangani pihak yang berwajib," kata Dadek. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat sebelumnya di pekan ini menyebut, satelit mendeteksi lima titik panas muncul di Aceh. 

"Ada lima titik panas, tiga diantaranya di Aceh Utara, dan dua di Aceh Tengah," ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad. 

Zakaria Ahmad menjelaskan, ketiga titik panas di Aceh Utara terkosentrasi di satu kecamatan, yakni Sawang dengan masing-masing miliki tingkat kepercayaan atas kebakaran hutan dan lahan 68, 50, dan 47 persen. 

Lalu kedua titik panas di Aceh Tengah juga terkosentrasi di satu kecamatan, yakni Bintang yang masing-masing memiliki tingkat kepercayaan 90, dan 57 persen. 

"Terdapat satu titik panas di Kecamatan Bintang, kita nyatakan sebagai titik api karena memiliki tingkat kepercayaan lebih dari 81 persen," tegas Zakaria.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Tengahgunung tebakarlahan gunung
Berita Terkait
  • Minggu, 03/03/2019 19:23 WIB

    Aceh Tengah Usulkan Pembangunan Arena Pacuan Kuda Standar Nasional

    ACEH TENGAH - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyatakan telah mengusulkan pembangunan infrastruktur arena pacuan kuda yang memenuhi standar nasional kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemud

  • Minggu, 24/02/2019 08:48 WIB

    Kadis Tenaga Kerja Aceh Tengah: Tak Ada Lagi Pekerja Asing di Lahan Prabowo

    ACEH TENGAH - Eks Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Linge Fauzan Azima menyebut PT Tusam Hutani Lestari (THL) milik Prabowo Subianto di Aceh mempekerjakan tenaga asing. Kepala Dinas Transmig

  • Selasa, 19/02/2019 20:29 WIB

    Ini Penjelasan Mantan Panglima GAM Wilayah Linge tentang Lahan Pinus Milik Prabowo

    ACEH TENGAH - Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Linge Fauzan Azima membeberkan proses capres Prabowo Subianto memperoleh ribuan hektare lahan di Aceh. Proses izin menguasai hutan pinu

  • Selasa, 19/02/2019 20:15 WIB

    Pemkab Aceh Tengah Kirim 20 Pemuda ke Bekasi

    ACEH TENGAH - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengirim sebanyak 20 pemuda di daerah setempat untuk mengikuti pelatihan kerja yang difasilitasi oleh Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Kementerian

  • Selasa, 08/01/2019 20:33 WIB

    Anak dan Ibu Bunuh Ayah di Aceh Tengah

    ACEH TENGAH - Seorang anak bersama ibunya di Aceh Tengah ditangkap polisi karena diduga membunuh sang ayah beberapa bulan lalu. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sarjito di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir