• Home
  • Peristiwa
  • 4 Warga Aceh Tenggara Korban Kerusuhan Wamena Berada di Malang

4 Warga Aceh Tenggara Korban Kerusuhan Wamena Berada di Malang

Kamis, 03/10/2019 20:40 WIB
Dibaca: 42 kali
Foto: waspadaaceh.com
Empat warga Lawe Sigala Timur, Lawe Sigala Gala, Aceh Tenggara, terdampak kerusuhan Wamena, Papua. Mereka yakni Friska Sitohang, 30, Natael Gultom, 3,5, Nasya, 8 bulan, dan Trisesi Sitohang, 26, sekarang berada di Malang, Jawa Timur.

MALANG - Empat warga Lawe Sigala Timur, Lawe Sigala Gala, Aceh Tenggara, terdampak kerusuhan Wamena, Papua. Mereka yakni Friska Sitohang, 30, Natael Gultom, 3,5, Nasya, 8 bulan, dan Trisesi Sitohang, 26, sekarang berada di Malang, Jawa Timur.

Kini mereka dalam pendampingan tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang, kata Kepala Cabang ACT Malang, Diki Taufik Sidik, Kamis (3/10/2019).

Dia mengatakan, warga Aceh Tenggara itu tiba dari Wamena di Malang hari Rabu malam (2/10/2019), menumpang pesawat milik TNI, Hercules.

“Mereka dalam kondisi sehat, tetapi masih kebingungan,” ujar Diki saat dihubungi Humas ACT Aceh, Zulfurqan, Rabu (2/10/2019).

Dia menuturkan bahwa sebenarnya pesawat yang mereka tumpangi bertujuan menjemput warga Jawa Timur. Tapi akibat panik dan trauma, mereka naik pesawat apa saja yang ada demi bisa segera keluar dari Wamena.

Pemerintah di Malang selanjutnya meminta ACT Malang mendampingi mereka agar bisa pulang ke kampung halaman. Mereka pun ditempatkan di MES Dinas Sosial Malang sebelum dipulangkan ke Aceh.

Friska saat dihubungi Zulfurqan menuturkan, mereka sudah menetap di Wamena sejak 2013. Sementara itu, suaminya, Apner Gultom, 33, seorang PNS di Diaspora Wamena, masih berada di sana.

“Kami berempat nyelip ke pesawat yang ada. Pokoknya waktu itu yang penting kami bisa keluar Papua,” ujar Friska.

“Suami saya PNS di sana, dia masih ada di sana. Kami pulang karena benar-benar gak ada lagi yang bisa saya harapkan di sana. Kos- kosan kami dibakar, motor kami hangus sudah. Kami hanya membawa berkas-berkas penting dan baju seadanya,” tuturnya.

Dia menceritakan, saat terjadinya kerusuhan, mereka bersembunyi di dalam rumah. Sedangkan massa sudah mengelilingi area tempat tinggal mereka. Akhirnya mereka bisa keluar rumah karena dijemput polisi yang sedang berpatroli.

“Kami bersembunyi di dalam rumah, takut keluar, nantinya kami dibunuh, dibacok,” ucapnya.

Sampai saat ini dia masih bisa berkomunikasi dengan suaminya. Dia dan suaminya berpisah di Bandara Wamena. Ketika itu ibu-ibu dan anak-anak diprioritaskan lebih dulu dipulangkan.

Kepala Cabang ACT Aceh, Husaini Ismail menuturkan bahwa ACT Aceh sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Aceh untuk memulangkan warga Aceh Tenggara itu.

“Tadi malam saya dapat kabar kalau Plt Gubernur Aceh, Pak Nova Iriansyah sudah meminta Dinas Sosial Aceh menjemput mereka,” ucapnya.

Dia menambahkan, penyelesaian konflik di Wamena saat ini merupakan tanggung jawab bersama. Karenanya segala pihak perlu bersinergi kuat menyelesaikan konflik di sana. Apalagi sekitar 10.000 orang sudah mengungsi.

“Tentunya, kondisi pengungsi harus kita perhatikan bersama agar kondisi kesehatan mereka terjaga, kebutuhan konsumsi tercukupi, serta bagaimana memikirkan keadaan mereka yang dibakar tempat tinggalnya di Wamena,” lanjutnya. 

Sumber: waspadaaceh.com

Tag:kerusuhan wamenawarga aceh
Berita Terkait
  • Senin, 07/10/2019 16:38 WIB

    6 Keluarga Asal Aceh Pilih Bertahan di Papua

    BANDA ACEH - Enam keluarga asal Aceh memilih menetap di Papua di tengah gelombang eksodus ke berbagai daerah. Mereka akan kembali ke Wamena setelah kondisi kembali membaik. "Masyarakat Aceh yang suda

  • Minggu, 06/10/2019 21:20 WIB

    Warga Aceh di Papua Sehat dan Tidak Ada Masalah

    BANDA ACEH - Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, Alhudri, menegaskan semua warga perantau asal Aceh yang menetap di Provinsi Papua hingga kini dipastikan aman dan dalam kondisi sehat."Warga Aceh yang a

  • Minggu, 06/10/2019 19:21 WIB

    Dampak Kerusuhan, Perantau Aceh di Papua Mulai Didata

    BANDA ACEH - Sejumlah warga Aceh yang bekerja dan merantau di Provinsi Papua kini mulai dilakukan pendataan agar memudahkan komunikasi sesama warga perantau yang ada di daerah itu."Kami sedang mengupa

  • Kamis, 03/10/2019 15:15 WIB

    Kisah Keluarga Asal Aceh Tenggara Saat Rusuh Wamena

    BANDA ACEH - Satu keluarga asal Aceh Tenggara, mengalami dampak kerusuhan di Wamena, Papua. Rumah mereka dikepung sekelompok orang, kemudian dibakar. Kini mereka berada di Malang, Jawa Timur. Kelima

  • Kamis, 08/08/2019 08:46 WIB

    Tiga Terpidana Mati Asal Aceh Dipulangkan dari Malaysia

    BANDA ACEH - Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati terkait kasus narkoba di Malaysia dipulangkan ke daerah asalnya di Samalanga Bireuen Aceh setelah mendapat pengampunan dari Raja Malaysia

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir