22 Nelayan Aceh Dibebaskan dari Myanmar

Oleh: Redaksi
Sabtu, 13/04/2019 09:34 WIB
Dibaca: 35 kali
Foto: ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Sebanyak 22 nelayan Aceh yang ditahan otoritas Myanmar terkait dugaan pencurian ikan di wilayah itu akan dipulangkan ke tanah air.

"Atas upaya diplomasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Myanmar, 22 nelayan Aceh sudah dibebaskan," kata Wakil Panglima Laot Aceh, Micftahuddin Cut Adek di Banda Aceh, Jumat (.12/4/2019).

Ke 22 nelayan Aceh itu, rencananya dipulangkan ke tanah air dan tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar pada, Senin 15 April 2019 dengan menggunakan Batik Air ID 6896 dan dijadwalkan mendarat pukul 10:35 WIB," sebut Wakil Sekretaris Panglima Loat Aceh.

Lebih lanjut ia menjelaskan, angkatan laut Myanmar menangkap 23 nelayan Aceh bersama Kapal Motor (KM) Troya di perairan Kawthaung, Thanintharyi Region, Myanmar terkait dugaan pelanggaran perikanan dan satu diantaranya menjalani proses hukum di negara itu.

"Keseluruhan 23 orang nelayan Aceh ditahan, dan Pemerintah Myanmar telah membebaskan 22 nelayan Aceh, satu diantaranya, Zulfadli (nakhoda) menjalani proses hukum terkait dugaan pelanggaran perikanan," ungkap Micftahuddin.

Ada pun identitas, 22 nelayan Aceh yang akan dipulangkan pada, Senin 15 April 2019 meliputi, Mulyadi, Manawir Sajali, Asnawi, Abdul Rahim, Abdullah Bin Ilyas rasyid, dan Syawaluddin.

Selanjutnya, Abdullah Bin Abu Bakar, Nuriadin, M Yacob, Idris, Muhammad Amin, Muhammad, Fahrul Rozi, Junaidi, Mukhsin, Dedi Ikram, Waafini Imandyah, Muhammad Nazar, Feri Mataniari, Darwinsyah, Andi.

Pemerintah Myanmar juga telah membebaskan sebanyak 14 nelayan Aceh Timur dan mereka diantar langsung oleh KBRI untuk Yangon ke tanah air.

Untuk diketahui, hingga kini sebanyak dua nelayan Aceh masih ditahan di Myanmar terkait dugaan pelanggaran perikanan yakni, Kapten KM Bintang Jasa, Jamaluddin Amno dan Kapten KM Troya, Zulfadli.

Sumber: Antara

Tag:myanmarnelayan aceh
Berita Terkait
  • Selasa, 16/04/2019 21:23 WIB

    Nelayan Aceh Sepakat Tidak Melaut Pada 17 April

    BANDA ACEH - Panglima Laot (Lembaga Adat Laut) Aceh menyatakan masyarakat nelayan di provinsi paling barat Pulau Sumatera sepakat tidak melaut pada hari-H pencoblosan pemilih umum serentak, Rabu (17/4

  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • Selasa, 09/04/2019 21:15 WIB

    Alhamdulillah, Nelayan Aceh Timur Dilepas Otoritas Thailand

    JAKARTA - Konsulat Indonesia di Songkhla dilaporkan telah membebaskan 11 warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh Timur yang ditahan Aparat Keamanan Thailand karena melakukan pelanggaran batas wilayah.

  • Jumat, 22/02/2019 23:14 WIB

    Legislator Minta Myanmar Bebaskan 23 Nelayan Aceh

    BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Pemerintah Myanmar membebaskan 23 nelayan Aceh yang ditangkap otoritas negara itu pada 6 Februari 2019. "Sec

  • Jumat, 01/02/2019 20:12 WIB

    Gubernur Aceh Larang Anak-anak Jadi Nelayan

    BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah akan membuat skema untuk mencegah anak-anak usia sekolah bekerja termasuk melaut atau nelayan. Mereka yang masih di bawah umur diminta untuk lebih fokus b

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir