120 Personel Brimob Aceh Bertugas ke Papua

Oleh: Redaksi
Selasa, 26/06/2018 13:31 WIB
Dibaca: 36 kali
Foto: ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Sebanyak 120 personel satuan Brimob Polda Aceh dikirim ke Polda Papua untuk mengamankan polsek di wilayah rawan gangguan kelompok bersenjata. Mereka akan bertugas selama enam bulan.

Para personel yang bertugas ke Papua ini dilepas Wakapolda Aceh Brigjen Supriyanto Tarah di Mapolda Aceh, Selasa (26/6/2018). Di Papua, pasukan Brimob ini disebar untuk pengamanan polsek rawan gangguan kelompok kriminal bersenjata di wilayah Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Puncak.  

"Adapun tujuan BKO yang Saudara laksanakan adalah untuk menangani wilayah rawan terhadap gangguan kelompok kriminal bersenjata yang dapat mengancam stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Papua dan menghambat roda pemerintahan dan pembangunan daerah baik perekonomian maupun infrastruktur serta aktivitas masyarakat sehari-hari," kata Supriyanto membacakan amanat Kapolda Aceh Irjen Rio S Djambak.  

Menurutnya, intensitas kerawanan di kedua wilayah di Papua masih sangat tinggi, terutama dari ancaman kelompok kriminal bersenjata. Situasi tersebut harus diwaspadai dan diantisipasi oleh personel yang mendapat tugas BKO.  

"Saudara-saudara nantinya akan melaksanakan tugas operasi selama 6 bulan, khususnya di polsek-polsek dengan tingkat kerawanan tinggi," jelas Yanto.  

Para personel Brimob yang dikirim juga dituntut untuk bisa berkomunikasi dengan semua elemen yang ada di wilayah operasi. Tujuannya untuk menunjang situasi yang tetap aman. 

Sumber: detik.com

T#g:Brimob AcehPolda Aceh
Berita Terkait
  • Senin, 28/05/2018 22:40 WIB

    Polda Aceh Larang Penggunaan Petasan

    BANDA ACEH - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melarang distribusi dan penggunaan petasan dan mercon di wilayah provinsi ujung barat Indonesia tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Misba

  • Kamis, 24/05/2018 20:56 WIB

    Tak Terima Ditetapkan Jadi Tersangka, Wanita di Aceh Gugat Penyidik

    BANDA ACEH - Elvina ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Aceh pada 16 April 2018, terkait dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri. Wanita ini di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir