• Home
  • Olahraga
  • Aceh United Alami Krisis Finansial, Kepemilikan Siap Dilepas

Aceh United Alami Krisis Finansial, Kepemilikan Siap Dilepas

Oleh: Redaksi
Selasa, 15/01/2019 13:25 WIB
Dibaca: 172 kali
Foto: tribunnews.com

BANDA ACEH - Salah satu Klub Liga 2 yang berhasil masuk babak delapan besar musim lalu, Aceh United, tengah mengalami krisis finalsial.

Oleh karena itu, Presiden Aceh United, M Zaini Yusuf berniat ingin melepas kepemilikan klub asal Aceh tersebut. Namun, dia tetap mengarisbawahi bahwa timnya akan dilepas jika pembelinya adalah orang Aceh.

Dilepaskannya Aceh United bukan tanpa sebab. Tim yang telah ia bina sejak dari Liga 3 itu, saat ini mengalami krisis finansial. Untuk menyelamatkan tim yang berjuluk Laskar Iskandar Muda, Zaini berharap ada yang mau mengasuh tim tersebut.

Andai tidak ada orang Aceh yang mau menanggulangi Aceh United, maka terpaksa ia melepaskan ke pihak luar. Keputusan berat itu harus ia ambil, lantaran tidak mungkin mengikuti kompetisi tanpa finansial yang memadai.

"Karena untuk mengarungi Liga 2, butuh finansial minimal empat miliar permusimnya, jadi untuk musim ini saya akan melepasnya. Dan berharap suatu saat ketika semua sudah normal, saya bisa membeli kembali," sebut Zaini kepada Rakyat Aceh, Minggu (13/1).

Ditambahkannya Zaini, ia sangat berharap ada orang Aceh yang peduli terhadap Aceh United. Dalam penilaian, sayang bila dimiliki oleh orang luar, nantinya nama akan berganti. Selain itu, bagaimanapun Aceh United juga bagian dari muruah Aceh itu sendiri.

"Sayang jika dibeli orang luar. Nama klub akan diganti. Jika dimiliki dan dikelola oleh orang Aceh, maka nama Aceh tetap melekat dan masih bisa menjadi wadah untuk pemain Aceh menambah jam terbang. Masyarakat juga bisa menyaksikan pertandingan sepakbola," jelasnya.

Aceh United telah mewarnai jagat persepakbolaan nasional. Tahun 2017 berjuang dari kasta ketiga, menutup kompetisi sebagai juara III. Kemudian berhak promosi ke Liga 2. Di tahun 2018, Aceh United menargetkan diri langsung tembus ke Liga 1.

Sayang, di pertengahan musim sempat terjadi sedikit permasalahan di internal, terutama finansial. Dampaknya, beberapa manajemen dan official harus dirampingkan. Dengan segala cobaan yang terus memberikan ujian, Aceh United terbilang beruntung dan menorehkan prestasi bagus. Langkah Arianto cs, mampu melaju ke babak delapan besar.

Pada musim yang akan berlangsung tahun ini (2019), Aceh United masih bertahan di Liga 2. Beberapa tim yang terdegradasi di wilayah barat meliputi, Persika Karawang, Persik Kendal dan PSIR Rembang. Sedangkan yang masuk Liga 2 karena terdegradasi dari Liga satu yaitu, PSMS Medan dan Sriwijaya FC. 

Sumber: jpnn.com

Tag:aceh unitedklub bangkrutsepakbola
Berita Terkait
  • Jumat, 05/07/2019 21:04 WIB

    Ditolak Banyak Pihak, Ini Komentar Penyelenggara Sepakbola Putri

    BANDA ACEH - Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Aceh meminta maaf kepada masyarakat Aceh yang jika penyelenggaraan kegiatan seleksi pemain sepakbola putri U 17 tingkat Provinsi Aceh dinil

  • Jumat, 05/07/2019 13:37 WIB

    Dema UIN Desak Desak Turnamen Sepakbola Wanita Dibatalkan

    BANDA ACEH - Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengecam perhelatan event sepakbola wanita yang rencananya akan digelar Kemenpora di Aceh. Preside

  • Jumat, 05/07/2019 11:04 WIB

    Gelaran Liga Sepakbola Putri di Lhokseumawe Ditolak Ormas Islam

    LHOKSEUMAWE - Forum Komunikasi Organisasi Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe mengecam penyelenggaraan sepakbola putri Liga Kemenpora beberapa waktu lalu di Lh

  • Senin, 24/06/2019 21:43 WIB

    Selain Persiraja, Klub Liga 2 Ini Dihuni Empat Pemain Aceh

    BANDA ACEH - Kompetisi kasta kedua di Indonesia yakni Liga 2 musim 2019 sudah dimulai. Kali ini hanya ada satu tim wakil tanah Rencong, yakni Persiraja. Tapi, pemain Aceh juga beredar di klub luar dae

  • Minggu, 23/06/2019 13:15 WIB

    TVRI Siarkan Liga Inggris Musim 2019/2020

    JAKARTA - Televisi Republik Indonesia (TVRI) mendapatkan lisensi dari pemegang hak siar Premier League di Indonesia, Mola TV, untuk menyiarkan kompetisi elite itu pada musim 2019-2020. TVRI akan menyi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir