Romantisme Gerakan Mahasiswa

Sabtu, 22/10/2016 08:43 WIB
Dibaca: 492 kali

Oleh: Andy Firdhaus Lancok

Sekitar tahun 2000-an, bersama rekan setengah gila, kami mendirikan Badan Oposisi Mahasiswa Unsyiah (BOM-Unsyiah). Alasannya sederhana;

BOM didirikan akibat adanya ketidakpercayaan terhadap BEM Unsyiah, karena kami menilai Badan Eksekutif Mahasiswa tersebut tidak punya nyali 'mengusir' keberadaan TNI/Polri dalam wilayah kampus.

Kami juga menilai, BEM sebagai perwakilan mahasiswa yang notabenenya Agent of Change kurang peka pada kondisi sosial ekonomi rakyat Aceh, bahkan kurang berteriak pada krisis kemanusian yang terjadi.

Selain alasan di atas, kami juga menuding BEM sama sekali tidak berfungsi sebagai delegasi/perwakilan mahasiswa untuk berjuang agar pihak rektorat tidak mengeksekusi sendiri setiap pengambilan kebijakan. BEM kami anggap 'berselingkuh'.

Kami juga lahir atas kondisi, bahkan kurang pekanya pengurus kampus/pengelola dengan menaikkan SPP tanpa melibatkan mahasiswa sebagai 'korban'. Sementara orang tua mahasiswa hidup dalam keterpurukan ekonomi akibat konflik yang tak kunjung usai.

Lalu, kritik itu kami ketik dalam bentuk pernyataan sikap dan press release. Namun tak berakhir disitu. Sebagai tanggungjawab moral, kami berunjukrasa berhari-hari tanpa takut di DO. Kami diintimidasi oleh orang yang anti perubahan dan khawatir periuknya pecah.

Itu kami lakukan bukan untuk kepentingan pribadi, dan bukan pula berhubungan dengan orang-orang pribadi. Setiap 'pemberontakan' yang kami lakukan adalah urusan dengan masalah sistem dan kelembagaan yang kami anggap tidak berpihak kepada yang seharusnya.

Dan, lagi lagi kami berjuang dalam koridor kemampuan bukan untuk kepentingan pribadi (yudisium, DO, atau nilai), tapi lebih kepada perubahan yang menyeluruh, dan kadang kami pun tak diuntungkan dari apa yang kami lakukan.

Kini, kemerosotan nalar sebagai mahasiwa hanya tinggal di dinding facebook, twitter dan di halaman-halaman media sosial lainnya. Berani menantang dan menguak ketidakbenaran diri sendiri (kampus) hanya saat jemari berada di atas keyboard laptop dan layar smartphone.

Selebihnya hanya menjadi mahasiswa tukang kuliah yang takut dan mati kutu saat berhadapan dengan sistem yang korup dan menindas. Lalu jika pun ada kritikan, dengan malu-malu muncul di permukaan.

Kemudian dalam ke-malu-an itu, keluarlah isi curhatan hati, beberapa bait puisi dan catatan lebay yang terpublis karena keinginan pribadi terhenti. Inilah agen perubahan kini?

*Penulis adalah mantan aktivitis kampus yang kini menetap di Sigli.

T#g:Agen PerubahanAktivis KampusAndy Firdhaus LancokMahasiswa
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Senin, 12/06/2017 21:13 WIB

    148.066 Peserta Lolos SBMPTN 2017

    JAKARTA - Sebanyak 148.066 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa baru. Menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Ting

  • Sabtu, 10/06/2017 16:54 WIB

    Mahasiswa FT Unsyiah Ciptakan Robot Penuntun Korban Bencana

    BANDA ACEH - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh menciptakan robot yang berfungsi sebagai penunjuk jalan bagi tim pencari korban bencana gempa bumi. Robot buatan

  • Kamis, 08/06/2017 23:29 WIB

    Menpora Ajak Mahasiswa Redam Perpecahan di Media Sosial

    JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk memanfaatkan media sosial secara positif. Salah satunya untuk meredam per

  • Sabtu, 13/05/2017 11:43 WIB

    Hayeu, Anak Aceh Ini Ternyata Mahasiswa Berprestasi di IPB

    BOGOR - Bunga-bunga anggrek bermekaran. Bibit-bibit spesies anggrek Nusantara tersemai di pot-pot kecil, sebagian besar mulai tumbuh. Di Green House Institute Pertanian Bogor (IPB), Feryan Fern

  • Kamis, 03/11/2016 15:35 WIB

    Menristekdikti: Tugas Utama Mahasiswa Itu Belajar, Bukan Demo

    BANDUNG - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengingatkan bahwa tugas utama mahasiswa adalah kuliah atau menimba ilmu di kampus bukan demontrasi. &quo

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir