• Home
  • Hukum
  • Terkait Proyek, PN Sigli Hukum Mantan Kadisparbudpora Pidie

Terkait Proyek, PN Sigli Hukum Mantan Kadisparbudpora Pidie

Oleh: Redaksi
Jumat, 05/07/2019 17:51 WIB
Dibaca: 67 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

PIDIE - Pengadilan Negeri Sigli mengabulkan gugatan CV. Aleng Jaya terhadap Bupati Pidie c/q Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pidie terkait tindakan Drs Arifin, mantan Kepala Disparbudpora Pidie, yang melakukan pemutusan kontrak pekerjaan Pantai Pelangi (pekerjaan persiapan, pengadaan 12 unit lampu mercuri tenaga surya, pekerjaan pembuatan pergola, dan pekerjaan pembangunan jalan setapak), 26/SP/DISPORBUDPORA/VII/2017, tanggal 7 Juli 2017, dengan nilai kontrak Rp1.604.806.000.

Pada 6 Desember 2017, mantan Kepala Disparbudpora Drs Arifin mengeluarkan surat pemutusan kontrak Nomor : 556.1/624/2017 yang disampaikan kepada Direktur CV. Aleng Jaya. Lalu,

pada 27 Desember 2017, CV Aleng Jaya mengajukan permohonan pembayaran 100 persen pada pelaksanaan Pembangunan Kawasan Pantai Pelangi (DAK) dan ditanggapi mantan Kadisparbudpora Drs Arifin kekurangan pembayaran tersebut akan dibayarkan 100 persen setelah diluncurkan pada 2018. Namun, hingga memasuki tahun anggaran 2018, sisa harga kontrak proyek tersebut tidak juga dibayarkan.

Majelis hakim PN Sigli menghukum Tergugat untuk membayar sisa harga kontrak Pembangunan Kawasan Pantai Pelangi (DAK) Sigli kepada CV. Aleng Jaya sebesar Rp 495.925.173.

Kepala Dinas Disparbudpora Pidie Apriadi SSos mengatakan, putusan Pengadian Negeri Sigli 13/Pdt.G/2018/PN Sgi tertanggal 12 Maret 2019 telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dan kedua pihak tidak mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi.

“Untuk pembayaran sedang kita tunggu hasil audit dari Inspektorat. Akan dihitung secara keseluruhan terlebih dahulu untuk memastikan bahwa pekerjaan telah dikerjakan 100 persen,” kata Apriadi, Jumat, 5 Juli 2019. 

Sumber: sinarpidie.co

Tag:kadispora pidiePidieproyekputusan pengadilan
Berita Terkait
  • Sabtu, 06/07/2019 20:47 WIB

    Pemkab Pidie Diminta Tak Lindungi Oknum Pemalsu Stempel Gubernur

    PIDIE - Pemerintah Kabupaten Pidie diminta menyampaikan hasil investigasi internal kepada publik, serta tidak berupaya melindungi oknum pelaku pemalsuan stempel Gubenur Aceh. ”Menyangkut penggu

  • Kamis, 04/07/2019 20:20 WIB

    Produksi Garam di Pidie Lebih Maksimal dengan Sistem Tunnel

    PIDIE - Peralihan proses pengolahan garam dari sistem tradisional ke proses yang lebih inovatif seperti sistem tunnel mampu menghasilkan produksi garam dengan kuantitas dan kualitas lebih baik. Hal

  • Rabu, 03/07/2019 18:33 WIB

    Plt Gubernur Ragu Arena MTQ di Sigli Bisa Digunakan Tepat Waktu

    PIDIE - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, khawatir pembangunan arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh ke 35, di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, tidak bisa selesai tepat waktu. &ldq

  • Minggu, 30/06/2019 14:26 WIB

    8 Warga China Diduga Lakukan Survei tanpa Izin di Hutan Lindung Pidie

    PIDIE - Delapan Warga Negara Asing (WNA) asal China, yang terdiri dari 6 pria dan 2 perempuan, pekan lalu melakukan aktivitas selama delapan hari di kawasan Hutan lindung Geupo, Kecamatan Mane, Pidie.

  • Sabtu, 29/06/2019 09:16 WIB

    Proyek PLTA di Subulussalam Menuai Protes

    SUBULUSSALAM - Sejumlah tokoh dan penggiat lingkungan di Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, menolak rencana pembangunan mega proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang akan dibangun di Sungai Lae

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir