• Home
  • Hukum
  • Tak Terima Ditetapkan Jadi Tersangka, Wanita di Aceh Gugat Penyidik

Tak Terima Ditetapkan Jadi Tersangka, Wanita di Aceh Gugat Penyidik

Oleh: Redaksi
Kamis, 24/05/2018 20:56 WIB
Dibaca: 181 kali
Foto: Ilustrasi/pixabay.comn

BANDA ACEH - Elvina ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Aceh pada 16 April 2018, terkait dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri. Wanita ini dilaporkan mantan suaminya, Tarmizi Hasan, berawal dari kasus perceraian yang berujung pada perebutan hak asuh anak.

Elvina ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Aceh pada 16 April 2018, terkait dugaan kekerasan terhadap anak dibawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri. Wanita ini dilaporkan mantan suaminya, Tarmizi Hasan, Keduanya resmi bercerai dan sedang dalam proses penentuan hak asuh anak.

Tak terima atas penetapannya sebagai tersangka, Elvina kemudian menggugat penyidik Polda Aceh.

Kuasa hukum Elvina, Herni Hidayati, mengatakan, penetapan tersangka terhadap kliennya tidak memenuhi alat bukti yang cukup.

“Tetapi yang dimiliki penyidik Polda Aceh belum cukup menjerat Bu Elvina sebagai tersangka. Kasus ini seperti hasil rekayasa,” kata Hemi di PN Banda Aceh. 

Dia juga melihat adanya kejanggalan sebelum menetapkan Elvina sebagai tersangka. Menurut Hemi, kliennya tak pernah dipanggil sebagai saksi terlapor. Selain itu, surat pemanggilan yang ditujukan ke Elvina dikirim ke alamat yang salah.

“Jadi kita keberatan karena di dalam pemeriksaan ini terlapor ternyata tidak sesuai prosedur. Di mana di antara pemanggilan pertama dan kedua ternyata di alamat yang salah bukan alamat domisili hukum sesungguhnya si terlapor,” katanya.

“Selain itu, kita tidak tahu persis atas dasar hukum apa yang membuat penyidik itu menetapkan sebagai tersangka. Dan kami menilai ada malprosedur di sini, serta berpikir bahwa penetapan tersangka terhadap klien kami cacat hukum,” pungkasnya.

Sidang praperadilan yang digelar Kamis (24/5/2018) ini harus ditunda karena pihak tergugat tidak hadir. Sidang dengan agenda pemeriksaan berkas itu aja dilanjutkan kembali pada 28 Juni mendatang.

Sumber: kumparan.com

Tag:Banda AcehPolda AcehPraperadilan
Berita Terkait
  • Rabu, 17/04/2019 15:12 WIB

    4 Pria di Punge Jurong Kedapatan Bawa Undangan Mencoblos Orang Lain

    BANDA ACEH - Empat pria diamankan petugas di TPS Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh karena membawa undangan orang lain saat hendak mencoblos. Mereka diamankan ketika memperlihatkan KTP namun

  • Sabtu, 06/04/2019 20:41 WIB

    11 Tahun Terkatung-katung, Kontraktor Gedung Mapolda Aceh Tagih Sisa Pembayaran

    JAKARTA - Bangunan Mapolda Aceh merupakan salah satu markas polisi termegah di Tanah Air. Sayangnya, hingga kini proses berdirinya markas polisi tersebut masih menyisakan persoalan. PT Elva Primandi

  • Jumat, 22/03/2019 22:34 WIB

    Kapolda: Aceh Aman Jelang Pemilu

    BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak menegaskan, situasi Aceh aman menjelang pemungutan suara Pemilu 2019 yang digelar serentak antara pemilu anggota legislatif dengan pemilihan presiden

  • Kamis, 14/03/2019 20:17 WIB

    Stasiun Karantina Aceh Musnahkan Ikan Aligator

    BANDA ACEH  - Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Aceh memusnahkan ikan aligator gar atau biasa disebut ikan buaya karena merupakan ikan berbahaya dan bukan asli

  • Rabu, 27/02/2019 19:52 WIB

    Imigrasi Banda Aceh Sidak Pekerja Asing di Perusahaan Semen

    BANDA ACEH - Tim pengawasan orang asing Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Solusi Bangun Andalas (sebelumnya PT Lafarge Cement Indonesia) Lhoknga, Aceh Be

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir