• Home
  • Hukum
  • Nakhoda Asal Rusia Dijeblos ke Penjara Sabang

Nakhoda Asal Rusia Dijeblos ke Penjara Sabang

Oleh: Redaksi
Rabu, 08/08/2018 19:32 WIB
Dibaca: 1.468 kali
Foto: ilustrasi/google.com

SABANG - Nakhoda Kapal FV STS-50, Matveev Aleksandr (56) warga negara Rusia dijebloskan ke penjara di Rumah Tahanan (Rutan) Sabang, selama empat bulan karena tidak sanggup membayar denda sebesar Rp200 juta.

"Hari ini direncanakan eksekusi penjara Nakhoda Kapal STS-50, Matveev Aleksandr (56) warga negara Rusia sesuai putusan Pengadilan Negeri Sabang," kata Kasi Pidana Umum (Pidum), Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang, Muhammad Rizza di Sabang, Rabu (8/8/2018). 

Rizza menjelaskan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sabang telah menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa, Matveev Aleksandr dengan pidana denda sebesar Rp200 juta, dan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan. 

"Sekarang sedang persiapan berkas administrasinya dan terdakwa akan segera dieksekusi hukuman penjara selama empat bulan karena tidak membayar denda Rp200 juta," katanya lagi. 

Pengadilan Negeri (PN) Sabang yang mengadili perkara Nomor: 17/Pid.Sus/2018/PN Sab, di ruang sidang PN setempat pada, Kamis (2/8/2018) menjatuhkan hukuman pidana denda kepada Nakhoda Kapal STS-50, Matveev Aleksandr (56) warga negara Rusia sebesar Rp200 juta. 

Hakim Ketua Zulfikar SH, MH saat membacakan amar putusan menyatakan, terdakwa Matveev Aleksandr terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perikanan selama berada di wilayah perikanan Republik Indonesia. 

Dikatakan, apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka akan diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan. 

Hakim menegaskan, Matveev Aleksandr telah mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera asing yang tidak memiliki izin penangkapan selama berada di wilayah perikanan Republik Indonesia. 

"Barang bukti berupa satu unit Kapal FV STS-50, peralatan kapal alat GPS beserta perlengkapannya, 150 buah alat tangkap bubu, alat tangkap jaring gill net 600 buah siap pakai dirampas untuk negara," katanya. 

Kemudian, PN Sabang juga membebani terdakwa Matveev Aleksandr untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5.000. 

Kapal STS-50 dan IMO 8514772 buronan Interpol bersama 30 ABK-nya ditangkap Kapal Angkatan Laut (KAL) Simeulue dibawah koordinasi TNI-AL Lanal Sabang, Provinsi Aceh di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, Jumat (6/4). 

Kemudian kapal tersebut serta ABK-nya yang berjumlah 30 orang, termasuk 20 di antaranya warga Indonesia (WNI) dan delapan orang warga Negara Rusia, dua orang warga Negara Ukraina digiring ke Dermaga Pangkalan TNI AL Sabang.

Sumber: Antara

Tag:kapal ilegalnakhoda rusiaperkara hukumSabang
Berita Terkait
  • Sabtu, 21/03/2020 22:31 WIB

    Satu PDP Corona dari Sabang Dirujuk ke RSU Zainoel Abidin

    SABANG - Seorang warga Kota Sabang yang masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Kota Banda Aceh guna penanganan medis l

  • Jumat, 06/03/2020 17:41 WIB

    Imbas Virus Corona, Sabang Marine Festival 2020 Ditunda

    SABANG - Event Sabang Marine Festival (SMF) 2020 yang rencananya bakal digelar pertengahan Maret mendatang diputuskan bakal ditunda. Panitia sudah menyampaikan kabar penundaan tersebut ke peserta dari

  • Selasa, 05/11/2019 15:26 WIB

    Perusahaan Diving Dituding Rusak Terumbu Karang di Sabang

    SABANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Sabang mengancam akan mencabut izin PT. Monster Scuba Diving Centre jika terbukti merusak terumbu karang. Perusahaan ini dituding merusak lingkungan saat pembersihan

  • Minggu, 13/10/2019 14:22 WIB

    Sabang Fokus Pengembangan Pariwisata Fisik dan Non Fisik

    SABANG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Sabang menyatakan pengembangan pariwisata di Sabang ke depan ini akan fokus pada pembangunan fisik dan non fisik, dalam upaya memberi pelayana

  • Rabu, 31/07/2019 10:56 WIB

    Tingkatkan Kompetensi Kepariwisataan, Guru di Sabang Ikuti Pelatihan SDM

    SABANG - Puluhan guru dari sejumlah sekolah di Kota Sabang mengikuti pelatihan kompetensi kepariwisataan. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh ini berlangsung di N

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir