• Home
  • Hukum
  • Menristekdikti: Jika Ada Dosen yang Terlibat Radikalisme Harus Mengundurkan Diri

Menristekdikti: Jika Ada Dosen yang Terlibat Radikalisme Harus Mengundurkan Diri

Oleh: Redaksi
Jumat, 18/05/2018 22:10 WIB
Dibaca: 89 kali
Foto: okezone.com

CIREBON - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menegaskan, dunia pendidikan tinggi tidak boleh terjadi paham radikalisme dan intoleransi. Jika ada civitas akademi yang terlibat sebaiknya mengundurkan diri.

"Kami sudah mengundang dosen seluruh Indonesia untuk mengawasi kegiatan- kegiatan dalam kampus," tegas Nasir saat kunjungan kerja di Cirebon, Jumat (18/5/2018).

Nasir mengatakan jika terdapat dosen yang terlibat, dia harus memilih apakah dia ingin mengikuti undang- undang dasar negara, dasar negara dan Pancasila atau tidak. Jika tidak konsekuensinya dia harus mundur dari profesinya.

"Kami terus melakukan pengawasan di seluruh perguruan tinggi di Indonesia agar paham radikalisme dan intoleransi ini tidak berada di lingkungan perguruan tinggi," katanya.

Dia sudah memberikan rambu-rambu kepada seluruh perguruan tinggi terkait paham radikalisme dan intoleransi, contohnya jika perguruan tinggi tidak menanamkan undang-undang dasar dan NKRI itu sudah ada indikasi radikalisme dan intoleransi.

"Mari bersama-sama menjauhkan diri dari radikalisme dan intoleransi dan jika ada pelanggaran kami akan tindak," pungkasnya.

Sumber: okezone.com

Tag:DosenKemenristek DiktiRadikalisme
Berita Terkait
  • Rabu, 06/06/2018 10:01 WIB

    Kemristekdikti akan Awasi Nomor HP dan Akun Medsos Mahasiswa

    JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengungkapkan, akan melakukan monitoring kepada para dosen dan mahasiswa menyusul maraknya temuan radikalisme d

  • Minggu, 20/05/2018 23:23 WIB

    Menkominfo: 9.500 Situs Sebar Radikalisme Segera Diblokir

    BATANG - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan bahwa sekitar 9.500 situs yang menyebarkan radikalisme sedang dalam proses verifikasi untuk diblokir. Sebelumnya, Kemekom

  • Jumat, 18/05/2018 22:45 WIB

    Seluruh Pemangku Kebijakan di Daerah Harus Siaga dan Waspada

    JAKARTA - Usai bertemu dengan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sempat ditanya para wartawan tentang surat edaran tentang kesiapsiagaan yang

  • Jumat, 18/05/2018 21:45 WIB

    Uni Eropa Kucurkan Dana Rp12,2 Miliar untuk Proyek Pendidikan di Indonesia

    JAKARTA - Uni Eropa menggelontorkan dana sebesar Rp12,2 miliar atau 749.869 Euro yang diperuntukkan untuk proyek pendidikan inklusif di Tanah Air."Proyek tersebut akan meningkatkan standar kualit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir