• Home
  • Hukum
  • Mantan Kadis di Bener Meriah Jadi Tersangka Korupsi Rp16,5 Miliar

Mantan Kadis di Bener Meriah Jadi Tersangka Korupsi Rp16,5 Miliar

Oleh: Redaksi
Rabu, 09/10/2019 13:47 WIB
Dibaca: 41 kali
Foto: Antara

BANDA ACEH - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menetapkan mantan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bener Meriah berinisial AR ditetapkan sebagai tersangka dengan kerugian negara Rp16,5 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono di Banda Aceh, mengatakan, tersangka AR diduga terlibat korupsi pengadaan penangkap hama tanaman kopi.

"Pengadaan penangkap hama tanaman kopi ini dibiayai APBN 2015 dengan anggaran Rp48,150 miliar. Hasil audit terhadap kerugian negara proyek ini mencapai Rp16,5 miliar," kata Kombes Pol Ery Apriyono.

Didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Pol T Saladin, Kombes Pol Ery Apriyono menyebutkan, tersangka AR merupakan kuasa pengguna anggaran (KPA) proyek tersebut.

Selain AR, penyidik juga menetapkan pejabat pembuat komitmen (PPK) berinisial T, kontraktor atau rekanan berinisial MU, serta TJ, selaku rekanan yang menerima subkontrak pekerjaan pengadaan penangkap hama tanaman kopi.

Perwira menengah Polri itu menyebutkan, proyekb tersebut dilaksanakan PT Jaya Perkara Grup. Modus dugaan korupsi dilakukan dengan menggelembung harga alat penangkap hama kopi hingga dua kali lipat.

"Penyelidikan kasus korupsi ini lebih dari dua tahun, mulai 2016 hingga September 2018. Dan kasus ini ditingkatkan ke penyidikan sejak 3 September 2018," papar Kombes Pol Ery Apriyono.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Pol T Saladin menambahkan, dalam kasus ini penyidik sudah memeriksa 50 saksi, dua di antaranya saksi ahli dari BPKP dan lembaga lelang pemerintah.

"Ke empat tersangka tidak ditahan karena kooperatif. Penyidik juga menyita barang bukti nilai mencapai Rp4,3 miliar. Terdiri uang tunai Rp2,3 juta dan dua bidang tanah dengan harga perkiraan Rp2 miliar," kata Kombes Pol T Saladin.

Sumber: Antara

Tag:Bener MeriahKorupsimantan kepala dinas
Berita Terkait
  • Rabu, 02/10/2019 19:12 WIB

    Pelaku Wisata Malaysia dan Brunei Famtrip ke Dataran Tinggi Gayo

    BANDA ACEH - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadis Budpar) Aceh, Jamaluddin menyatakan pelaku wisata dari Malaysia dan Brunei Darussalam akan menikmati pesona wisata di dataran tinggi Gayo. "

  • Selasa, 01/10/2019 16:25 WIB

    BNN Tembak Mati Bandar Sabu di Bener Meriah

    BANDA ACEH - Seorang bandar sabu di Aceh tewas ditembak petugas BNN Provinsi Aceh karena melawan saat ditangkap. Tersangka Ridwan Ilyas Jamil diketahui sebagai pemasok 35 Kilogram untuk dua tersangka

  • Jumat, 27/09/2019 19:51 WIB

    Mahasiswa FKG Unsyiah Gelar Bakti Sosial di Bener Meriah

    BENER MERIAH - Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unsyiah Banda Aceh menggelar kegiatan bakti sosial penyuluhan sekaligus pengobatan gigi dan mulut gratis terhadap anak dan masyarakat di Kabupat

  • Selasa, 17/09/2019 16:38 WIB

    Penerima PKH di Bener Meriah Berkurang Signifikan

    BENER MERIAH - Jumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bener Meriah disebutkan berkurang signifikan mencapai angka 1.490 keluarga hingga Agustus 2019. Koordinator PKH Kabu

  • Kamis, 05/09/2019 16:45 WIB

    Mantan Walkot Sabang Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan

    BANDA ACEH - Mantan Wali Kota Sabang Zulkifli Adam ditahan penyidik Kejati Aceh karena diduga melakukan korupsi pembebasan lahan untuk pembangunan rumah guru. Dalam kasus ini, kerugian negara mencapai

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir