• Home
  • Hukum
  • KPK Panggil PT Tuah Sejati sebagai Tersangka Korporasi

KPK Panggil PT Tuah Sejati sebagai Tersangka Korporasi

Oleh: Redaksi
Senin, 21/05/2018 20:33 WIB
Dibaca: 208 kali
Foto: kumparan.com
<p><br></p>

JAKARTA - Penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap PT Tuah Sejati. Korporasi itu akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait kasus korupsi proyek pembangunan Dermaga Sabang tahun anggaran 2006-2010.

"PT TS (PT Tuah Sejati) akan diperiksa sebagai tersangka korporasi dalam kasus korupsi Dermaga Sabang," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah, Senin (21/5/2018).

PT Tuah Sejati menjadi salah satu korporasi yang menjadi tersangka KPK. Pemeriksaan PT Tuah Sejati sebagai tersangka nantinya akan diwakili oleh direksi dari korporasi tersebut.

"Yang dipanggil sebagai tersangka adalah korporasinya. Mengacu pada Perma 13/2016 tentu yang wajib datang adalah direksi saat ini atau pihak lain sesuai perma tersebut," kata Febri.

Dalam kasus ini, PT Tuah Sejati ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan PT Nindya Karya. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari penyidikan yang dilakukan KPK sebelumnya.

KPK sebelumnya sudah menjerat mantan Kepala PT Nindya Karya cabang Sumatera Utara dan Aceh, Heru Sulaksono, terkait kasus ini. Heru sudah divonis bersalah dan dihukum pada tahun 2014 silam.

PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati melalui Heru Sulaksono diduga telah melakukan korupsi dalam proyek pembangunan dermaga pada kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas Sabang yang dibiayai APBN Tahun Anggaran 2006-2011. Total nilai proyeknya adalah sebesar Rp 793 miliar.

Kedua perusahaan diduga mendapat keuntungan dari perbuatan tersebut. PT Nindya Karya diduga mendapat Rp 44,68 miliar, sementara PT Tuah Sejati diduga menerima Rp 49,9 miliar.

Korporasi itu disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sumber: kumparan.com

Tag:KPKKorupsi Dermaga SabangPT Tuah Sejati
Berita Terkait
  • Senin, 08/04/2019 22:41 WIB

    Akhirnya Irwandi Yusuf Divonis 7 Tahun Penjara

    JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Irwandi dinyatakan hakim bersalah menerima suap dan gratifikasi. "Menyatakan te

  • Senin, 11/03/2019 23:18 WIB

    Mantan Kepala BAIS Ungkap Peran Irwandi Yusuf di Perjanjian Helsinki

    JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B Ponto mengungkapkan upaya bekas Koordinator Juru Runding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Irwandi Yusuf saat me

  • Senin, 04/03/2019 19:49 WIB

    Sebelum Ditangkap, Irwandi Yusuf Sempat Surati KPK Tawarkan Kerja Sama

    JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf ternyata menyurati KPK tiga bulan sebelum dirinya terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Surat tersebut berisi ajakan kerja sama Pemprov Aceh den

  • Selasa, 15/01/2019 08:05 WIB

    Gula Darah Naik, Irwandi Yusuf Minta Fasilitas Penyimpanan Obat ke KPK

    JAKARTA - Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf mengeluh sakit ketika hendak menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/1/2019). Sidang seharusnya dimulai sejak pagi tadi. Namu

  • Kamis, 06/09/2018 14:32 WIB

    KPK Sita 'Duit Jajan' Rp 39 Juta yang Dikembalikan Irwandi Yusuf

    JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf pernah melaporkan Rp 39 juta sebagai gratifikasi di dalam rekeningnya. KPK kemudian menyita uang itu tetapi tidak memprosesnya sebagai gratifikasi, kenap

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir