• Home
  • Hukum
  • Ibu Ditahan, 3 Bayi Kembar Ikut Menginap di Penjara Bireuen

Ibu Ditahan, 3 Bayi Kembar Ikut Menginap di Penjara Bireuen

Oleh: Redaksi
Senin, 17/12/2018 10:57 WIB
Foto: detik.com

BIREUEN - Magfirah binti Zakirsyah (27) ditahan di Rutan Bireuen, Aceh. Mirisnya, tiga bayi kembarnya yang masih berusia tiga bulan ikut menginap di penjara.

Kasus bermula saat Magfirah dilaporkan oleh sejumlah korban ke Mapolres Bireuen beberapa waktu lalu terkait kasus dugaan calo CPNS tahun 2016. Kasus itu bergulir dan dia ditetapkan sebagai tersangka.

Di tengah kasus yang menjeratnya, Magfirah melahirkan bayi kembar tiga di Rumah Sakit Zubir Mahmud, Idi, Aceh Timur, pada Rabu, 29 Agustus lalu.

Lima hari setelah melahirkan, warga Peureulak, Aceh Timur, Aceh, ini dijemput polisi dan dijebloskan ke sel Mapolres Bireun. Dia kemudian ditahan di Rutan Bireuen sejak 16 November. Tiga bayi kembarnya yang masih menyusui pun harus dibawanya mendekam di balik jeruji besi.

Ketiga bayi kembar pasangan Magfirah dan Jafadli itu adalah Muhammad Furqan serta dua bayi perempuan bernama Jihan Faiha dan Jihan Farahah. Jafadli kerap mengunjungi buah hatinya yang kini terpisah darinya.

Kabar soal tiga bayi menginap di penjara bikin heboh. Dinas Sosial Aceh turun tangan dan memberikan sejumlah bantuan berupa perlengkapan bayi.

"Kendati harus tinggal dalam penjara, ketiga bayi tersebut dapat tumbuh sehat dan tidak berada di lingkungan yang dapat berbahaya bagi pertumbuhan dan perkembangannya," kata Sekretaris Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah, Senin (17/12/2018).

"Kita turut prihatin dengan kondisi ketiga bayi kembar tersebut. Harapannya, ketiga anak tersebut terpenuhi kebutuhan gizi dan nutrisinya selamat berada dalam Rutan bersama ibunya, sama seperti bayi lainnya di luar sana," jelasnya.

Sumber: detik.com

Tag:3 bayi kembar ikut di penjaraBireuenperadilan sesat
Berita Terkait
  • Selasa, 07/07/2020 21:02 WIB

    Kasus Positif Covid-19 Muncul di Bireuen

    BANDA ACEH - Pandemi penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang disebabkan virus corona belum berakhir, untuk itu masyarakat diminta tetap menjalankan protokol kesehatan. Kasus terbaru Covid-19

  • Jumat, 03/07/2020 19:51 WIB

    Penggiat Lingkungan Hidup Minta Balai Besar TNGL Pindah ke Aceh

    BIREUEN - Aceh Green Conservation (AGC) mendukung penuh upaya anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ir H TA Khalid MM yang meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar pen

  • Rabu, 01/07/2020 19:20 WIB

    Jingki Ie, Produk BUMG di Bireuen untuk Pengairan Sawah Tadah Hujan

    BANDA ACEH - Aceh memiliki lahan pertanian yang luas, namun ada yang masih mengandalkan hujan sebagai sumber airnya. Akibatnya, pada musim kemarau panjang bisa gagal panen. Hal ini disampaikan Kepa

  • Rabu, 01/07/2020 18:41 WIB

    Pemerintah Aceh Pulangkan Jenazah Pemuda Asal Bireuen yang Meninggal di Banten

    BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Badan Perhubungan Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan jenazah Adnan Iskandar (22) tahun yang meninggal dunia akibat terseret ombak di laut Anyer, Bante

  • Selasa, 23/06/2020 18:29 WIB

    Mukhlis Takabeya Luncurkan Buku Biografi

    BIREUEN - Politikus Partai Golkar Kabupaten Bireuen Mukhlis Takabeya, meluncurkan buku biografi 'Petarung Dari Selatan' di ACC Ampon Chiek Peusangan, Universitas Almuslim, Matangglumpangdua,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir