• Home
  • Hukum
  • Akademisi Aceh: Jika Mau Poligami, Menikahlah dengan Janda

Akademisi Aceh: Jika Mau Poligami, Menikahlah dengan Janda

Oleh: Redaksi
Rabu, 10/07/2019 20:13 WIB
Dibaca: 188 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Praktik poligami sudah hadir sebelum Islam, praktik ini liar di masa jahiliyah di mana lelaki bisa menikah tanpa batas dan tanpa aturan yang membatasinya. Islam datang memberi batasan dan mengatur praktik ini agar maslahat bagi kehidupan berkeluarga.

"Bukan anjuran, tapi ayat ini sebenarnya mencela praktik poligami tanpa batas. Maka Islam membatasi, bunyi ayat sebenarnya bukan anjuran tetapi mengatur membatasi,” kata Dr Agustin Hanafi, Tim Ahli Penyusun Qanun Hukum Keluarga, Selasa (10/7/2019) dalam acara diskusi publik bertajuk "Wacana Pembentukan Qanun Poligami di Aceh, Apakah Sudah Tepat?."

Diksusi bertempat di Café Rumoh Aceh UIN Ar-Raniry itu, menghadirkan Wakil Ketua Komisi VII DPRA, Musannif, Ketua Prodi PMI Dr Rasyidah, MA, dan Ketua MISPI Aceh Syarifah Rahmatillah, SH, MH.

Agustin mengatakan, praktik poligami masa jahiliyah sama sekali tidak ada batas keadilan, artinya perempuan sangat dirugikan.

Ia pun menegaskan, jika kaum lelaki ingin poligami dan berlindung di balik Sunnah Rasul, maka haruslah sesuai dengan apa yang Rasulallah Saw lakukan.

“Rasul itu monogami, hanya satu istri selama 25 tahun. Kemudian berpoligami 8 tahun. Kalau dianggap sunnah kenapa tidak mengambil waktu yang terpanjang itu yaitu monogami. Saat ia berpoligami semua istri beliau adalah janda berumur di atas 40 tahun, hanya Aisyah yang gadis. Rasul menikah para janda di mana suami mereka syahid di medan perang. Derajat janda pun terangkat saat dinikahi Rasul,” katanya.

Ia menegaskan, poligami buka sunnah. Jikalau mau bersunnah, kata Agustin, maka nikahlah kembali dengan para janda dengan umur 40 tahun ke atas.

Ketua Panitia Diskusi, Gamal Achyar mengatakan, diskusi ini bagian dari respon akademik di lingkungan UIN Ar-Raniry terhadap isu yang sedang heboh saat ini di Aceh.

Ia juga mengatakan, ini bagian dari mengenalkan Pusat Klinik Hukum Fakultas Syariah.  Ia mengatakan, diskusi ini juga mengulas utus soal Qanun Hukum Keluarga yang sedang dibahas saat ini di DPRA. 

"Masalah poligami adalah 1 dari 200 pasal yang sedang dibahas. Qanun ini dilatarbelakangi banyaknya kasus nikah siri yang bermasalah di masyarakat Aceh," jelas Gamal Achyar.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPRA, Musannif mengatakan, isu Qanun Poligami menjadi viral dalam dua pekan terakhir di Aceh.  Menurutnya, jika bicara syariat sering menjadi isu sensitif dan seksi di Aceh. 

“Media sensitif jika bahas ini dan kita belum sama sekali mendapat koreksi dari draf qanun yang sudah dikonsultasikan ke kementerian agama,” ujarnya.

Musannif juga menyayangkan beberapa lembaga latas merespon pembahasan qanun keluarga yang menurutnya banyak pasal lain yang melindungi keluarga di Aceh.

"Mereka baca judulnya saja dan kasar merespon ini, padahal Qanun Keluarga hadir melindungi masa depan keluarga di Aceh," katanya.

Sumber: Antara

Tag:akademisi acehpoligamiqanum poligamisyariat islam
Berita Terkait
  • Sabtu, 14/09/2019 12:32 WIB

    Dahsyat, Pelaku Poligami di Aceh Barat Punya 7 Istri

    ACEH BARAT - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Teungku Safrizal menegaskan pelaku poligami yang menikahi isteri sah orang lain yang terjadi di Desa Pasi Teung

  • Jumat, 06/09/2019 20:30 WIB

    Tahun 2020, Seluruh Perbankan di Aceh Terapkan Sistem Syariah

    ACEH BARAT - Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh, Aminullah Usman mengharapkan agar seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Aceh dapat mensosialisasikan secara masif qanun terbaru

  • Selasa, 16/07/2019 16:37 WIB

    Partai Aceh Laporkan Denni Siregar ke Mabes Polri

    BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) melaporkan Denni Siregar ke Bareskrim Mabes Polri di Jakarta, karena yang bersangkutan dinilai telah melanggar Undang Undang tentang Informasi, Tr

  • Sabtu, 06/07/2019 22:05 WIB

    Ini Kata Anggota DPRA Soal Pro Kontra Legalisasi Poligami

    BANDA ACEH - Pro dan kontra bergulir usai DPRA menjelaskan ketentuan poligami dalam Rancangan Qanun Hukum Keluarga yang digodok Komisi VII DPRA. Wakil Ketua Komisi VII, Musannif kepada wartawan, Sabt

  • Sabtu, 06/07/2019 13:28 WIB

    Marak Nikah Siri, Aceh akan Legalkan Poligami

    BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tengah menggodok qanun tentang hukum keluarga. Salah satu babnya mengatur poligami yang membolehkan laki-laki menikahi empat perempuan. Qanun tentang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir