• Home
  • EKONOMI
  • Saham Starbucks Turun, Analis: Dampak Boikot

Saham Starbucks Turun, Analis: Dampak Boikot

Oleh: Redaksi
Jumat, 07/07/2017 19:18 WIB
Dibaca: 74 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

JAKARTA - Saham PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) terus melemah selama seminggu terakhir. MAPB merupakan pemegang lisensi waralaba Starbucks di Indonesia.

Saham MAPB telah melemah sejak pemberitaan CEO Starbucks Howard Schultz yang kembali menyatakan dukungan kepada pernikahan sejenis. Bahkan pada Rabu, (5/7/2017), sempat mencapai titik terendah di 2550.

Sebelumnya pada Senin, (3/7/2017), saham MAPB senilai 3150 lalu turun 360 poin menjadi 2790 pada Selasa, (4/7/2017). Hari ini pun sempat menyentuh level terendah di 2590. Meski begitu menjelang penutupan, saham MAPB mulai menanjak ke zona hijau. Kemudian ditutup menguat 120 poin dari posisi pembukaan awal senilai 2690 menjadi 2810.

Analis Binaartha Securities Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, pelemahan saham MAPB yang terjadi akhir-akhir ini merupakan dampak dari pemboikotan Starbucks yang dilakukan oleh sebagian masyarakat. "Saya percaya aksi pemboikotan yang dilakukan sebagai bentuk protes atas sikap gerai kopi internasional tersebut mendukung hak-hak dan kebebasan kaum gay," ujarnya Jumat, (7/7/2017).

Hal itu, kata Nafan, memberikan sentimen terhadap saham MAPB. Pasalnya sebagian masyarakat pun sudah enggan datang ke Starbucks.

"Berdasarkan pengalaman, biasanya ketika harga penawaran saham (IPO) menguat signifikan, pasti akan dibarengi oleh aksi profit taking. Dengan demikian, harga sahamnya mengalami koreksi sehat," tambahnya.

Sumber: republika.co.id

T#g:Boikot StarbucksLGBTSaham Starbucks
Berita Terkait
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir