• Home
  • Ekonomi
  • Produksi Garam di Pidie Lebih Maksimal dengan Sistem Tunnel

Produksi Garam di Pidie Lebih Maksimal dengan Sistem Tunnel

Oleh: Redaksi
Kamis, 04/07/2019 20:20 WIB
Foto: Ilustrasi/google.com

PIDIE - Peralihan proses pengolahan garam dari sistem tradisional ke proses yang lebih inovatif seperti sistem tunnel mampu menghasilkan produksi garam dengan kuantitas dan kualitas lebih baik.

Hal tersebut dikemukakan Asisten Deputi Bidang Sumber Daya Mineral, Energi, dan Nonkonvensional Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Amalyos, saat melakukan studi banding di lahan pergaraman di Kabupaten Pidie, Rabu (3/7/2019).

Di kawasan tersebut diketahui sebagian petani garam sudah mulai melakukan transformasi sistem pengolahan garam dari proses tradisional ke sistem tunnel.

“Di lokasi pengelolaan garam kabupaten Pidie ini, rakyat sudah mulai menerapkan inovasi produksi garam dengan sistem tunnel, yang dikelola masyarakat baik perorangan maupun kelompok dalam bentuk koperasi,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Amalyos menjelaskan, proses pembuatan garam pada sistem tunnel dilakukan secara tertutup mulai proses air baku dari laut menjadi air tua dan berakhir di meja kristalisasi yang akan menghasilkan garam dengan kualitas yang lebih baik, putih dan bersih.

“Selain itu, sistem tunnel ini akan menghasilkan produksi garam yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem garam rebus. Bisa 10-12 kali lipat,” tegasnya.

Dia menilai petambak garam di Pidie mulai welcome dengan sistem ini, sehingga nantinya akan lebih cepat diadopsi oleh petambak garam di kabupaten lainnya. Selain itu, ungkapnya, pasar dan demand-nya juga mendukung sehingga ke depan bisa didorong lagi pengembangannya di 6-8 kabupaten lainnya yang potensial untuk dikembangkan sebagai sentra produksi garam.

"Diharapkan dengan inovasi sistem tunnel ini dapat berkontribusi positif bagi pembangunan dan penggembangan komoditas pergaraman nasional,” tegasnya.

Selain itu, Amalyos juga melihat adanya potensi eduwisata di kawasan tambak garam Pidie ini. Pada lokasi pergaraman dengan sistem rebus dan sistem tunnel ini dapat dijadikan sebagai wahana edukasi bagi para pelajar, dimana para pelajar/siswa bisa mempelajari cara pembuatan garam baik secara konvensional maupun dengan cara yang lebih modern dan inovatif.

“Ini bisa dijadikan sebagai wahana eduwisata untuk anak sekolah dari SD sampai SMA, untuk menambah pengetahuan bagaimana proses pembuatan garam. Nantinya kita akan mencoba memfasilitasi pelaksanaannya, dengan membawa mereka semua ke sini, dan petambak garamnya selaku narasumber kita minta memberikan penjelasan kepada pelajar/siswa tersebut tentang proses pembuatan garam konsumsi/meja yang biasa tersedia di rumah mereka dan senantiasa mereka konsumsi,” jelasnya.

Sumber: sindonews.com

Tag:garam acehpetani garamPidie
Berita Terkait
  • Kamis, 09/07/2020 08:56 WIB

    Bupati Pidie Gelar Rapat Persiapan PORA XIV

    PIDIE - Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) didampingi Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud menggelar rapat percepatan persiapan Pidie menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) yang ke

  • Senin, 06/07/2020 16:07 WIB

    Pemerintah Aceh Pulangkan Jenazah Warga Beureunuen yang Meninggal di Jakarta

    BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Badan Perhubungan Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan jenazah Zakaria (60), warga Beureuneun, Pidie dari Jakarta, Senin 06 Juli 2020.BPPA dalam siaran

  • Minggu, 10/05/2020 23:01 WIB

    Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Pidie Jaya

    PIDIE JAYA - Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan masa panik untuk warga yang terdampak banjir di sejumlah desa di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (10/5/2020). Bantuan yang terdiri da

  • Minggu, 22/03/2020 11:33 WIB

    Polres Pidie Jaya Gerebek Kawasan Penambangan Ilegal di Bandar Baru

    PIDIE JAYA - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, Aceh menggerebek salah satu lokasi tempat penambangan pasir ilegal di Desa Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya,Aceh,

  • Jumat, 04/10/2019 21:03 WIB

    Pidie Tak Lagi Peroleh Dana Insentif Daerah Sejak 2017

    PIDIE - Kabupaten Pidie tak masuk ke dalam kabupaten atau kota di Aceh yang mendapatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID) tahun anggaran 2020 mendatang. Selain Pidie, kabupaten atau kota yang juga ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir