• Home
  • Ekonomi
  • Produk Kopi Gayo Tembus Pasar AS dan Kanada

Produk Kopi Gayo Tembus Pasar AS dan Kanada

Oleh: Redaksi
Rabu, 07/08/2019 20:40 WIB
Dibaca: 156 kali
Foto: ilustrasi/google.com

JAKARTA - Sebanyak enam eksportir kopi Gayo dari Takengon, Aceh, menerima penghargaan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) atas prestasinya menembus pasar Kanada dan Amerika Serikat (AS).

"Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pelaku usaha kopi Gayo yang sukses menembus pasar Kanada dan AS. Keenam pelaku usaha tersebut sebelumnya telah mengikuti serangkaian program Indonesia-Canada Trade and Private Sector Assistance (TPSA) Project," ujar Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Marolop Nainggolan di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Program pembinaan ekspor proyek TPSA dilakukan secara komprehensif kepada calon eksportir kopi Gayo di Takengon. Keenam pelaku usaha asal Aceh yang mendapatkan manfaat dari program TPSA dan meraih sukses yaitu Koperasi Redelong Organik, Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowagayo), Koperasi Serba Usaha (KSU) Arinagata, PT Meukat Komuditi Gayo, PT Orang Utan Kopi Lestari, dan Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo (MPKG).

Menurut Ketua Koperasi Kokowagayo Rizkani, program TPSA memberikan manfaat bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar internasional, dan melatih perusahaan menjadi lebih profesional dalam menjalin kerja sama bisnis dengan pembeli mancanegara.

Perusahaan-perusahaan koperasi Kokowagayo telah mendapatkan beberapa kontrak dari Kanada dan sebanyak empat kontainer telah dikirim pada Juli lalu.

Hal senada diungkapkan Ketua KSU Arinagata Ara Sibarani. Ia menjelaskan, melalui proyek TPSA pelaku usaha dapat memperoleh pengetahuan cara mengembangkan manajemen usaha, efisiensi produksi, cara menjalin kemitraan dengan calon pembeli, serta strategi promosi dan pemasaran produk ekspor.

KSU Arinagata mendapatkan kontrak sebanyak 10 kontainer dari hasil proyek TPSA. Kontrak juga didapatkan oleh tiga pelaku usaha lainnya, yaitu Koperasi Redelong Organik, PT Orang Utan Lestari, dan PT Meukat Komuditi Gayo.

Proyek TPSA merupakan kerja sama Indonesia dan Kanada yang bertujuan meningkatkan perdagangan dan investasi kedua negara yang berlangsung sejak 2014 hingga 2019. Program tersebut memberi manfaat dalam hal peningkatan kualitas produksi, pemenuhan standar, strategi promosi, dan cara untuk bernegosiasi dengan calon pembeli, serta memotivasi pelaku usaha untuk terus maju.

Sumber: sindonews.com

Tag:ekpor kopi acehkomoditas pertaniankopi acehkopi gayo
Berita Terkait
  • Minggu, 03/11/2019 10:14 WIB

    Stan Kopi Aceh Raup Diserbu Pengunjung di Kendari

    KENDARI - Stand Aceh yang memarkan produk Kopi Aceh diserbu pengunjung Hari Pangan Sedunia (HPS) yang dihelat di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara hingga dalam hitungan jam sudah meraup omzet R

  • Sabtu, 26/10/2019 17:47 WIB

    Kopi Arabika Gayo Masih Organik

    ACEH TENGAH - Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menyatakan bahwa kopi Arabika gayo saat ini masih organik dan tidak tercemar oleh kimia glyphosate seperti informasi yang berkembang belak

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir