Petani Aceh Tengah Mulai Budidaya Jengkol

Oleh: Redaksi
Jumat, 13/09/2019 23:26 WIB
Dibaca: 156 kali
Foto: Antara

ACEH TENGAH - Petani di Kemukiman Pameu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, mulai berhasil membudidayakan tanaman jengkol sebagai jenis tanaman baru bagi petani di sana.

Tokoh masyarakat Pameu, Mukhti Ali kepada wartawan di desanya, Jumat, menuturkan saat ini ada sekitar 20 hektare lahan warga di sana yang ditanami tanaman jengkol dan beberapa diantaranya sudah menuai hasil panen.

"Kalau yang sudah merasakan panen ada sekitar tiga hektare," kata Mukhti Ali.

Namun menurutnya, melihat perkembangan yang terjadi dari 20 hektare lahan yang kini ditanami tanaman jengkol oleh warga setempat, memiliki potensi keberhasilan dan peluang bisnis menjanjikan.

"Kalau melihat dari yang sudah panen hasilnya sangat bagus. Buahnya besar-besar dan rasanya khas. Tapi karena masyarakat di sini tanamnya tidak serentak dan terpisah-pisah, makanya panennya juga tidak serentak," tuturnya.

Mukhti Ali menjelaskan, tanaman jengkol merupakan jenis tanaman baru yang kini mulai dibudidayakan oleh masyarakat setempat sejak beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, wilayah Kemukiman Pameu yang merupakan dataran rendah sangat cocok untuk jenis tanaman tersebut.

“Jadi kami masyarakat di sini sangat berharap jengkol ini bisa jadi tanaman unggulan di sini, karena di sini wilayah dataran rendah, iklimnya panas, jadi sangat cocok," ucap Muhkti.

Dia menceritakan awalnya ide membudidayakan tanaman jengkol tersebut dicetuskan oleh seorang anggota TNI bernama Surya Ramadhan yang dulunya pernah bertugas di Kompi Senapan D Yonif 114/SM Pameu, Rusip Antara.

“Dia yang awalnya punya gagasan untuk budidaya jengkol ini, dia bentuk kelompok tani bersama masyarakat, namanya Kelompok Tani Terang Bulan, sekaligus dia jadi ketuanya,” kisah Mukti Ali.

Lanjutnya, pada tahap awal pembudidayaan tanaman jengkol tersebut semua dilakukan sendiri oleh para anggota Kelompok Tani Terang Bulan, mulai dari menyemai benih hingga menanam.

Menurutnya, beberapa kali benih jengkol yang disemai bahkan menuai kegagalan karena belum menguasai cara dan ilmunya.  Tapi pada akhirnya, kata dia, para anggota kelompok tani tersebut mampu melakukan pembibitan seperti yang diharapkan. 

"Awalnya Kelompok Tani Terang Bulan ini punya anggota 25 orang. Dia menjadi mitra Program Kelompok Bersama Rakyat (KBR) dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Tengah," tutur Mukhti Ali.

Muhkti Ali menambahkan, Kelompok Tani Terang Bulan awalnya membuat program kerja untuk mencoba budidaya tanaman jengkol di atas lahan percontohan di tiga tempat terpisah, sebelum akhirnya menyebar luas ke lahan-lahan warga lainnya di wilayah Kemukiman Pameu.

Saat ini, kata Mukhti, petani di sana sangat berharap adanya perhatian lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk dapat membina para petani dalam budidaya tanaman jengkol tersebut.

“Kami selaku masyarakat sangat berharap kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait, kedepannya agar bisa memberikan perhatian dan ikut membina petani di sini dalam mengembangkan budidaya jengkol di sini,” ujarnya.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Tengahpetani jengkol
Berita Terkait
  • Kamis, 14/05/2020 18:21 WIB

    Akses Jalan di Lokasi Banjir Bandang Aceh Tengah Sudah Bisa Dilalui

    ACEH TENGAH - Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan akses jalan di lokasi banjir bandang di Kabupaten Aceh Tengah sudah bisa dilalui kendaraan bermotor.

  • Rabu, 13/05/2020 21:28 WIB

    Aceh Tengah Diterjang Banjir Bandang

    ACEH TENGAH - Banjir bandang yang melanda empat Kampung di Kecamatan Kebayakan akibat tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu menyebabkan 11 unit rumah tunit terendam material longsor dan tiga

  • Senin, 11/05/2020 16:45 WIB

    Tak Dinas Setahun, Anggota Polres Aceh Tengah Dipecat

    ACEH TENGAH - Satu personel Polres Aceh Tengah dipecat tidak hormat karena melanggar disiplin anggota dengan tidak berdinas selama setahun. Kapolres Aceh Tengah AKBP Nono Suryanto SIK melalui Kasubba

  • Kamis, 09/04/2020 20:10 WIB

    Masyarakat Gayo di Jakarta Serahkan 500 Masker ke Pemkab Aceh Tengah

    JAKARTA - Komunitas masyarakat Gayo di Jakarta dan Jabodetabek yang tergabung dalam Ikatan Musara Gayo menyerahkan bantuan 500 lembar masker ke Pemkab Aceh Tengah. Pengurus Ikatan Musara Gayo Muhamma

  • Selasa, 24/03/2020 22:03 WIB

    Ekspor Kopi, Aceh Tengah Bangun Terminal Peti Kemas

    ACEH TENGAH - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mulai membahas rencana percepatan pembangunan terminal peti kemas (dry port) di daerah itu sebagai terminal pengatur arus distribusi ekspor kopi gayo.Bup

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir