• Home
  • Ekonomi
  • Penumpang di Bandara Rembele Mengalami Penurunan

Penumpang di Bandara Rembele Mengalami Penurunan

Oleh: Redaksi
Rabu, 04/09/2019 14:02 WIB
Dibaca: 49 kali
Foto: tribunnews.com

BENER MERIAH - Operator maskapai penerbangan mengakui jumlah penumpang pesawat rute domestik mengalami tren penurunan selama delapan bulan terakhir tahun ini di Banda Udara (Bandara) Rembele, Simpang Tiga Redelong, Kabupaten Bener Meriah.

"Jumlah penumpang rata-rata dari Redelong ke Bandara Kualanamu sekitar 40 orang. Namun dari Kualanamu ke sini rata-rata cuma 20-an orang," ujar Station Manager Wings Air Bandara Rembele, Erwanda, di Redelong, Aceh, Selasa.

Penurunan penumpang tersebut, lanjut dia, salah satu di antaranya akibat pemerintah daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah kurang gencar dalam melakukan promosi sebagai daerah destinasi wisata di dataran tinggi Aceh.

Selain destinasi wisata, katanya, wilayah tengah di Aceh tersebut juga dikenal sebagai daerah penghasil kopi terbaik dunia baik jenis arabika maupun robusta dengan kualitas ekspor, dan memiliki hamparan Danau Laut Tawar seluas 55 kilometer persegi pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut.

"Mungkin imbauan pemda setempat yang masih kurang, sebagai tujuan wisata di daerah sejuk ini akibat berselimut kabut," ujar dia.

Data Badan Pusat Statistik Aceh dari Januari hingga Juni 2019 mencatat Bandara Rembele kehilangan 8.367 orang penumpang pesawat dari sebelumnya tercatat 17.901 orang di tahun 2018 menjadi 9.534 orang tahun ini.

Wings Air merupakan satu-satunya maskapai penerbangan dalam tiga tahun terakhir melayani penumpang dari Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara menuju Bandara Rembele dan sebaliknya.

"Kami informasikan ke masyarakat di wilayah tengah ini bahwa jika terbang dari Bandara Rembele bisa terkoneksi ke seluruh daerah menggunakan dari Lion Air Group, yakni Batik Air, Lion Air, Wings Air, dan Malindo Air," kata Erwanda.

Humas Unit Pengelola Bandara Rembele, Iwan Mulia mengatakan pihaknya berharap pemerintah kedua kabupaten tersebut agar lebih gencar lagi dalam melakukan promosi pariwisata supaya penerbangan di bandara tersebut tetap bertahan.

"Selain sebagai daerah penghasil kopi, kedua wilayah ini juga mempunyai daya tarik tersendiri. Kita tahu ada objek wisata dan potensi wisata cukup bagus, seperti wisata pegunungan," katanya pula.

"Kita berharap pemerintah di sini harus terus berbenah, dan mendatangkan wisatawan. Kami selaku operator bandara dan operator penerbangan, siap mendukung aktivitas wisatawan yang akan mendatangi daerah dataran tinggi gayo ini," ujar Iwan.

Sumber: Antara

Tag:Bandara RembeleBener Meriahpenumpang pesawat
Berita Terkait
  • Selasa, 17/09/2019 16:38 WIB

    Penerima PKH di Bener Meriah Berkurang Signifikan

    BENER MERIAH - Jumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bener Meriah disebutkan berkurang signifikan mencapai angka 1.490 keluarga hingga Agustus 2019. Koordinator PKH Kabu

  • Senin, 25/02/2019 20:29 WIB

    Polisikan Sandiaga-Dahnil, Eks Kombatan GAM: Kami Difitnah

    BANDA ACEH - Sebelas eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Bener Meriah melaporkan cawapres Sandiaga Uno ke Mapolda Aceh. Mereka menilai pernyataan Sandiaga terkait lahan Prabowo Subianto dipakai ek

  • Senin, 25/02/2019 18:12 WIB

    11 Mantan GAM Polisikan Sandiaga dan Dahnil

    BANDA ACEH - 11 eks Kombatan GAM Bener Meriah, Aceh mempolisikan Cawapres Sandiaga Uno ke Mapolda Aceh. Mereka melaporkan terkait pernyataan Sandi yang menyebut lahan Prabowo Subianto di Aceh dipakai

  • Selasa, 19/02/2019 20:29 WIB

    Ini Penjelasan Mantan Panglima GAM Wilayah Linge tentang Lahan Pinus Milik Prabowo

    ACEH TENGAH - Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Linge Fauzan Azima membeberkan proses capres Prabowo Subianto memperoleh ribuan hektare lahan di Aceh. Proses izin menguasai hutan pinu

  • Senin, 11/02/2019 03:10 WIB

    BKSDA Aceh Giring Kawanan Gajah Liar di Pintu Rime Gayo

    BENER MERIAH - Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menggiring kawanan gajah liar sumatera (elephas maximus sumatranus ke kawasan hutan dari pemukiman warga di Gampong (desa) Negeri Anta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir