• Home
  • EKONOMI
  • Penjual BBM Eceran di Aceh Barat Mengeluh Kutipan Uang Rekom

Penjual BBM Eceran di Aceh Barat Mengeluh Kutipan Uang Rekom

Oleh: Satria
Jumat, 16/06/2017 23:27 WIB
Dibaca: 325 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH BARAT - Penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) enceran di Aceh Barat mengeluh karena besaran biaya pengurusan rekom ke Dinas Perindistrian Perdagangan dan Koprasi (Disprindakop) terlalu tinggi. Menurut pengakuan para pedangan minyak enceran sekali mengurus rekomendasi dari Disprindakop besaran biaya tersebut diatas Rp20.000.

Pedagang BBM enceran Samsul Rijal, kepada wartawan, Jumat (16/6/2017) mempertanyakan biaya rekomendasi tersebut dari Disprindakop.

"Jika kita beli minyak ke SPBU mereka menanyakan rekom dari Disprindakop. Jika tidak maka pihak SPBU tidak mau menjual minyak ke pedangang," katanya.

Menurut Samsul pengutipan itu apakah masuk dalam kategori pungli karena  uang kutipan mengurus rekom tersebut tidak dijelaskan kepada pedangang. Pihak Disprindakop melalui Kabid UKM Idrus hanya menyebutkan itu uang administrasi.

Sementara itu Tokoh Muda Aceh Barat, Afrijal AR, membenarkan hal itu berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) surat rekomendasi itu, sangat mudah diurus. Menurutnya masyarakat hanya hanya perlu membawa surat keterangan dari kepala desa, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah pedangang bensin eceran dan melampirkan fotocopy KTP.

“Selain mudah, pembuatan rekomendasi biasanya tak dipungut biaya. Tapi walupun demikian kita pelajari dulu regulasi Perbubnya. Jika di Perbub itu menerangkan tidak ada pungutan biaya, berarti itu Pungli,” ungkapnya

Sedangkan Kepala Bidang Kabid Usaha Kecil Menengah (UKM) Dispridakop Aceh Barat, Idrus beberapa kali dihubungi via WhatsApp tidak berhasil dihubungi meski tersambung. 

T#g:Aceh BaratBBM EceranPungliUang Rekom
Berita Terkait
  • Sabtu, 12/08/2017 11:21 WIB

    BKSDA Aceh Evakuasi Orangutan yang Masuk ke Kebun Warga

    ACEH BARAT - Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengevakuasi seekor Orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang memasuki perkebunan kelapa sawit milik warga. Tim menyelamatkan primata te

  • Kamis, 10/08/2017 16:14 WIB

    Ribuan Batang Rokok Ilegal di Aceh Barat Dimusnahkan

    ACEH BARAT - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat memusnahkan ribuan batang rokok ilegal tanpa cukai, Kamis (10/8/2017). Rokok yang sempat beredar di tengah masyarakat i

  • Rabu, 26/07/2017 13:05 WIB

    2 Heli BNPB Dikerahkan Padamkan Lahan Terbakar di Aceh Barat

    JAKARTA - 69 hektare hutan dan lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, terbakar. Dua unit helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk memadamkan api. &quo

  • Selasa, 04/07/2017 15:08 WIB

    Petugas Kesulitan Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Barat

    ACEH BARAT - Kebakaran lahan gambut pada 12 titik lokasi di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh dilaporkan sudah berkurang dan padam setelah dilakukan upaya penanganan penyiraman oleh pemadam kebak

  • Senin, 19/06/2017 22:07 WIB

    Diduga Perampok, Polsek Johan Pahlawan Amankan Dua Pria

    ACEH BARAT - Warga Desa Suak Indrapuri Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Senin (19/6/2017) menangkap dua pria diduga pelaku perampokan yang kerap beroperasi di seputaran Indrapuri.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir