• Home
  • EKONOMI
  • Penjual BBM Eceran di Aceh Barat Mengeluh Kutipan Uang Rekom

Penjual BBM Eceran di Aceh Barat Mengeluh Kutipan Uang Rekom

Oleh: Satria
Jumat, 16/06/2017 23:27 WIB
Dibaca: 228 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH BARAT - Penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) enceran di Aceh Barat mengeluh karena besaran biaya pengurusan rekom ke Dinas Perindistrian Perdagangan dan Koprasi (Disprindakop) terlalu tinggi. Menurut pengakuan para pedangan minyak enceran sekali mengurus rekomendasi dari Disprindakop besaran biaya tersebut diatas Rp20.000.

Pedagang BBM enceran Samsul Rijal, kepada wartawan, Jumat (16/6/2017) mempertanyakan biaya rekomendasi tersebut dari Disprindakop.

"Jika kita beli minyak ke SPBU mereka menanyakan rekom dari Disprindakop. Jika tidak maka pihak SPBU tidak mau menjual minyak ke pedangang," katanya.

Menurut Samsul pengutipan itu apakah masuk dalam kategori pungli karena  uang kutipan mengurus rekom tersebut tidak dijelaskan kepada pedangang. Pihak Disprindakop melalui Kabid UKM Idrus hanya menyebutkan itu uang administrasi.

Sementara itu Tokoh Muda Aceh Barat, Afrijal AR, membenarkan hal itu berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) surat rekomendasi itu, sangat mudah diurus. Menurutnya masyarakat hanya hanya perlu membawa surat keterangan dari kepala desa, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah pedangang bensin eceran dan melampirkan fotocopy KTP.

“Selain mudah, pembuatan rekomendasi biasanya tak dipungut biaya. Tapi walupun demikian kita pelajari dulu regulasi Perbubnya. Jika di Perbub itu menerangkan tidak ada pungutan biaya, berarti itu Pungli,” ungkapnya

Sedangkan Kepala Bidang Kabid Usaha Kecil Menengah (UKM) Dispridakop Aceh Barat, Idrus beberapa kali dihubungi via WhatsApp tidak berhasil dihubungi meski tersambung. 

T#g:Aceh BaratBBM EceranPungliUang Rekom
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Senin, 19/06/2017 22:07 WIB

    Diduga Perampok, Polsek Johan Pahlawan Amankan Dua Pria

    ACEH BARAT - Warga Desa Suak Indrapuri Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Senin (19/6/2017) menangkap dua pria diduga pelaku perampokan yang kerap beroperasi di seputaran Indrapuri.

  • Senin, 19/06/2017 21:33 WIB

    Indikasi Tilep Dana Desa, Warga Lapor Keuchik ke Bupati Aceh Barat

    ACEH BARAT - Sekitar lima orang warga Desa Ujong Simpang Kecamatan Arongan Lambalek, menemui Bupati Aceh Barat  HT Alaidinsyah.   Laini Sanjaya bersama lima tokoh masyarakat lainya me

  • Jumat, 16/06/2017 16:16 WIB

    Meski Bulan Ramadan, Jaksa Cambuk 25 Pelanggar Syariat Islam di Aceh

    ACEH BESAR - Meskipun bulan Ramadan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar tetap menjalankan eksekusi hukuman cambuk untuk 25 terpidana pelanggar syariat Islam. Hukuman cambuk dilakukan di halaman M

  • Kamis, 15/06/2017 21:01 WIB

    Warga Gadai Emas Bayar Tagihan Listrik

    ACEH BARAT - Salah seorang warga Samatiga Kabupaten Aceh Barat, Ridwan, Rabu (14/6/2017) mengaku terpaksa mengadaikan emas untuk membayar tagihan listrik mencapai Rp800.000 per tiga bulan yang sebe

  • Minggu, 11/06/2017 21:41 WIB

    Guru di Aceh Barat Keluhkan Sertifikasi Belum Cair

    ACEH BARAT - Guru sertifikasi di Aceh Barat hingga pekan kedua Juni 2017 belum cair uang tunjangan sertifikasi guru sehingga mereka mempertanyakan dana tersebut. Pasalnya bahan untuk pencairan dana

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir