• Home
  • Ekonomi
  • Pengangguran di Aceh Berkurang 1.000 Orang

Pengangguran di Aceh Berkurang 1.000 Orang

Oleh: Redaksi
Kamis, 15/11/2018 10:33 WIB
Dibaca: 932 kali
Foto: ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Provinsi Aceh berkurang sekitar seribu orang dalam setahun terakhir menjadi 149 ribu jiwa pada Agustus 2018.

"Dibanding jumlah penganguran Agustus 2017 tercatat sebanyak 150 ribu orang, dan Agustus 2018 menjadi 149 ribu orang," ucap Kepala BPS Aceh Wahyudin di Banda Aceh, Rabu. 

Ia mengatakan, jika dibandingkan enam bulan terakhir atau tepatnya pada Februari 2018, maka jumlah penganguran di provinsi Bumi Serambi Mekkah ini berkurang sekitar lima ribu orang, karena pada periode itu terjadi penganguran sebesar 154 ribu orang. 

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Aceh pada Agustus 2018 mencapai 6,35 persen atau lebih rendah 0,21 persen dari TPT Agustus 2017 sebesar 6,57 persen. Lebih rendah lagi menjadi 0,19 persen dari TPT pada Februari 2018 sebesar 6,55 persen. 

Adapun sektor-sektor yang banyak menyerap tenaga kerja lokal di provinsi paling utara di Sumatera ini dalam setahun terakhir, yaitu pertanian 4,17 persen, perdagangan 6,21 persen, dan jasa lainnya 10,1 persen. 

"Sedangkan sektor-sektor yang mengalami penurunan, yakni jasa pendidikan sekitar 7,82 persen, dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial 5,75 persen," ungkapnya. 

Dari sisi lain, ia melanjutkan, TPT perempuan Agustus 2018 mencapai 7,12 persen atau lebih tinggi 1,23 persen dibandingkan laki-laki sebesar 5,89 persen. 

Sementara jumlah angkatan kerja di Aceh pada Agustus 2018 tercatat berjumlah 2,35 juta orang, atau bertambah sekitar 64 ribu orang dibanding Agustus 2017 yang 2,28 juta orang. 

Jumlah penduduk yang bekerja di provinsi ini pada Agustus tahun ini berjumlah 2,2 juta orang, yang bertambah sekitar 65 ribu dibandingkan keadaan Agustus 2017 mencapai 2,13 juta orang. 

"Hingga kini mereka yang bekerja pendidikan tertinggi SD ke bawah merupakan yang paling banyak, yakni 680 ribu orang, disusul SMA 615 ribu, SMP 460 ribu, diploma dan universitas total 349 ribu, dan terakhir SMK 100 ribu orang," terang dia. 

"Untuk TPT tertinggi, yaitu setingkat SMK 10,72 persen, SMA 9,83 persen, universitas 9,3 persen, dan diploma 5,92 persen. Sedangkan mereka yang tamat SMP cuma 3,42 persen, dan SD ke bawah 3,22 persen," beber Wahyudin.

Sumber: Antara

Tag:BPS Acehekonomi acehpengangguran di aceh
Berita Terkait
  • Rabu, 05/09/2018 13:10 WIB

    Turis Malaysia Mendominasi Kunjungan ke Aceh

    BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, dari total 19.796 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh selama periode Januari-Juli 2018, mayoritas didominasi turis Malaysia berjumlah

  • Selasa, 04/09/2018 23:31 WIB

    Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Aceh Meningkat 122,72 Persen

    BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) setempat menyebut, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh selama Juli 2018 meningkat sebanyak 3.305 orang atau mengalami kenaikan 122,71 pers

  • Kamis, 09/08/2018 22:53 WIB

    Singapura Pemasok Terbesar Barang Impor ke Aceh

    BANDA ACEH - Singapura telah menjelma menjadi negara terbesar pemasok barang impor ke Provinsi Aceh hingga Juni 2018 dengan nilai 2,32 juta dolar AS dibandingkan semester I tahun 2017. Kepala Badan

  • Selasa, 17/07/2018 18:41 WIB

    Penduduk Miskin di Aceh Bertambah 10 Ribu

    BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menyebutkan, jumlah penduduk miskin di provinsi tersebut bertambah sebanyak 10 ribu orang pada Maret 2018, jika dibanding September 2017. "Di Maret 201

  • Kamis, 07/06/2018 19:03 WIB

    Wisatawan Mancanegara ke Aceh Selama April Turun

    BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh selama bulan April turun 13,89 persen ketimbang Maret tahun 2018. "Total wisman ke Aceh selama April

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir