• Home
  • Ekonomi
  • Penarikan Retribusi Pasar di Lhokseumawe akan Pakai Non-Tunai

Penarikan Retribusi Pasar di Lhokseumawe akan Pakai Non-Tunai

Oleh: Redaksi
Rabu, 23/01/2019 19:16 WIB
Dibaca: 246 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe akan menerapkan penarikan restribusi pasar secara non-tunai dari pedagang menggunakan kartu supaya lebih mudah dan aman.

"Dengan pengutipan restribusi pasar secara non-tunai ini, selain akan lebih memudahkan pedagang dan juga petugas penarik restribusi pasar, juga aman serta tepat sasaran dan sesuai target," ungkap Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya didampingi Kepala Dinas Perindustrian Perdangangan dan Koperasi Kota Lhokseumawe, Ramli di Lhokseumawe, Rabu (23/1/2019).

Ia menyebutkan pengutipan atau penarikan restribusi melalui kartu tersebut akan direalisasikan pada Maret 2019. Sedangkan sekarang masih dalam tahap penyiapan agar pelaksanaan pengutipan retribusi secara non-tunai tersebut dapat berjalan lancar.

"Rencana kita paling cepat Maret ini kita realisasikan sedangkan paling lambat setelah pemilu nanti. Selain itu, kita perlu juga melakukan penyiapan, mulai dari pengadaan kartu hingga sosialisasi kepada pedagang dan juga petugas pengutip retribusi pasar, ujar Suaidi.

Oleh karena itu diharapkan dengan adanya pengutipan retribusi pasar secara non-tunai tersebut dapat berjalan dengan lancar dan terus berlanjut sesuai dengan dinamika jaman yang menuntut kemudahan namun tertib.

Sementara itu, Kadis Perindagkop Kota Lhokseumawe menambahkan mekanisme pengunaan kartu non-tunai untuk tujuan retribusi pasar adalah petugas retribusi mendatangi pedagang dan memasukkan nilai nominal retribusi, selanjutnya petugas menyerahkan struk bukti pembayaran kepada pedagang. Sedangkan uang masuk ke rekening penampungan pemda.

"Uangnya jelas masuk ke rekening semuanya. Petugas pengutip retribusi pasar hanya perlu membawa alat pindai kartu. Pedagang langsung mengesek kartunya dengan jumlah retribusi, maka uang secara otomatis akan masuk ke rekening pemerintah daerah," jelas Ramli.

Sumber: Antara

Tag:Lhokseumawepajak daerahretribusi
Berita Terkait
  • Sabtu, 05/10/2019 11:29 WIB

    Gubernur dan Wali Nanggroe Hadiri HUT TNI di Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia ke 74, di Lapangan Hiraq Lhokseumawe, Sabtu (5/10/2019). Plt Guber

  • Senin, 30/09/2019 19:34 WIB

    Lagi Asyik Ikut Demo, Pelajar Lhokseumawe Dijemput Orangtua

    LHOKSEUMAWE - Sejumlah pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ikut melakukan aksi demo di depan Gedung DPRK Lhokseumawe dijemput orangtuanya. Pelajar tersebut dijemput langsung oleh orangtua

  • Jumat, 27/09/2019 16:07 WIB

    Polres Lhokseumawe Musnahkan Barang Bukti Narkoba

    LHOKSEUMAWE - Empat tersangka bersama barang bukti 350 kilogram ganja dan 24.83 1,2 gram sabu-sabu berhasil diamankan periode Januari hingga September 2019. Seluruh barang bukti ini dimusnahkan oleh p

  • Kamis, 26/09/2019 18:57 WIB

    Lulus Profesi Dokter, 19 Mahasiswa FK Unimal Diambil Sumpah

    LHOKSEUMAWE - Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar pelantikan dan Pengambilan Sumpah bagi 19 mahasiswa lulusan profesi dokter di Gedung ACC Cunda, Uteun Kot, Lhokseumawe, Ra

  • Rabu, 11/09/2019 13:32 WIB

    Terlibat Cek Cok, Purnawirawan TNI di Lhokseumawe Dibacok Hingga Tewas

    LHOKSEUMAWE - Warga Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, digegerkan dengan peristiwa pembacokan yang menewaskan purnawirawan TNI AD yang merupakan warga Muara Dua, Selasa (10/9/201

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir