• Home
  • Ekonomi
  • PT PIM - PP Teken Kontrak Pembangunan Pabrik NPK di Aceh Utara

PT PIM - PP Teken Kontrak Pembangunan Pabrik NPK di Aceh Utara

Oleh: Redaksi
Jumat, 01/03/2019 22:05 WIB
Dibaca: 160 kali
Foto: Dok. PT. PIM

JAKARTA - PT Pupuk Iskandar Muda bersama PT PP (Persero) Tbk sebagai Kontraktor EPC, menandatangi kontrak proyek pembangunan Pabrik Nitrogen Phospor dan Kalium (NPK) Chemical kapasitas 500.000 Ton per tahun di Kantor PIM Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Penandatanganan kontrak proyek NPK ditandatangani oleh Direktur Utama PT PIM, Husni Achmad Zaki dengan Direktur EPC & Kerjasama Luar Negeri PT PP (Persero) Tbk, Abdul Haris Tatang.

Turut dihadiri dan disaksikan oleh Komisaris Utama PT PIM, Ir. Musthofa, Dewan Komisaris, Husain Abdullah, M. Ali Arief, serta Direktur Produksi Teknik & Pengembangan, Pranowo Tri Nusantoro, Direktur Komersil, Rochan Syamsul Hadi dan Direktur SDM & Umum, Usni Syafrizal.

Direktur Utama PT PIM, Husni Achmad Zaki dalam siaran pers yang diterima WartaAceh.com, Jumat (1/3/2019) mengatakan, proyek Pembangunan Pabrik NPK Chemical ini dibangun di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe berlokasi di Krueng Geukueh, Aceh Utara yang berdampingan dengan Pabrik Pupuk Urea dan Amoniak yang sudah ada, dengan nilai investasi Rp 1 triliun dan waktu pengerjaan selama 29 bulan. Ditargetkan akan beroperasi secara komersil pada semester 2 tahun 2021.

Pembangunan Parik NPK ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh PIM dalam rangka diversifikasi produk dan mengurangi ketergantungan pada gas bumi. Sebagai perusahaan pupuk dan petrokimia yang kompetitif dimasa mendatang, PT PIM melakukan pengembangan perusahaan, salah satunya adalah dengan membangun pabrik NPK.

Seiring dengan upaya Pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional guna mencapai swasembada pangan, salah satu program yang sedang digalakkan adalah aplikasi pola penggunaan pupuk berimbang atau pupuk majemuk, sehingga kebutuhan akan pupuk majemuk, khususnya NPK, akan semakin meningkat.

Dengan melihat peluang dan prospek pemasaran NPK serta menyelaraskan dengan Rencana Jangka Menengah Perusahaan dan Holding, maka PT PIM melakukan langkah koorporasi dengan merealisasikan Proyek Pembangunan Pabrik NPK Chemical kapasitas 500.000 ton per tahun yang akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pupuk pangan dan perkebunan khususnya di wilayah Aceh dan Sumatera bagian Utara.

Jika PT PIM terus berkembang dan maju, akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh, serta produksi pertanian akan selalu terjaga, kebutuhan pangan terjamin. Secara multiplier efect, apabila PIM terus berkembang dan maju maka akan tercipta perputaran ekonomi diwilayah sekitar PIM. Berbagai bisnis dan usaha masyarakat akan terus tumbuh dan berkembang.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional guna mencapai swasembada pangan. Disamping itu untuk memenuhi pasar ekspor regional kawasan Asia Selatan, karena secara letak geografis dekat dengan PT PIM.

Sementara itu, proses pemilihan kontraktor untuk Proyek NPK PIM sudah dimulai sejak tanggal 9 April 2018 dengan pengumuman prakualifikasi melalui media massa nasional.

“Manajemen PT PIM menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT PP (Persero) Tbk yang telah mengikuti proses tender dengan baik, sehingga berhasil menjadi pemenang tender. Kami mengharapkan PT PP (Persero) Tbk sebagai kontraktor utama dapat melaksanakan pekerjaan dengan tepat biaya, tepat mutu, dan waktu pelaksanaan pekerjaan lebih cepat dari 29 bulan” pungkas Husni Achmad Zaki. 

Sumber: bakata.id

Tag:Aceh Utarapabrik npkpt pim
Berita Terkait
  • Kamis, 16/05/2019 23:21 WIB

    Senjata Api Pengusaha Asal Jakarta Digondol Maling di Lhoksukon

    ACEH UTARA - Azuarsyah (49), direktur utama sebuah perusahan di Jakarta mengaku kehilangan senjata api jenis pistol dan dompetnya, setelah kaca mobil Mercedes Benz ditumpanginya dibobol maling di kawa

  • Minggu, 12/05/2019 17:06 WIB

    Dimediasi Polisi, Kasus Video Viral Peminta Sumbangan Mengamuk Berakhir Damai

    ACEH UTARA - Tim Polsek Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara memediasi pertemuan antara antara Kepala Indomaret Cabang Medan dan Jafar Quba, Ketua Remaja Masjid Al Khalifah Ibrahim, Matangkuli, Aceh Utara

  • Sabtu, 11/05/2019 20:57 WIB

    Viral Orang Ngamuk di Indomaret Matang Gegara Sumbangan Rp1.000

    ACEH UTARA - Viral video pria mengamuk di minimarket. Dalam video itu, terdengar si pria mengamuk lantaran besaran uang sedekah. Video pria ngamuk gara-gara besaran uang sedekah itu viral di media

  • Rabu, 08/05/2019 17:08 WIB

    Suami Tega Bunuh Istri dan 2 Anak Tiri karena Sakit Hati

    LHOKSEUMAWE - Polisi mengungkap motif pria di Aceh yang tega membunuh istri dan dua anak tirinya. Pembunuhan disebut karena persoalan ekonomi. "Pelaku (Aidil) tega membunuh istrinya Ira Wati (35) d

  • Selasa, 07/05/2019 15:40 WIB

    Polisi Tangkap Suami Korban Kasus Pembunuhan di Ulee Madon

    BANDA ACEH - Pembunuh seorang ibu dan dua anak di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, ditangkap. Pelakunya adalah suami korban, Aidil Ginting. "Pelaku ditangkap tim Jatanras Polda

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir