PT Medco Kembangkan Potensi Migas Aceh

Oleh: Redaksi
Rabu, 14/11/2018 13:54 WIB
Dibaca: 996 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH TIMUR - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) terus berupaya mengembangkan potensi minyak dan gas bumi (migas) di Kabupaten Aceh Timur, sebagai tanggung jawab yang telah diberikan Pemerintah.

Untuk mengembangkan potensi migas di "Bumi Serambi Mekah" PT Medco E&P Malaka terus bekerjasama dengan media massa di provinsi paling Barat Sumatera agar aktivitas perusahaan migas tersebut mampu memenuhi kebutuhan gas di wilayah Aceh dan sekitarnya. 

"Peran insan pers dan media melalui pemberitaannya yang positif akan ikut menciptakan iklim kondusif bagi peningkatan investasi di Aceh," kata Senior Manager of Relations & Security Medco E&P Indonesia, Drajat Iman Panjawi pada pembukaan dialog bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA)-PT Medco E&P Malaka dengan Jurnalis di Aceh Timur, Selasa (13/11/2018). 

Dialog bersama BPMA-PT Medco E&P Malaka dengan Jurnalis Banda Aceh dan Aceh Timur dari media cetak, online dan elektronik berlangsung sejak Selasa hingga Rabu mengangkat tema, "Peran Media Massa Dalam Memajukan Kembali Industri Hulu Migas Aceh". 

Menurutnya berita-berita di media massa yang konstruktif akan mampu membentuk opini positif serta mempertahankan iklim kondusif guna mendukung pembangunan ekonomi di Aceh. 

"PT Medco E&P Malaka bersama semua perusahaan migas yang beroperasi di Aceh berusaha untuk terus-menerus berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada rekan-rekan wartawan agar dapat meningkatkan pemahaman tentang industri hulu migas sehingga industri ini dapat terus berkembang dan berdampak positif bagi masyarakat dan pemerintah," jelasnya. 

Pada kesempatan itu, pihaknya juga berterima kasih atas eksposur para wartawan tentang program-program pemberdayaan masyarakat yang sudah dilaksanakan PT Medco E&P Malaka di Aceh Timur atau lokasi dimana perusahaan itu beroperasi. 

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Dukungan Bisnis BPMA Muhammad Najib menyampaikan, acara ini untuk bersilaturahmi dengan awak media sehingga misi BPMA memajukan industri migas di Aceh dapat tercapai melalui dukungan pemberitaan dari rekan-rekan media. 

"Dukungan pemberitaan dari teman-teman media akan membantu memberikan kenyamanan para investor untuk terus berinvestasi di Aceh melalui pemberitaan yg berimbang," katanya BPMA, Muhammad Najib. 

Kalau perusahaan migas bisa beroperasi di Aceh, katanya akan berimplikasi baik secara langsung maupun tidak langsung untuk peningkatan pendapatan masyarakat atau daerah tempat beroperasi migas itu sendiri dan negara secara umum. 

Sumber: Antara

Tag:Aceh Timurmedcomigas
Berita Terkait
  • Senin, 24/06/2019 19:02 WIB

    Tiga Nelayan Aceh Timur Ditemukan Selamat di Laut Seunuddon

    ACEH UTARA - Tiga nelayan tradisional asal Desa Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, ditemukan selamat di perairan Aceh Utara setelah ketiganya terombang-ambing di tengah laut kar

  • Kamis, 20/06/2019 12:54 WIB

    Anak Gajah Luka Terjerat Dirawat di CRU Serbajadi

    ACEH TIMUR - Anak gajah ditemukan luka karena jerat di kawasan hutan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, dirawat Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi setelah dievakuasi tim Forum Konservasi Le

  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • Selasa, 09/04/2019 21:15 WIB

    Alhamdulillah, Nelayan Aceh Timur Dilepas Otoritas Thailand

    JAKARTA - Konsulat Indonesia di Songkhla dilaporkan telah membebaskan 11 warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh Timur yang ditahan Aparat Keamanan Thailand karena melakukan pelanggaran batas wilayah.

  • Sabtu, 06/04/2019 16:04 WIB

    Lagi, Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Thailand

    ACEH TIMUR - Sedikitnya 15 nelayan asal Kuala Idi, Aceh Timur, dilaporkan ditangkap di perairan Thailand. Mereka diduga melewati batas perairan Indonesia saat melaut menggunakan Kapal KM Haraoan Baroe

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir