• Home
  • Ekonomi
  • Mendulang Emas Menjadi Sumber Ekonomi Warga Sikundo, Aceh Barat

Mendulang Emas Menjadi Sumber Ekonomi Warga Sikundo, Aceh Barat

Oleh: Redaksi
Kamis, 14/03/2019 12:38 WIB
Dibaca: 397 kali
Foto: Antara

ACEH BARAT - Kegiatan mendulang emas di aliran sungai menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat pedalaman yang tinggal di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.

"Setiap hari begini lah kerjaannya, pagi sampai siang, kadang sampai sore mendulang pasir dari aliran sungai sampai ketemu butiran emas, nanti dikumpulkan dan dijual," kata pendulang emas tradisional Nurani (60) kepada Antara di Desa Sikundo, Rabu (13/03/2019).

Lokasi pengambilan tanah yang mengandung butir - butir serbuk emas alam yang dilakukan wanita manusia lanjut usia (manula) itu, tidak jauh dari jembatan penghubung antar Desa Jambak dan Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen.

Masyarakat setempat menyebutnya dengan Indang karena caranya dengan mengoyangkan pasir yang ditempatkan di atas alat tradisional yang mereka gunakan berbentuk wajan/ kuali yang terbuat dari bahan kayu.

"Tidak pakai air raksa, hanya diindang saja akan kelihatan butiran - butiran emas, baru nanti dikumpulkan dan dijual. Paling dapat Rp50 ribu, kadang ada juga bisa dapat sampai satu gram," katanya kepada sejumlah wartawan.

Dalam wajan tradisional yang digunakan kaum perempuan itu bisa menyortir pasir dari butiran emas, tidak mesti harus menggunakan air raksa karena warga beranggapan, menggunakan raksa justru meruntuhkan butiran emas.

Metodenya sangat sederhana, indang emas dilakukan hanya pada saat cuaca mendukung, dengan bantuan sinar matahari akan terlihat kilauan butiran emas diantara butir - butir pasir di dalam wajan kayu yang digunakan.

"Ini kan bisa kelihatan butiran emasnya, pasirnya juga bewarna agak kehitaman. Caranya harus di bawah terik matahari barulah bisa terlihat, yang mana butiran emas dan mana yang pasir, karena ukurannya sama kecil," jelasnya.

Tidak ada wanita yang menggunakan alat pembantu seperti kaca mata, walau pun rata - rata usia pendulang emas di lokasi tersebut sudah usia lanjut.

Aktivitas tersebut dapat ditemui sepanjang hari, mulai dari pagi sampai sore hari apabila cuaca mendukung, namun kalau hujan maka aliran sungai tersebut akan sepi, tidak ada perempuan yang mendulang emas bisa ditemui.

 

Sumber: Antara

Tag:Aceh Baratmendulang emaswarga sikundo
Berita Terkait
  • Rabu, 06/05/2020 22:44 WIB

    Warga dan Mahasiswa Tidak Mudik, Pemkab Aceh Barat Akan Beri Rp300 Ribu

    ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan akan memberikan bantuan sebesar Rp300 ribu per jiwa bagi masyarakat setempat yang memiliki KTP Aceh Barat di perantauan yang tidak mudik Hari Ra

  • Kamis, 23/04/2020 22:58 WIB

    Diduga Edarkan Ganja, Oknum Satpol PP Abdya Dibeureukah Polisi

    ACEH BARAT DAYA - Satuan Reserse narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menangkap pria berinisial SL (41) seorang oknum tenaga kontrak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten setempat karena

  • Sabtu, 18/04/2020 14:44 WIB

    Nihil Virus Corona, Aceh Barat Izinkan Warga Tarawih di Masjid

    ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengizinkan warga tetap menggelar salat tarawih seperti biasa di masjid di tengah pandemi virus corona. Namun, khusus masjid yang berada di jalan lintas, d

  • Sabtu, 21/03/2020 20:15 WIB

    Gara-gara Corona, 1 Dokter dan 8 Paramedis RSU Cut Nyak Dhien Jalani Isolasi Mandiri

    ACEH BERAT - Sebanyak satu orang dokter spesialis bersama delapan orang paramedis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh terpaksa menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

  • Sabtu, 02/11/2019 19:49 WIB

    Bupati Aceh Barat Tolak Larangan Bercadar di Kantor Pemerintah

    ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat H. Ramli M.S. menegaskan pemerintah daerah setempat menolak aturan larangan penggunaan niqab/cadar (penutup wajah) di instansi pemerintah daerah setempat. Menurut dia

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir