• Home
  • Ekonomi
  • Mendulang Emas Menjadi Sumber Ekonomi Warga Sikundo, Aceh Barat

Mendulang Emas Menjadi Sumber Ekonomi Warga Sikundo, Aceh Barat

Oleh: Redaksi
Kamis, 14/03/2019 12:38 WIB
Dibaca: 106 kali
Foto: Antara

ACEH BARAT - Kegiatan mendulang emas di aliran sungai menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat pedalaman yang tinggal di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.

"Setiap hari begini lah kerjaannya, pagi sampai siang, kadang sampai sore mendulang pasir dari aliran sungai sampai ketemu butiran emas, nanti dikumpulkan dan dijual," kata pendulang emas tradisional Nurani (60) kepada Antara di Desa Sikundo, Rabu (13/03/2019).

Lokasi pengambilan tanah yang mengandung butir - butir serbuk emas alam yang dilakukan wanita manusia lanjut usia (manula) itu, tidak jauh dari jembatan penghubung antar Desa Jambak dan Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen.

Masyarakat setempat menyebutnya dengan Indang karena caranya dengan mengoyangkan pasir yang ditempatkan di atas alat tradisional yang mereka gunakan berbentuk wajan/ kuali yang terbuat dari bahan kayu.

"Tidak pakai air raksa, hanya diindang saja akan kelihatan butiran - butiran emas, baru nanti dikumpulkan dan dijual. Paling dapat Rp50 ribu, kadang ada juga bisa dapat sampai satu gram," katanya kepada sejumlah wartawan.

Dalam wajan tradisional yang digunakan kaum perempuan itu bisa menyortir pasir dari butiran emas, tidak mesti harus menggunakan air raksa karena warga beranggapan, menggunakan raksa justru meruntuhkan butiran emas.

Metodenya sangat sederhana, indang emas dilakukan hanya pada saat cuaca mendukung, dengan bantuan sinar matahari akan terlihat kilauan butiran emas diantara butir - butir pasir di dalam wajan kayu yang digunakan.

"Ini kan bisa kelihatan butiran emasnya, pasirnya juga bewarna agak kehitaman. Caranya harus di bawah terik matahari barulah bisa terlihat, yang mana butiran emas dan mana yang pasir, karena ukurannya sama kecil," jelasnya.

Tidak ada wanita yang menggunakan alat pembantu seperti kaca mata, walau pun rata - rata usia pendulang emas di lokasi tersebut sudah usia lanjut.

Aktivitas tersebut dapat ditemui sepanjang hari, mulai dari pagi sampai sore hari apabila cuaca mendukung, namun kalau hujan maka aliran sungai tersebut akan sepi, tidak ada perempuan yang mendulang emas bisa ditemui.

 

Sumber: Antara

Tag:Aceh Baratmendulang emaswarga sikundo
Berita Terkait
  • Rabu, 15/05/2019 15:37 WIB

    Warga Aceh Barat Ditemukan Meninggal di Laut

    ACEH BARAT - Masyarakat Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, sempat heboh dengan adanya peristiwa penemuan mayat seorang pria yang telah mengapung di laut kawasan pantai desa set

  • Rabu, 15/05/2019 10:33 WIB

    Kantor DPW Partai Aceh di Aceh Barat disegel dan diobrak-abrik kader

    ACEH BARAT -  Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Selasa (14/5/2019) malam diobrak-abrik dan disegel oleh sejumlah pria yang diduga sebagai kader

  • Selasa, 07/05/2019 16:15 WIB

    Citilink Jajaki Penerbangan Medan-Meulaboh

    NAGAN RAYA - Maskapai penerbangan, Citilink berencana melayani penerbangan Medan (Sumut) - Meulaboh melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu, ke Bandara Cut Nyak Dhien, Kabupaten Nagan Raya. Info

  • Jumat, 03/05/2019 23:57 WIB

    Gelombang Pasang Hantam Permukiman Warga Aceh Barat

    ACEH BARAT - Gelombang pasang menghantam permukiman warga Desa Suk Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, namun belum ada warga setempat yang meninggalkan rumah` untuk mengungsi.

  • Kamis, 28/03/2019 22:29 WIB

    Kelulusan SNMPTN Siswa SMAN 1 Meulaboh Meningkat 50 Persen

    ACEH BARAT - Lulusan siswa SMAN 1 Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri nasional (SNMPTN) pada tahun 2019 ini mengalami peningkatan mencapai 50

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir