• Home
  • Ekonomi
  • Ekspor Kopi, Aceh Tengah Bangun Terminal Peti Kemas

Ekspor Kopi, Aceh Tengah Bangun Terminal Peti Kemas

Oleh: Redaksi
Selasa, 24/03/2020 22:03 WIB
Dibaca: 33 kali
Foto: Kompas.com

ACEH TENGAH - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mulai membahas rencana percepatan pembangunan terminal peti kemas (dry port) di daerah itu sebagai terminal pengatur arus distribusi ekspor kopi gayo.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menginstruksikan jajarannya untuk dapat mendukung kelengkapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan guna percepatan pembangunan dry port tersebut.

Shabela berharap pembangunan dry port dapat segera direalisasikan karena akan sangat membantu distribusi ekspor kopi gayo yang akan langsung dikemas di daerah asalnya sebelum diangkut oleh kapal melalui Pelabuhan Belawan di Medan Sumatera Utara.

"Serta diharapkan mampu memicu multiplier effect dan nilai tambah dari perdagangan ekspor kopi," kata Shabela Abubakar dalam rapat kerja bersama jajarannya, Selasa (24/3/2020).

Shabela menyampaikan bahwa usulan pembangunan dry port di Kabupaten Aceh Tengah telah digagas sejak lima tahun lalu.

Menurutnya saat ini usulan tersebut sudah mulai ada titik terang dan dukungan dari pemerintah pusat sehingga harus segera ditindaklanjuti serius oleh pemerintah daerah.

Diantaranya dengan segera menjajaki areal atau lokasi yang dapat dijadikan sebagai calon tempat pembangunan dry port dimaksud.

Keberadaan terminal peti kemas atau dry port di daerah ini kata Shabela sangat diharapkan dapat mendorong pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lewat perdagangan kopi yang menjadi komoditi unggulan daerah.

Selain itu kata Shabela yang terpenting adalah dapat menjaga reputasi kopi gayo serta memberikan perlindungan terhadap Indikasi Geografis (IG) kopi arabica gayo yang dihasilkan dari Dataran Tinggi Gayo.


"Selama ini disinyalir dijadikan sebagai oplosan maupun brand lain bagi kopi-kopi dari luar Gayo, terutama kopi dari Sumatera Utara," kata Shabela Abubakar.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Tengahkopi gayo
Berita Terkait
  • Minggu, 22/03/2020 13:22 WIB

    Dampak Corona, RSU Datu Beru Takengon Tiadakan Jam Berkunjung

    ACEH TENGAH - RSUD Datu Beru Takengon mulai meniadakan jam berkunjung bagi pihak keluarga dan kerabat pasien yang dirawat di sana. Direktur RSUD setempat dr Hardi Yanis menyampaikan kebijakan terse

  • Kamis, 19/03/2020 09:42 WIB

    Cegah Corona, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Edukasi Masyarakat Aceh Tengah

    ACEH TENGAH - Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh memberikan edukasi pola hidup sehat kepada masyarakat Kampung Tanoh Depet, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (18/3/2020). Sosialiasi ter

  • Jumat, 13/03/2020 21:03 WIB

    STAIN Gajah Putih Ganti Nama Menjadi IAIN

    ACEH TENGAH - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon Kabupaten Aceh Tengah kini resmi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Perubahan status tersebut berdasarkan terbi

  • Sabtu, 26/10/2019 17:47 WIB

    Kopi Arabika Gayo Masih Organik

    ACEH TENGAH - Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menyatakan bahwa kopi Arabika gayo saat ini masih organik dan tidak tercemar oleh kimia glyphosate seperti informasi yang berkembang belak

  • Rabu, 02/10/2019 19:12 WIB

    Pelaku Wisata Malaysia dan Brunei Famtrip ke Dataran Tinggi Gayo

    BANDA ACEH - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadis Budpar) Aceh, Jamaluddin menyatakan pelaku wisata dari Malaysia dan Brunei Darussalam akan menikmati pesona wisata di dataran tinggi Gayo. "

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir