• Home
  • Ekonomi
  • Distan Aceh Utara Larang Penyebaran Benih Padi IF8

Distan Aceh Utara Larang Penyebaran Benih Padi IF8

Oleh: Redaksi
Selasa, 02/07/2019 15:53 WIB
Dibaca: 185 kali
Foto: pontas.id

ACEH UTARA - Sejumlah petani di Baktiya, Aceh Utara, mengakui keunggulan tanaman padi varietas IF8, namun benih padi yang berhasil dikembangkan BUMDes milik petani Gampong Menasa Rayek, Nisam, itu dilarang diedarkan oleh dinas pertanian setempat.

Tanaman padi IF8 tumbuh subur di lahan petani Gampong Alue Dama, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Menurut Kades Banta Sulaiman, penyebaran benih padi jenis IF8 hasil inovasi petani Rumoh Rayek, Nisam. Hal itu berdasarkan kesepakatan bersama pada acara Bursa Inovasi Desa, Kabupaten Aceh Utara, akhir 2018 lalu.

Pada pertengahan Juni 2019, Dinas Pertanian (Distan) Aceh Utara melarang penyebaran benih IF8. Namun petani Alue Dama telah terlanjur menanam varietas tersebut, sampai 90 persen dari 75 hektare luas sawah.

Muhammad Hasan,51, merupakan salah seorang petani yang menanam IF8. Menurutnya, tanaman padinya lebih mudah tumbuh meskipun kekurangan air. Selain itu, daun lebih rapi tidak berserakan di bagian bawah batang padi.

“Biasanya, banyak daun berwarna kuning berserakan di bagian batang padi. Ternyata, daun IF8 pada bagian bawah tetap hijau dan tidak berserakan,” katanya, Senin (1/7/2019).

Selain itu, batang padi lebih mudah berkembang. Sehingga anakan padi lebih banyak dari biasanya. Kondisi tersebut dinilai akan menguntungkan petani.

“Tapi kita harus menunggu masa panen, agar bisa membuktikan hasilnya,” sebut petani lainnya.

Sementara Agusnadi, petani Pucok Alue, Baktiya, juga mengungkapkan pengalamannya menanam IF8. Menurut dia, varietas ini lebih tahan penyakit jamur.

“Jamur membahayakan tanaman padi, tapi sekarang tidak lagi diserang jamur,” jelasnya. Selain itu, perawatannya juga tidak sukar.

Distan Kabupaten Aceh Utara melarang penyaluran dan penggunaan benih padi IF8 dengan alasan belum memiliki sertifikat dan izin untuk disebarluaskan di daerah tersebut.

“Ya, memang IF8 bagus, tapi tidak berlabel, sehingga belum bisa disebarkan,” jelas Kepala Bidang Tanaman Pangan Distan Aceh Utara, Abdul Jalil. 

Sumber: waspadaaceh.com

Tag:Aceh Utarabenih if8benih padi
Berita Terkait
  • Selasa, 17/09/2019 21:57 WIB

    Pemkab Aceh Utara Gratiskan Pembuatan Akta Kelahiran

    ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengratiskan biaya atau retribusi pembuatan akta kelahiran guna mendorong masyarakat mengurus kepemilikan surat bukti lahir tersebut. "Akta kelahiran dibe

  • Senin, 16/09/2019 17:44 WIB

    Perampok Karyawati Koperasi di Panton Labu Ternyata Pakai Pistol Mainan

    ACEH UTARA - Penyidik Polisi Resor (Polres) Kabupaten Aceh Utara mengungkapkan, satu pucuk pistol yang dipakai perampok dua karyawati cantik sebuah koperasi di daerah itu ternyata pistol mainan, bukan

  • Senin, 09/09/2019 12:59 WIB

    Mahasiswa KKN Unimal Manfaatkan Kebun Kosong untuk Tanaman Obat

    ACEH UTARA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) yang tergabung dalam kelompok 68 di Desa Blang Ado Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara, melakukan kegiatan perc

  • Minggu, 08/09/2019 15:10 WIB

    Kabut Asap dari Riau Mulai Ganggu Penerbangan di Aceh

    ACEH UTARA - Kabut asap kiriman dari Riau menyelimuti sebagian wilayah di Provinsi Aceh. Akibatnya, aktivitas penerbangan cukup terganggu karena jarak pandang yang pendek.Menurut Prakirawan Badan Mete

  • Sabtu, 07/09/2019 22:38 WIB

    Dorong Gerakan Menabung, Mahasiswa KKN Unimal Buat Celengan dari Kertas Bekas

    ACEH UTARA - Ragam kreativitas dibuat mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sepertinya halnya kelompok 69 yang menempati Desa Blang Gurah Kecamatan K

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir