• Home
  • Ekonomi
  • Distan Aceh Utara Larang Penyebaran Benih Padi IF8

Distan Aceh Utara Larang Penyebaran Benih Padi IF8

Oleh: Redaksi
Selasa, 02/07/2019 15:53 WIB
Dibaca: 214 kali
Foto: pontas.id

ACEH UTARA - Sejumlah petani di Baktiya, Aceh Utara, mengakui keunggulan tanaman padi varietas IF8, namun benih padi yang berhasil dikembangkan BUMDes milik petani Gampong Menasa Rayek, Nisam, itu dilarang diedarkan oleh dinas pertanian setempat.

Tanaman padi IF8 tumbuh subur di lahan petani Gampong Alue Dama, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Menurut Kades Banta Sulaiman, penyebaran benih padi jenis IF8 hasil inovasi petani Rumoh Rayek, Nisam. Hal itu berdasarkan kesepakatan bersama pada acara Bursa Inovasi Desa, Kabupaten Aceh Utara, akhir 2018 lalu.

Pada pertengahan Juni 2019, Dinas Pertanian (Distan) Aceh Utara melarang penyebaran benih IF8. Namun petani Alue Dama telah terlanjur menanam varietas tersebut, sampai 90 persen dari 75 hektare luas sawah.

Muhammad Hasan,51, merupakan salah seorang petani yang menanam IF8. Menurutnya, tanaman padinya lebih mudah tumbuh meskipun kekurangan air. Selain itu, daun lebih rapi tidak berserakan di bagian bawah batang padi.

“Biasanya, banyak daun berwarna kuning berserakan di bagian batang padi. Ternyata, daun IF8 pada bagian bawah tetap hijau dan tidak berserakan,” katanya, Senin (1/7/2019).

Selain itu, batang padi lebih mudah berkembang. Sehingga anakan padi lebih banyak dari biasanya. Kondisi tersebut dinilai akan menguntungkan petani.

“Tapi kita harus menunggu masa panen, agar bisa membuktikan hasilnya,” sebut petani lainnya.

Sementara Agusnadi, petani Pucok Alue, Baktiya, juga mengungkapkan pengalamannya menanam IF8. Menurut dia, varietas ini lebih tahan penyakit jamur.

“Jamur membahayakan tanaman padi, tapi sekarang tidak lagi diserang jamur,” jelasnya. Selain itu, perawatannya juga tidak sukar.

Distan Kabupaten Aceh Utara melarang penyaluran dan penggunaan benih padi IF8 dengan alasan belum memiliki sertifikat dan izin untuk disebarluaskan di daerah tersebut.

“Ya, memang IF8 bagus, tapi tidak berlabel, sehingga belum bisa disebarkan,” jelas Kepala Bidang Tanaman Pangan Distan Aceh Utara, Abdul Jalil. 

Sumber: waspadaaceh.com

Tag:Aceh Utarabenih if8benih padi
Berita Terkait
  • Minggu, 20/10/2019 15:39 WIB

    Tepergok Curi Motor, Pria Ini Diamuk Massa di Cot Girek

    ACEH UTARA - Seorang pria babak belur diamuk massa di kawasan Dusun Alue Ie Jaya, Gampong (desa) Alue Leuhob, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, setelah tepergok diduga hendak mencuri satu uni

  • Sabtu, 19/10/2019 23:26 WIB

    Koalisi LSM HAM Minta Polisi Hentikan Kasus IF8

    BANDA ACEH - Lembaga sipil masyarakat Koalisi LSM HAM meminta polisi menghentikan penyidikan kasus penyebaran bibit padi IF8 dengan tersangka seorang kepala desa di Aceh Utara. Direktur Koalisi LSM

  • Jumat, 11/10/2019 21:15 WIB

    Peringati Hari Santri Nasional, Dayah Aceh Utara Gelar Upacara Bendera di Lhoksukon

    ACEH UTARA - Dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober 2019, seluruh dayah (pesantren) di Kabupaten Aceh Utara akan memutihkan lapangan upacara Lhoksukon. Kegiatan upacara bender

  • Kamis, 10/10/2019 21:32 WIB

    Pria Nisam Antara Ditangkap karena Lakukan Provokasi dan Ujaran Kebencian

    BANDA ACEH - Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Aceh menangkap seorang tersangka provokasi dan ujar kebencian yang disebar di media sosial. Kepala Bidang Humas Polda Aceh

  • Rabu, 02/10/2019 16:53 WIB

    Tragis, Warga Bireuen Meninggal Terjepit Truck Tronton

    ACEH UTARA - Seorang sopir mobil dump truk, Zaini (40) warga asal Desa Mon Jambe, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen meninggal dunia akibat terjepit mobil yang dikendarainya.  Peristiwa itu ter

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir