• Home
  • Ekonomi
  • Dampak Corona, Hotel Berbintang di Banda Aceh Merugi hingga Tutup

Dampak Corona, Hotel Berbintang di Banda Aceh Merugi hingga Tutup

Oleh: Redaksi
Minggu, 12/04/2020 09:59 WIB
Dibaca: 48 kali

BANDA ACEH - Penyebaran virus corona di Indonesia membawa dampak besar ke berbagai sektor, termasuk industri perhotelan berbintang di Aceh yang merugi hingga terpaksa tutup.

Salah satu hotel bintang lima, yakni Hermes Palace Hotel di Banda Aceh, misalnya, terpaksa menutup unitnya untuk sementara waktu karena tingkat okupansi menurun drastis akibat pandemi Covid-19.

General Manager Hermes Palace Hotel, Budi Syaiful, mengatakan bahwa penutupan sementara hotel ini sesuai imbauan pemerintah untuk menerapkan pembatasan fisik dan sosial.

"Kita ikut imbauan pemerintah juga untuk social distancing dan sebagainya, kemudian kita juga untuk Bulan Maret di minggu akhir, okupansi kita juga rendah, di bawah 10 kamar," ujar Budi, Sabtu (11/4/2020).

Akibat penutupan ini, mereka juga terpaksa merumahkan sekitar 130 karyawannya. Namun, mereka tetap membayar 50 persen gaji dan tambahan THR. Mereka akan dipanggil kembali ketika suasana kembali normal.

"Mereka tetap jadi karyawan hotel, kita bayar 50 persen dan THR," ujarnya.

Sementara itu, Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh yang merupakan jaringan hotel internasional asal Prancis di bawah Louvre Hotels Group juga mengaku selama pandemi corona mengalami kerugian mencapai Rp 1,2 miliar pada Maret 2020.

General Manager Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh, Bambang Pramusinto, menyebutkan bahwa dalam bulan April 2020, pihaknya memprediksi akan menelan kerugian hingga Rp 3 miliar.


"Tingkat hunian hotel terperosok dalam. Bulan Maret, kami rugi Rp 1,2 miliar. Bulan ini (April), diprediksi akan rugi Rp 3 miliar," ujarnya.

Banyak tamu di hotel itu membatalkan pesanan, diperparah karena larangan dari pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan dinas di luar kantor.

Meski mengalami kerugian, hotel bintang empat tersebut memilih bertahan dan tidak mengambil kebijakan untuk tutup. Hanya saja, jumlah kamar yang dibuka dikurangi.

Bambang menyampaikan bahwa sebagian karyawannya juga sudah diminta untuk mengambil cuti secara bergantian.

Untuk gaji, mereka juga terpaksa harus dibayar bergantian, dengan jumlah kurang dari setengah gaji normal per bulannya.

"Gaji mereka berkurang, cuma 40 persen dari gaji normalnya," ucap Bambang.

Pihaknya berharap Pemerintah Kota Banda Aceh mengambil langkah, seperti pembebasan semua pajak, stimulus dari Perusahaan Listrik Negera (PLN), dan relaksasi perbankan bisa segera terealisasi selama pandemi corona.

"Kalau di Jakarta dan kota-kota besar lainnya sudah ada kejelasan dari pemerintah, baik yang dari wali kota maupun gubernurnya, sudah ada kabar. Kita di Aceh belum ada," sebutnya

Sumber: cnnindonesia.com

Tag:dampak coronahotel di banda acehvirus corona
Berita Terkait
  • Kamis, 21/05/2020 14:24 WIB

    Masjid Baiturrahman Gelar Salat Id dengan Protokol Kesehatan

    BANDA ACEH - Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh tetap melaksanakan salat Idul Fitri 1441 Hijriah. Pemerintah Aceh meminta jemaah menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona

  • Kamis, 21/05/2020 10:20 WIB

    Dilarang Mudik, ASN Aceh Absen Online via Video Call 2 Kali Sehari saat Lebaran

    BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh melarang mudik Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Kontrak (TK) demi mencegah penyebaran virus Corona. Pemantauan keberadaan mereka akan dilakukan atasan lew

  • Sabtu, 16/05/2020 19:20 WIB

    Perangkat Gampong Diminta Laksanakan Instruksi Menteri Desa Dalam Penyaluran BLT

    BANDA ACEH - Lembaga Gerakan Titipan Rakyat (Getar) Aceh meminta semua perangkat gampong agar menindaklanjuti Instruksi Menteri Desa agar segera percepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (B

  • Jumat, 15/05/2020 18:04 WIB

    Wow, Rekor Aceh 9 Hari Berturut-turut Nihil Kasus Corona

    JAKARTA - Pemerintah terus melakukan pembaruan data kasus Corona di seluruh Indonesia. Kabar baiknya, dalam sepekan ke belakang, Provinsi Aceh memegang rekor dengan catatan sembilan hari berturut-turu

  • Jumat, 15/05/2020 14:38 WIB

    MPU: Boleh Salat Id di Masjid dan Lapangan

    BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengizinkan warga menggelar salat Idul Fitri (Id) 1 Syawal 1441 Hijriah secara berjamaah, baik di masjid maupun di tempat-tempat terbuka seperti d

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir