• Home
  • EKONOMI
  • Cuaca Buruk, Harga Ikan Teri di Lhoksemauwe Melonjak

Cuaca Buruk, Harga Ikan Teri di Lhoksemauwe Melonjak

Oleh: Redaksi
Minggu, 05/03/2017 10:30 WIB
Dibaca: 226 kali
Foto: ilustrasi/google.com

LHOSKEUMAWE - Harga teri kering kembali melonjak di pasaran akibat hasil tangkapan nelayan di wilayah perairan Lhokseumawe, menurun karena cuaca di laut buruk.

Kelangkaan teri sudah terjadi dalam kurun waktu dua pekan terakhir sehingga harga teri kering melonjak menjadi Rp 100.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 80.000/kg.

Ridwan, salah seorang pedagang teri di Lhokseumawe mengatakan, tingginya harga teri di Lhokseumawe sudah terjadi dalam waktu yang lama, bahkan sempat menyentuh Rp 120.000 per kilogram beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, harga ikan olahan tersebut berkisar Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per kilogram di sejumlah pasar tradisional di Kota Lhokseumawe.

Ridwan mengatakan sulitnya tangkapan teri dalam sepekan terakhir dikarenakan cuaca di laut buruk dan angin kencang.

"Jika angin kencang seperti saat sekarang, teri sulit didapat karena nelayan engan melaut dan juga ikan jenis itu sulit didapat. Makanya harga teri kering mulai mahal kembali karena bahan bakunya susah didapat," katanya.

Ikan teri olahan asal Kota Lhokseumawe selain mampu untuk memenuhi kebutuhan lokal juga dipasok ke luar daerah Aceh.

Teri kering merupakan jenis ikan olahan sangat disukai oleh masyarakat baik di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat karena bisa diolah menjadi beragam menu lauk pauk.

Sumber: Antara

T#g:LhokseumaweTeri Kering
Berita Terkait
  • Jumat, 20/10/2017 22:29 WIB

    Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci di Lhokseumawe Disambut Antusias

    LHOKSEUMAWE - Sekitar 5.000 pemuda yang didominasi kalangan pelajar terlihat antusias mengikuti mengikuti kegiatan Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GMKS) di Kota Lhokseumawe. Kegiatan yang mengus

  • Jumat, 18/08/2017 17:27 WIB

    Pelaku Bakar Gedung Rektorat Unimal karena Dipecat

    LHOKSEUMAWE -  SA (34), tersangka pembakar gedung rektorat Universitas Malikussaleh (Unimal) mengaku nekat membakar gedung lantaran sakit hati dipecat sepihak sebagai petugas perlengkapan (tek

  • Rabu, 09/08/2017 07:20 WIB

    Hari Hilang, Nelayan di Lhokseumawe Ditemukan Terapung 250 Mil dari Pantai

    LHOKSEUMAWE - Jamaluddin alias Wak Din (47), seorang nelayan asal Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, dilaporkan hilang saat memancing ikan di laut. Lima hari berselang Jam

  • Selasa, 08/08/2017 19:13 WIB

    Kapal Penyelundup 25 Ton Bawang Kandas di Perairan Aceh Utara

    LHOKSEUMAWE - Kapal KM Bahtera 99 ditemukan kandas di perairan Kuala Jambo Aye, Kecamatan Seunodon, Aceh Utara, Aceh. Saat digeledah petugas, kapal berukuran 30 GT itu bermuatan 25 ton bawang ilega

  • Minggu, 06/08/2017 23:44 WIB

    Nelayan Hilang Saat Memancing di Pantai Rancung Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE - Wak Din, nelayan asal Dusun Rancung Baru, Desa Blang Naleng Mameh, Muara Satu, Aceh dilaporkan hilang saat pergi memancing di lepas pantai kawasan setempat. Wak Din diduga hilang kare

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir