Bea Cukai Aceh Hibah 27 Ton Bawang Merah

Oleh: Redaksi
Rabu, 29/08/2018 21:37 WIB
Dibaca: 641 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH TIMUR - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh menghibahkan 27 ton bawang merah eks impor kepada sejumlah pemerintah kabupaten/kota di provinsi itu.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh Agus Yulianto, Rabu (29/8/2018), mengatakan, bawang merah merupakan barang milik negara hasil penindakan penyeludupan di Aceh Timur, Agustus silam. Nilai bawang merah yang dihibahkan tersebut mencapai Rp695,2 juta. 

"Sebanyak 27 ton bawang merah tersebut dibagikan ke tiga pemerintah kabupaten/kota di Aceh, yakni Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Aceh Barat. Masing-masing mendapat sembilan ton," kata Agus Yulianto 

Agus Yulianto menyebutkan, bawang merah yang hibahkan merupakan hasil pencegahan penyeludupan oleh Polair Polda Aceh di Krueng (sungai) Bayuen, Kabupaten Aceh Timur pada Selasa 14 Agustus 2018. 

Pada saat itu, masyarakat melaporkan ada kapal bersembunyi di alur Kreung Bayuen. Kemudian, tim patroli Ditpolair Polda Aceh dan Koorpolairud Baharkam Polri menuju kapal dengan nama KM Jasa Bahari. 

"Ketika KM Jasa Bahari didekati, tidak ada nakhoda maupun anak buah kapal. Kemudian kapal diperiksa dan ditemukan ratusan karung bawang merah tanpa dokumen sah. Bawang tersebut diduga diselundupkan dari Malaysia," ungkap dia. 

Menurut Agus Yulianto, kerugian negara dari penyeludupan tersebut ditaksir mencapai Rp152,9 juta. Praktik penyeludupan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang kepabeanan. 

Agus Yulianto menyebutkan bawang merah yang dihibahkan tersebut telah memenuhi persyaratan keamanan pangan serta terbebas hama penyakit, sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Bawang merah yang dihibahkan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh serta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Barat ?sebagai wujud Kementerian Keuangan yang tepercaya dan menjadikan Bea Cukai semakin baik," kata Agus Yulianto.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Timurbawangbea cukai aceh
Berita Terkait
  • Senin, 24/06/2019 19:02 WIB

    Tiga Nelayan Aceh Timur Ditemukan Selamat di Laut Seunuddon

    ACEH UTARA - Tiga nelayan tradisional asal Desa Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, ditemukan selamat di perairan Aceh Utara setelah ketiganya terombang-ambing di tengah laut kar

  • Kamis, 20/06/2019 12:54 WIB

    Anak Gajah Luka Terjerat Dirawat di CRU Serbajadi

    ACEH TIMUR - Anak gajah ditemukan luka karena jerat di kawasan hutan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, dirawat Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi setelah dievakuasi tim Forum Konservasi Le

  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • Selasa, 09/04/2019 21:15 WIB

    Alhamdulillah, Nelayan Aceh Timur Dilepas Otoritas Thailand

    JAKARTA - Konsulat Indonesia di Songkhla dilaporkan telah membebaskan 11 warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh Timur yang ditahan Aparat Keamanan Thailand karena melakukan pelanggaran batas wilayah.

  • Sabtu, 06/04/2019 16:04 WIB

    Lagi, Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Thailand

    ACEH TIMUR - Sedikitnya 15 nelayan asal Kuala Idi, Aceh Timur, dilaporkan ditangkap di perairan Thailand. Mereka diduga melewati batas perairan Indonesia saat melaut menggunakan Kapal KM Haraoan Baroe

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir