• Home
  • Ekonomi
  • Alhamdulillah, Migas Blok B Akhirnya Dikelola Aceh

Alhamdulillah, Migas Blok B Akhirnya Dikelola Aceh

Oleh: Redaksi
Jumat, 19/06/2020 10:48 WIB
Foto: Ilustrasi

BANDA ACEH - Setelah melewati penantian panjang selama 44 tahun sejak 1976, Aceh akhirnya memiliki wewenang untuk mengambil alih pengelolaan minyak dan gas bumi Blok B di Aceh Utara.

Selama beberapa dekade terakhir, minyak dan gas bumi Blok B dikelola oleh Mobil Oil (belakangan menjadi ExxonMobil) sebelum kemudian pengelolaan dialihkan ke PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

Namun kini pemerintah pusat telah merestui bahwa minyak dan gas bumi di lokasi itu dikelola oleh PT. Pembangunan Aceh (PEMA) yang merupakan Badan Usaha Milik Aceh.

Hal itu berdasarkan surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, bertanggal 17 Juni 2020, yang dikirimkan kepada Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Dalam surat bernomor 187/13/MEM.M/2020 itu, PT PEMA diminta untuk mengajukan permohonan pengelolaan migas Blok B Aceh Utara kepada BPMA.

Dalam teknis pengelolaan, juga dibuka kemungkinan pengelolaan bersama dengan PT Pertamina Hulu Energi NSB (PHE).

Menyikapi surat tersebut, Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh atas doa dan dukungan. Nova juga bersyukur, perjuangan keras yang diintensifkan selama dua tahun terakhir telah membuahkan hasil.

“Alhamdulillah. Ini hasil perjuangan panjang sejak 1976,” kata Nova, Jumat (19/6/2020).

Nova berharap, hasil yang dicapai saat ini bisa menjadi berkah dan kebanggaan untuk masa depan rakyat Aceh yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Tim Negosiasi Pengelolaan Minyak dan Gas Blok B yang juga Kepala Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM), Mahdi Nur, menyebutkan diterbitkannya surat Menteri ESDM tersebut merupakan bentuk persetujuan pemerintah pusat bahwa Blok B sudah dapat dialih kelola kepada PT. PEMA pasca tanggal 17 November 2020 nanti.

Atas nama ketua tim negosiasi, Mahdi juga mengucapkan terima kasih untuk doa dan usaha seluruh pihak selama dua tahun terakhir sehingga Aceh dapat mengambil alih pengelolaan hasil bumi tersebut.

"Saya atas nama ketua tim negosiasi Blok B mengucapkan terima kasih atas doa semua pihak. Sesuai arahan Bapak Plt. Gubernur Aceh, yang selalu berpesan kepada kami agar berkerja ikhlas demi Rakyat Aceh dan memperjuangkan ini sesuai UU 11 tahun 2006 dan PP 23 tahun 2015 tentang pengelolaan bersama migas di Aceh," ujar Mahdi.

Sesuai surat Meneteri ESDM, kata Mahdi, tugas selanjutnya yang harus dilakukan PT. PEMA adalah mempersiapkan dan melengkapi semua yang diperlukan untuk memenuhi syarat yang diperlukan sesuai ketentuan.

"Dan kita juga sangat mengharapkan ke depan PT. PEMA dapat mengembangkan ladang ladang migas yang belum didevelop oleh PHE di samping mengelola ladang Arun yang existing yang sekarang diproduksi oleh PHE," ujar Mahdi.

Sumber: sindonews.com

Tag:Aceh Utarabumd acehmigas blog bpema
Berita Terkait
  • Jumat, 07/08/2020 00:15 WIB

    Sebanyak 25 Pemandu Rafting Ikuti Bimtek di Wahana Lestari Adventure

    TANGSE - Peningkatan sumber daya manusia kepariwisataan di bidang kepemanduan wisata terus didorong oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh agar terlatih sesuai dengan Standar Operation

  • Jumat, 24/07/2020 09:20 WIB

    Kapolda Aceh Serahkan Penghargaan Bagi Personel Polsek Langkahan

    ACEH UTARA - Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada menyerahkan piagam penghargaan kepada Brigadir Irvan, Bhabinkamtibmas Polsek Langkahan, Kamis (23/7/2020). Penyerahan penghargaan tersebut dilaku

  • Jumat, 17/07/2020 21:24 WIB

    Pengedar Sabu Mangkal di Warung Dibekuk Polisi

    ACEH UTARA - Pria 27 tahun berinisial IM, warga Gampong Lhok Rambideng Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara ditangkap aparat Satuan Reserse Narkoba di sebuah warung di Gampong setempat, Kamis siang (16/7/2

  • Kamis, 16/07/2020 20:57 WIB

    Lagi Asyik Nyabu di Kebun Cabai Diciduk Polisi

    ACEH UTARA - Pemuda 30 tahun berinisial A dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara dari sebuah kebun cabai berlokasi di Gampong Lhok Rambideng Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Kamis (16/7/2020

  • Senin, 13/07/2020 17:33 WIB

    Mesin ATM BNI Dibobol, Ini Penjelasan Kapolres Lhokseumawe

    ACEH UTARA - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Negara Indonesia (BNI) 46 unit Gedong di Jalan Medan-Banda Aceh Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh dibobol maling, Senin (13/7/2020). Kapol

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir