36,71 Persen Koperasi di Aceh Mati Suri

Oleh: Redaksi
Selasa, 24/07/2018 10:57 WIB
Dibaca: 227 kali
Foto: netralnews.com

BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh mencatat hingga kini masih ada 2.527 unit koperasi tidak aktif atau 36,71 persen dari total 6.883 unit koperasi yang tersebar di 23 kabupaten/ kota di provinsi paling ujung barat Indonesia itu.

"Sebagai catatan sampai tahun 2017, jumlah koperasi di Aceh mencapai 6.883 unit, terdiri dari koperasi aktif sebanyak 4.356 unit atau 63,29 persen dan koperasi kurang aktif sebanyak 2.527 unit," kata Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah di Meulaboh, Senin (23/7/2018). 

Hal itu disampaikan dalam pidatonya yang dibacakan Sekda Aceh, Dermawan, saat membuka kegiatan promosi produk koperasi pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 tingkat Provinsi Aceh yang dipusatkan di Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Kabupaten Aceh Barat. 

Di lokasi tersebut berdiri puluhan stand dari masing -masing kabupaten/ kota di Aceh hinga 27 Juli 2018, Nova Iriansyah, berkata, semangat masyarakat akan bertambah melalui kegiatan bertema "Penguatan koperasi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional" itu. 

Sebut Nova, masyarakat Aceh yang tergabung sebagai anggota koperasi mencapai 470.354 orang, pada tahun selanjutnya diharapkan semakin adanya peningkatkan jumlah keanggotaan yang terlibat dalam koperasi di daerah. 

"Saya perlu ingatkan, bahwa peran koperasi dalam membangun kesetiakawanan sosial telah diakui dunia international. Bahkan PBB telah merekomendasikan agar koperasi tampil sebagai model pembangunan ekonomi di negara - negara berkembang,"cetusnya. 

Lebih lanjut disampaikan, untuk mencapai tingkat keberhasilan yang lebih tinggi, Pemerintah Provinsi Aceh telah menyiapkan program khusus untuk penguatan koperasi di daerah. 

Dalam visi misi Aceh Hebat, revitalisasi koperasi termasuk dalam program Aceh Kreatif dan Aceh Kaya, Aceh Kratif berfokus untuk mendorong tumbuhnya ekonomi rakyat sesuai potensi daerah, sedangkan Aceh kaya lebih kepada upaya merangsang semangat kewirausahaan di bawah binaan. 

Kata Nova, pemerintah juga perlu mendorong sektor swasta mengalokasikan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan atau program CSRnya untuk penguatan koperasi di daerah.

"Untuk itu, saya meminta kepada semua pihak saling bekerjasama mensukseskan program ini, sehingga koperasi dapat bangkit dan berkembang, kembali berjaya di negeri kita sebagaimana semangat tema HUT Koperasi tahun ini," pungkas dia.

Sumber: Antara

Tag:koperasi aktifkoperasi di aceh
Berita Terkait
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir