Unsyiah Kukuhkan Tiga Guru Besar

Oleh: Redaksi
Sabtu, 04/05/2019 06:26 WIB
Dibaca: 93 kali
Foto: Antara

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam mengukuhkan tiga guru besar dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Ketua Senat Unsyiah Profesor Said Muhammad di Darussalam, Banda Aceh, Jumat (3/5/2019).

Ketiga guru besar yang dikukuhkan tersebut masing-masing Prof. Dr. Azmeri, S.T., M.T. dari Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Eka Meutia Sari Lubis, M.Sc, dari Fakultas Pertanian, dan Prof. Dr. Abrar Muslim, S.T., M.Eng. dari Fakultas Teknik.

Hingga 3 Mei 2019, kata Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal, Unsyiah telah memiliki 61 profesor dengan jumlah terbanyak di Fakultas Teknik 14 orang, disusul Fakultas Pertanian dengan 12 profesor.

Unsyiah menargetkan menambah 85 profesor lagi untuk mencapai kuota 10 persen dari jumlah dosen keseluruhan, seperti yang ditetapkan oleh Kemenristekdikti.

"Unsyiah terus mempercepat pertumbuhan profesor, salah satunya dengan menambah signifikan pembiayaan untuk penelitian," katanya.

Ia menaruh harapan besar kepada ketiga profesor baru tersebut untuk berkontribusi secara maksimal, salah satunya memperbaiki peringkat jumlah publikasi ilmiah bereputasi Unsyiah melalui kepakaran yang mereka miliki saat ini.

Rektor menyebutkan Prof. Dr. Azmeri, S.T., M.T. merupakan ahli di bidang ilmu mekanika fluida yang fokus pada bencana hidrometeorologi.

Bidang kepakaran tersebut sangat dibutuhkan mengingat 95 persen bencana di Indonesia terhubung dengan hidrometeorologi. Pengembangan riset oleh Prof. Azmeri melalui penilaian perilaku aliran dan kerentanan banjir bandang.

Menurut Rektor, hal tersebut memberikan harapan besar bagi masyarakat Aceh dan Indonesia untuk menemukan solusi efektif penanggulangan bencana banjir bandang dan sejenisnya.

"Analisis lengkap Prof. Azmeri sangat bermanfaat serta membantu dalam pengambilan keputusan yang akurat dalam rangka mitigasi risiko bencana banjir bandang pada masa depan," katanya.

Rektor Samsul Rizal juga mengapresiasi Prof. Dr. Ir. Eka Meutia Sari Lubis, M.Sc. yang memiliki kepakaran di bidang sumber daya genetik ternak lokal Aceh. Kepakaran ini sangat relevan dengan kebutuhan Aceh saat ini karena daerah ini memiliki potensi sumber daya genetik ternak lokal yang besar.

Rektor kagum kepada Prof. Dr. Abrar Muslim, S.T. M.Eng. yang memfokuskan dirinya meneliti tentang teknologi adsorpsi, kemudian diaplikasikan dalam penyerapan ion logam berat di alam.

Dalam penelitiannya, Prof. Abrar Muslim memprioritaskan penggunaan limbah pertanian sebagai bahan dasar adsorben sehingga dapat memiliki nilai guna. 

Sumber: Antara

Tag:guru besar unsyiahUniversitas Syiah KualaUnsyiah
Berita Terkait
  • Jumat, 24/05/2019 17:36 WIB

    Unsyiah Gelar Event Catur International

    BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh akan menggelar event catur international, 6 - 7 Agustus 2019. Event tersebut menghadir para pecatur dari IIUM Malaysia yang akan bertandin

  • Senin, 06/05/2019 07:47 WIB

    Tragis, Mahasiswa Teknik Geologi Unsyiah Tewas saat Penelitian

    BANDA ACEH - Seorang mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) ditemukan tewas di waduk di Aceh Besar. Korban, Chairil Vuger (20) tenggelam saat sedang melakukan penelitian. "Korban ditemukan pag

  • Senin, 25/03/2019 20:51 WIB

    2.039 Peserta Lulus Jalur SNMPTN di Unsyiah

    BANDA ACEH - Sebanyak 2.039 peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) tahun 2019 dinyatakan lulus di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh. Rektor Unsyiah, Prof Sa

  • Minggu, 17/03/2019 23:11 WIB

    Cerita Dosen Unsyiah yang Selamat dari Penembakan Christchurch

    BANDA ACEH - Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP Unsyiah) Aceh, Dian Fajrina selamat dari tragedi penembakan di New Zealand. Hari itu, Dian bersama keluarga urung

  • Minggu, 17/03/2019 22:25 WIB

    Unsyiah akan Bangun Kampus di Neuheun

    BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh menyatakan akan membangun Kampus II sekitar Kampung Perumahan Persahabatan Indonesia-Tiongkok, Neuheun, Kecamatan Masjid Raya, Aceh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir