• Home
  • Edukasi
  • UTU Sesuaikan Kurikulum Berbasis Industri 4.0

UTU Sesuaikan Kurikulum Berbasis Industri 4.0

Oleh: Redaksi
Kamis, 09/05/2019 22:06 WIB
Foto: google.com

ACEH BARAT - Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Teuku Umar (Fisipol - UTU) Kabupaten Aceh Barat, melakukan pengembangan kurikulum muatan lokal agar menghasilkan lulusan yang siap mengisi peluang kerja era revolusi industri 4.0.

Dekan Fisip UTU, Basri di Meulaboh, Kamis (9/5/2019) mengatakan, penyesuaian kurikulum yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di kampus tersebut tetap sejalan dengan core product kampus yakni agro and marine industry.

"Harapan kita nantinya adalah lulusan Prodi Ilmu Komunikasi sesuai dengan core product yakni agro and marine industry," katanya di sela - sela kegiatan lokakarya peninjauan kembali kurikulum Prodi Ilmu Komunikasi Fisipol UTU.

Lokakarya tersebut dimaksudkan, untuk menyesuaikan kurikulum dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), menghadirkan pakar penyusun kurikulum dari Universitas Padjadjaran UNpad, Dr Drs Atwar Bajari, M.Si.

Basri, menyampaikan, dengan adanya peninjauan kurikulum yang digunakan selama ini, maka akan terbuka strategi baru prodi Ilmu Komunikasi dalam menghasilkan lulusannya yang mampu mengisi pasar lapangan kerja.

Sementara itu Atwar Bajari, dalam pemaparannya menyampaikan, kurikulum yang selama ini masih digunakan oleh perguruan tinggi tersebut, masih ada beberapa yang butuh penyempurnaan agar sasaran core product dimakdkan benar - benar terukur.

Atwar Bajari, berkata, untuk menyesuaikan dengan kurikulum nasional dibutuhkan semua kesiapan, bukan hanya dari kalangan mahasiswa, tetapi juga dari sumber daya manusia tenaga pengajar atau dosen yang berkualifikasi.

"Ketika disesuaikan, akan ada mata kuliah yang dileburkan, kemudian dibutuhkan dosen yang mampu mengisi mata palajaran baru sesuai dengan kearifan lokal. Muatan lokal sangat penting sebagai sasaran pasar lulusan perguruan tinggi," imbuhnya.

Kata dia, kurikulum di perguruan tinggi di Indonesia sudah banyak yang menyesuaikan dengan industri 4.0, dengan menambah muatan lokal berbasis kebutuhan pasar dan sistem penyajian mata kuliah yang terukur dengan output dari ilmu yang didapatkan. 

Sumber: Antara

Tag:aceh beratUniversitas Teuku Umarutu
Berita Terkait
  • Minggu, 28/06/2020 21:32 WIB

    Positif Corona di Aceh Bertambah 2 Orang dan Puskesmas Simpang Kiri Ditutup Seminggu

    BANDA ACEH - Dua kasus baru terkonfirmasi positif virus Corona di Aceh, masing-masing EM dan El. Sementara itu, akibat dokternya terinfeksi corona, Puskesmas Simpang Kiri, Kecamatan Tenggulun, Kabupat

  • Sabtu, 27/06/2020 04:05 WIB

    NGO HAM Aceh Beri Apresiasi Atas Keluarnya Kepgub Penerima Reparasi Korban Konflik Masa Lalu

    BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, resmi menandatangani Keputusan Gubernur (Kepgub) tentang Penetapan Penerima Reparasi Mendesak Pemulihan Hak Korban Pelanggaran HAM. Kepgub d

  • Rabu, 22/04/2020 16:42 WIB

    Jelang Ramadhan, FISIP UTU Salurkan Paket Bantuan Untuk Mahasiswa

    ACEH BARAT - Sebagai wujud kepedulian kampus terhadap mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar (UTU) menyalurkan bantuan paket megang kepada 100 mahasiswa non pe

  • Jumat, 10/04/2020 12:52 WIB

    UTU Bantu Paket Internet Untuk Kuliah Daring Mahasiswa

    ACEH BARAT - Dalam mendukung kuliah daring, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh akan memberikan bantuan berupa paket internet bagi seluruh mahasiswa. UTU memberlakukan sistem daring untuk mence

  • Kamis, 02/04/2020 18:20 WIB

    Senator Fadhil Rahmi Minta Kemenhub Tutup Bandara SIM

    BANDA ACEH - Anggota DPD RI asal Aceh Fadhil Rahmi meminta Kementerian Perhubungan untuk menutup sementara Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) di Blang Bintang, Aceh Besar. “Saya m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir